Nasabah Bank Sampah Meningkat Usai Diluncurkan Green Service Satpas Polresta Cirebon

Cirebon,- Jumlah nasabah bank sampah di wilayah Kabupaten Cirebon meningkat signifikan pasca dilaunchingnya Green Service Satpas Polresta Cirebon belum lama ini. Tak sedikit, warga yang mendaftar sebagai nasabah pada bank sampah agar dapat menggunakan layanan Green Service di Satpas Polresta Cirebon.

Seperti halnya yang terjadi di Bank Sampah Induk Dunia Berseri yang berlokasi di Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Salah satu pengurus bank sampah tersebut, Ali Saputra, mengatakan, beberapa hari sejak Green Service Satpas Polresta Cirebon jumlah nasabah meningkat hampir mencapai 50 persen.

“Setelah layanan Green Service di Polresta Cirebon dilaunching banyak warga yang datang untuk menjadi nasabah Bank Sampah Induk Dunia Berseri. Mereka ingin membuat SIM atau SKCK dan membayar biaya PNBP menggunakan tabungan sampahnya,” ujarnya.

BACA YUK:  Peduli Cianjur, Diana Sastra dan Cheppi Oi Ngamen Bareng di Posko Peduli Cianjur Polresta Cirebon - IJTI

Sebelum Green Service Polresta Cirebon diresmikan, kata Ali, jumlah nasabah di bank sampah yang didirikan sejak 2 Januari 2022 tersebut hanya mencapai 35 orang. Namun, setelah pelayanan tersebut diluncurkan hanya dalam waktu kurang dari sepekan jumlah nasabahnya meningkat hingga 110 orang.

Pihaknya bersyukur inovasi dari Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman dan jajarannya tersebut membuat jumlah nasabah di Bank Sampah Induk Dunia Berseri melonjak signifikan. Menurutnya, hal tersebut menjadi penanda bahwa semakin banyak orang yang peduli untuk menjaga kelestarian alam, khususnya dari pencemaran sampah plastik.

BACA YUK:  Personel Polresta Cirebon Ikuti Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Sementara itu, Ahmad Muhajir, warga Klangenan merasa senang karena saat ini telah memiliki SIM C. Bahkan, ia tidak perlu membayar biaya penerbitan SIM C tersebut karena telah dipotong secara otomatis dari saldo tabungan bank sampah miliknya yang dikumpulkan sejak beberapa bulan lalu.

“Saya awalnya menabung di bank sampah sekedar iseng-iseng mengumpulkan barang bekas di sekitar rumah. Alhamdulillah, tabungan tersebut dapat digunakan untuk membayar PNBP penerbitan SIM di Satpas Polresta Cirebon. Biasanya hasil tabungan ini hanya digunakan untuk tambahan membeli kebutuhan sehari-hari,” katanya.

BACA YUK:  Gudang Pengoplosan Elpiji Bersubsidi di Cirebon Berhasil Digerebek Polisi

Ia mengakui pelayanan Green Service Satpas Polresta Cirebon prosesnya mudah, cepat dan tidak perlu mengeluarkan uang tunai. Namun, pemohon SIM baru seperti dirinya tetap harus menjalani serangkaian ujian terlebih dahulu dan akhirnya dinyatakan lulus sehingga berhak memiliki SIM C.

“Saya berencana ingin mengajak saudara, tetangga, dan teman-teman untuk membuat SIM menggunakan layanan Green Service di Polresta Cirebon. Caranya sangat mudah hanya dengan menjadi nasabah di bank sampah. Sehingga permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon juga ikut teratasi,” tandasnya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *