Senin, 24 Februari 2020

Nurisah Rustandi Ajak Ibu-Ibu Berkreativitas dan Berbisnis Rajut

Populer

Pertama di Indonesia, Imigrasi Cirebon Hadirkan Pelayanan Paspor Senja Hingga Malam Hari

Cirebon,- Setelah sukses menghadirkan program Imigrasi Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon kembali menghadirkan terobosan baru yakni...

KPP Pratama Cirebon Dua Gelar Pelatihan Media Sosial

Cirebon,- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Dua yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, menggelar pelatihan...

YPSGJ Cirebon Resmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana Serta Laboratorium Biomedis

Cirebon,- Mendukung pelayanan kesehatan, Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) meresmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana dan juga peresmian Laboratorium...

Wali Kota Cirebon: Hadirnya Klinik dan Apotek Cakrabuana, Serta Laboratorium FK UGJ Berkah Bagi Masyarakat Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengapresiasi dengan dibukanya Klinik dan Apotek Cakrabuana, serta Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK)...

Sultan Sepuh XIV Prihatin Atas Rusaknya Situs Petilasan Matangaji

Cirebon,- Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA. Arief Natadiningrat sangat prihatin atas kejadian rusaknya petilasan Matangaji yang berada...

Cirebon,- Beragam aktivitas dijalani oleh ibu dari satu orang anak, Nurisah Rustandi. Mulai dari penulis buku, mengajar kerajinan merajut, bisnis, dan lainnya dijalani atas dasar hobi.

Secara sukarela, kegiatan rutin mingguannya di hari Rabu yakni mengajar Komunitas Rajut Asik (KRA) di Perpustakaan Umum 400, Jalan By Pass Kota Cirebon, dan mengajar juga di Komunitas Rajut Isun (KRI) di Perpustakaan Sumber Kabupaten Cirebon.

Secara sukarela alias tidak di pungut biaya, Nurisah mengajar kerajinan merajut kepada ibu-ibu di lingkungan sekitar. Mereka bisa belajar bersama, mengisi waktu luang, dan berkreativitas bersama.

“Merajut itu benar-benar melatih jiwa. Ada kesabaran, keuletan, ketekunan, kemandirian, dan kreativitas di dalamnya. Ini juga yang ingin saya bagi bersama ibu-ibu lainnya,” jelasnya.

Loading...

Nurisah sendiri menyukai rajut sejak tahun 2008 lalu. Saat dirinya sedang di Jerman, menemani suami menempuh pendidikan disana, dia belajar bersama tetangganya yang juga sama-sama sedang belajar merajut melalui Youtube. Sampai akhirnya Nurisah bisa, dan membuatkan beberapa pernak-pernik hingga sweater untuk anaknya.

“Waktu di Jerman kan posisi saya memang gak ada kerjaan, ingin ada kesibukan, dan akhirnya ikut tetangga merajut dan menjadi bisnis saya saat kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Dari sanalah Nurisah menemukan kegemarannya, dan bisa ditularkan pada tetangganya di Cirebon untuk sama-sama berbisnis kerajinan merajut seperti tas, topi, dompet, atau aksesoris lainnya.

Dia juga akhirnya berbagi dengan ibu lainnya dengan mengajar di Perpustakaan.

“Saya sendiri setelah terjun ke dunia rajut merasa hidup tidak lagi konsumtif, misal pakai tas atau aksesoris lebih senang hasil buatan sendiri dari merajut ketimbang beli, terus lebih tekun membuat kerajinan dan merasa puas ketika hasilnya sudah jadi,” jelasnya.

Wanita kelahiran Cirebon, 24 Desember 1978 tersebut pun mengatakan bahwa menjadi wanita atau seorang ibu itu harus serba bisa.

Melakukan banyak hal, sekaligus mendidik anak. Maka dari itu, melalui kelas merajut ini ketekunan tersebut akan terbiasa dan secara tidak sadar membentuk karakter seorang ibu.
Nurisah sendiri pernah bekerja menjadi seorang jurnalis di salah satu koran di Cirebon. Kegemaran menulisnya pun kini dituangkan kedalam buku, yang saat ini sudah memiliki 2 buku terbitan berjudul Bukan Big Bang dan Negeri 99 Kambing. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sempat Vakum, Sanggar Kentjana Kembali Menggelar Canon SK Marathon di Cirebon

Cirebon,- Sanggar Kentjana (SK) bekerja sama dengan Canon kembali menggelar Lomba Foto untuk kategori pelajar (SMP & SMA) dan...

Manulife Cirebon Gelar Program CSR Penyediaan Sumber Air Bersih

Cirebon,- Masyarakat desa Nanggela Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon tampak bergembira setelah sumur bor sebagai sumber mata air bersih mengalir ke rumah. Selama ini, warga...

HIPMI Kota Cirebon Gelar Edukasi Pasar Modal Bersama Bursa Efek Indonesia

Cirebon,- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon menggelar acara Forum Bisnis Sosialisasi Pasar Modal BMC HIPMI Kota Cirebon, Sabtu...

Musim Hujan, Daop 3 Cirebon Tingkatkan Pengecekan Jalur Rawan Amblas

Cirebon,- Sepanjang musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon terus meningkatkan antisipasi jalur kereta rawan amblas.Vice President PT KAI...

Menuju Industri 4.0, Bentani Hotel Cirebon Ciptakan Robot yang Dapat Keluar Voucher

Cirebon,- Menuju industri 4.0, Bentani Hotel & Residence Cirebon meluncurkan robot pintar untuk memanjakan tamu. Dengan mengusung tema “I’m Not a Robot, I Have...

More Articles Like This