Senin, 2 Agustus 2021

Musim Gadu, Harga Gabah Kering di Cirebon Alami Kenaikan

Populer

BNN Kota Cirebon Tangkap Pengedar dan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Cirebon,- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon berhasil mengamankan pelaku pengedaran gelap dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Pelaku dengan...

PPKM Level 4 Diperpanjang, Polres Cirebon Kota Tetap Lakukan Penyekatan

Cirebon,- Pemerintah pusat memutuskan kembali perpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Perpanjang tersebut terhitung 26 Juli hingga...

Vaksinasi Drive Thru Kembali Digelar

Cirebon,- Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Cirebon berkolaborasi dengan Suzuki PT. Cinta Damai Putera Bahagia (CDPB) kembali menggelar vaksinasi drive...

Polresta Cirebon Gelar Vaksinasi di Sejumlah Pasar Tradisional

Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon menggelar vaksinasi Covid-19 di sejumlah pasar tradisional. Vaksinasi yang dilaksanakan di Posko PPKM Pasar tersebut...

PKL Kota Cirebon Kibarkan Bendera Putih, Berharap Tidak Ada Perpanjangan PPKM Lagi

Cirebon,- Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Cirebon mengibarkan bendera putih. Pemasangan bendera putih tersebut sebagai bentuk menyerah dengan...

Cirebon,- Panen Padi saat musim Gadu atau musim kemarau di Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon alami peningkatan saat musim hujan.

Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Panguragan Kulon, Amrin mengatakan bahwa untuk musim panen Gadu sekarang ada peningkatan untuk per hektar dibanding musim rendeng (penghujan).

“Saat musim rendeng panen perhektar hanya sekitar 7 ton. Sedangkan musim Gadu sekarang bisa 8 ton perhektar,” ujar Amir, Selasa (20/10/2020).

Loading...
BACA YUK:  Polres Cirebon Kota Berikan Kelonggaran di Titik Penyekatan

Selain hasil panen yang meningkat, Amir menjelaskan harga gabah kering juga mengalami kenaikan, yang sebelumnya Rp. 4.500 perkilogram, sekarang harga gabah kering Rp. 5.400 perkilogram.

“Kalau sekarang harga gabah kering sudah melebihi HPP (harga pokok penjualan) pembelian pemerintah Rp. 5.400 perkilogram,” ungkapnya.

Mengenai jenis padi yang ditanam oleh petani di Kecamatan Panguragan menggunakan varietas Padi Inpari 32. Karena, menurut Amir, jenis padi tersebut menguntungkan bagi petani dan meningkat.

“Selain menguntungkan, untuk masa tanam varietas padi Inpari 32 ini 90 harian lebih pendek dan lebih menghasilkan untuk petani,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Kapolresta Cirebon Ajak Pengelola Supermarket dan Pedagang Pasar Tradisional Patuhi Aturan PPKM Darurat
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tingkatkan Herd Immunity, Pemda Kota Cirebon Buka Central Vaksinasi

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi untuk terciptanya herd immunity. Di Kota Cirebon, capaian vaksinasi...

Tegalgubug Lor Gelar Vaksinasi Massal

Cirebon,- Pelaksanaan vaksinasi massal digelar di desa Tegalgubug Lor Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon yang merupakan kerja sama Puskesmas Tegalgubug dengan Pemerintah Desa Tegalgubug lor...

Wali Kota Cirebon Berikan Bantuan untuk Warga yang Belum Terdata Bantuan Program

Cirebon,- Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga, Minggu (1/8/2021). Bantuan tersebut diberikan untuk warga Kampung Cangkol Tengah dan...

Tingkatkan Produktivitas Mitra UMKM, Telkomsel dan Gojek Kembali Kolaborasi

Jakarta,- Melanjutkan sinergi yang telah dibangun, Telkomsel dan Gojek kembali menghadirkan kolaborasi pada layanan unggulan keduanya untuk meningkatkan produktivitas mitra UMKM. Terutama dalam menghadapi...

Ini Tanggapan Ketua PP-PKL Kota Cirebon Terkait Pengibaran Bendera Putih

Cirebon,- Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Kota Cirebon mengibarkan bendera putih sejak berapa hari lalu. Namun, dibalik pengibaran bendera putih tersebut diduga kuat...

More Articles Like This