Kamis, 28 Oktober 2021

Nelayan Keluhkan Hasil Tangkapan, Tumpukan Sampah di Bibir Pantai Kesenden Cirebon Langsung Dikeruk

Populer

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Arstone Gallery Cirebon Tawarkan Produk Marmer, Granit, Travertine, dan Onyx

Cirebon,- Arstone Gallery yang berlokasi di Jalan Pagongan No. 15 A (Samping Lengko Barno), Kota Cirebon menghadirkan pengalaman belanja...

Cirebon,- Bibir Pantai Kesenden Kota Cirebon dipenuhi oleh tumpukan sampah. Tinggi tumpukan sampah tersebut mencapai 1 sampai 1,5 meter, sehingga mengakibatkan pendangkalan di bibir Pantai Kesenden.

Menurut Lurah Kesenden Kota Cirebon, Ruliyanto penyebab penumpukan sampah di bibir Pantai Kesenden karena beberapa faktor. Namun, faktor yang paling utama dan dominan akibat terbawa oleh aliran sungai di hulu.

“Sepanjang aliran Sungai Kedungpane sampah terbawa dan akhirnya bermuara ke hilir dan masuk ke wilayah kami,” ujar Rully saat meninjau bibir Pantai Kesenden, Kota Cirebon, Kamis (23/9/2021).

Loading...
BACA YUK:  Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Pihaknya yang berada di wilayah hilir, lanjut Rully, persoalan sampah ini harus dilihat terlebih dahulu dari hulu. Sepanjang aliran sungai tersebut, sampah terbawa ke laut dan ketika ombak sampah terbawa ke bibir pantai.

“Faktor masyarakat soal sampah di bibir pantai ini sangat kecil. Karena wilayah Pantai Kesenden ini jauh dari pemukiman warga, sehingga faktor masyarakat membuang sampah di bibir pantai sangat kecil,” ungkapnya.

Dengan adanya penumpukan sampah ini, kata Rully, berakibat pendangkalan terhadap aliran Sungai Kedungpane. Sehingga, aktivitas masyarakat nelayan di Pantai Kesenden terganggu.

“Alhamdulillah, keluhan warga didengar dan direspon cepat oleh Pemerintah Kota Cirebon dan BBWS dengan dilakukan pengerukan. Pengerukan ini sudah berlangsung sejak kemarin dan diperkirakan sekitar tiga hari selesai,” katanya.

Dampak nelayan di Kelurahan Kesenden Kota Cirebon akibat sedimentasi dan penumpukan sampah ini, berpengaruh pada perekonomian mereka secara langsung.

“Ketika mereka ingin melaut atau ingin sandar di dermaga, harus menunggu 3-4 jam sampai air laut pasang. Hal ini berdampak pada kualitas ikan yang didapat,” jelasnya.

“Harusnya ikan yang dijual tinggi, tapi karena kualitas ikan menurun, akhirnya dijual dengan harga rendah. Itu sangat berdampak sekali pada masyarakat nelayan di Kelurahan Kesenden,” sambungnya.

BACA YUK:  Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Menurut Rully, tumpukan sampah yang berada di bibir pantai Kesenden ini mencapai 1 sampai 1,5 meter. Kurang lebih, tumpukan sampah ini sudah hampir tiga sampai lima tahun

“Saya dapat informasi dari masyarakat, tumpukan sampah ini sudah tiga sampai lima tahun. Kalau garis pantai Kesenden ini kurang lebih hampir satu sekitar 2 kilometer,” bebernya.

Untuk mengatasi sampah di bibir Pantai Kesenden ini, Kelurahan Kesenden akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Karena, menurut Rully, kewenangan Kelurahan Kesenden sangat terbatas.

BACA YUK:  Bupati Cirebon : Dinas Harus Berinovasi, Penyerapan Anggaran Tahun 2021 Baru 54% Saja

“Ini akan kami koordinasikan dan sampaikan kepada pimpinan dan instansi terkait, untuk solusinya seperti apa. Karena kami di Kelurahan sangat terbatas kewenangannya,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Fun Tour de Bali dengan Bersepeda

Cirebon,- Enam orang penggemar sepeda melakukan perjalanan dengan bersepeda melalui kegiatan Fun Tour de Bali, Jakarta – Bandung –...

Lantik Tujuh Kepala Sekolah, Walikota Cirebon Pesan Lakukan Manajemen Pendidikan

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis melantik tujuh Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Cirebon. Pelantikan berlangsung di Ruang Adipura,...

DPW Partai Nasdem Jabar Calonkan Eti Herawati sebagai Wali Kota Cirebon 2024

Cirebon,- DPW Partai Nasdem Jawa Barat menargetkan meraih dua kursi DPR RI, dua kursi DPR Provinsi, tujuh kursi DPRD Kota Cirebon pada pemilu 2024....

UGJ Gelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-60 dan 61 Tahun 2021

Cirebon,- Wisuda sarjana dan magister ke-60 dan 61 tahun 2021 Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon diselenggarakan di Hotel Swissbell Hotel Kota Cirebon, Selasa...

More Articles Like This