Sabtu, 18 September 2021

Niken Damayanti: Pandemi ini Membuat Ide-ide Baru Bermunculan⁣

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Cirebon – Tahun 2020 adalah masa penuh tantangan bagi Niken Damayanti. Wanita yang mengemban jabatan sebagai General Manager Aston Cirebon Hotel and Convention Center ini mengaku Covid-19 berdampak besar bagi ⁣
dunia yang digelutinya.⁣

“Pandemi ini berat bukan hanya untuk perhotelan. Banyak yang terdampak oleh pandemi ini, walau mungkin perhotelan dan pariwisata adalah yang pertama dan terberat terdampak,” tutur Niken pada About Cirebon.⁣

Wanita berkacamata ini mengawali karir di dunia perhotelan sejak umur 23 tahun, setelah sebelumnya mencoba bekerja di beberapa jenis usaha seperti retail dan perbankan. Dan saat pertama kali bergabung, mengawali karir di bagian Sales and Marketing sebagai Sales Executive.⁣

Setelah menyelami dunia perhotelan, ia mendapati ternyata dunia Sales Marketing sangat menarik. Adanya target harian dan bulanan serta selalu menganalisa pergerakan market dan memantau kompetisi itulah yang membuatnya bekerja jadi lebih seru.⁣

Namun, pandemi mengubah segalanya. Wabah yang saat ini masih membuat gelisah masyarakat, masih belum usai. Seperti yang diketahui bersama, perhotelan dan pariwisata sekarang sedang menata diri kembali untuk bangkit. Walau belum bisa sepenuhnya. Pandemi ini membatasi banyak ruang gerak orang-orang termasuk yang bekerja di bidang perhotelan.⁣

Aston Cirebon sendiri sejak awal april hinga Juli untuk sementara ditutup. Hingga akhirnya mencoba berinovasi dengan mengembangkan sistem teknologi di segala aspek, agar pengelola hotel dan tamu hotel tak bersentuhan secara langsung.⁣

“Kami memunculkan teknologi sebagai bantuan atas pandemi ini agar tidak banyak bersentuhan dan bagaimana merecord data dengan baik tanpa manual lagi,” terangnya.⁣

Perubahan yang berkaitan dengan teknologi dikerjakan oleh IT Manager Aston Cirebon. Pihaknya membuat sistem barcode hampir di seluruh area hotel. Mulai dari memasuki area hotel, check-in, inventory gudang, absensi karyawan, maintenance schedule, dan lain sebagainya.⁣

“Kita tidak lagi menggunakan finger print, bin card dan lainnya. Bertahap kita semua sekarang menggunakan barcode,” imbuh Niken.⁣

Perubahan ini secara tidak langsung membawa dampak positif, karena ide-ide baru mulai bermunculan. Niken juga merasakan kedekatan yang lebih dengan keluarga saat masa pandemi ini.⁣

“Dulu kan sibuk masing-masing, ada yang sekolah dan les, suami kerja, saya kerja. Agak terbatas waktunya. Sekarang jadi lebih sering ngobrol bareng atau nonton bareng sih. Kaya bikin movie night di ruang TV, lampu digelapin, siapin snack,” papar wanita yang kuliah jurusan Komunikasi, Universitas Diponegoro itu.⁣

Tidak hanya itu saja, Niken juga terus belajar dan sibuk mengikuti webinar selama pemberlakuan Work From Home (WFH) terutama mengikuti webinar keuangan bareng Manulife. Dia mengaku kegiatannya tersebut diajarkan oleh Senior Business Director Manulife, Kartika Mulya Putri. ⁣

“Pandemi ini memunculkan satu sikap buat saya dan juga teman-teman perhotelan. Bersyukur. Kami belajar untuk bersyukur dan bersyukur, bahwa Allah masih sangat menyayangi kami dan menjaga kami semua,” pungkasnya. (AC560)

BACA YUK:  Selama Dua Pekan, Kasus Positif COVID-19 di Kota Cirebon Turun Hingga 57 Persen
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Revitalisasi Mangrove Pesisir Utara Jawa Perlu Dilakukan Bersama-sama

Cirebon,- Fungsi ekosistem mangrove di Pesisir Utara tidak hanya berhenti pada gerakan penanaman mangrove saja. Harus ditindaklanjuti dengan gerakan...

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). Uji coba jalur...

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan kontribusinya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup...

Lewat Desa Wisata Pantai Tirta Ayu, Pertamina Bantu Gerakkan Ekonomi Desa di Masa Pandemi

Indramayu,- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat secara bertahap menghidupkan kembali potensi pariwisata di Desa Balongan, Indramayu. Melalui program DERMAYU atau Desa Wisata...

More Articles Like This