Rabu, 8 Desember 2021

Mulai Besok PT KAI Operasikan Kereta Luar Biasa, Ini Syarat dan Rutenya

Populer

Pria Asal Cirebon ini Sukses Menjadi Importir Ikan Koi

Cirebon,- Pehobi ikan koi asal Cirebon, Jawa Barat berhasil menjadi dealer koi import ternama di kancah dunia perkoian nusantara....

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Warung Indomie Kekinian Hadir di Cirebon, Usung Konsep Self Service

Cirebon,- Mengusung konsep self service, warung Indomie kekinian kini hadir di Cirebon. Berlokasi di Jalan Tuparev, tepatnya sebelah Hotel...

Kearifan Lokal Kerajinan Gerabah di Blok Posong Arjawinangun, Cirebon Terancam Hilang, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Cirebon,- Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun terletak di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Secara kontur, letak permukaan tanah adalah datar...

Mengenal Metode ERACS yang Dijalankan Nagita Slavina, ini Penjelasan dr. Yasmin Dermawan

Cirebon,- Nagita Slavina baru saja melahirkan putra keduanya beberapa hari lalu dengan proses operasi sesar. Namun, setelah menjalani operasi...

Cirebon,- Mulai tanggal 12 Mei sampai 31 Mei 2020, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan Kereta Luar Biasa (KLB) untuk berbagai rute.

VP Public Relation PT KAI, Joni Martinus mengatakan ada 6 perjalanan Kereta Api Luar Biasa yang kami operasikan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

“Pengoperasian KLB ini menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 6 Mei 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalan Rangka Percepatan Penanganan Covid-19,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima About Cirebon, Senin (11/5/2020).

Loading...

Sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19, lanjut Joni, masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB ialah pekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan & keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting, perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal, serta repatriasi.

BACA YUK:  Hotel Santika Kini Hadir di Kota Padang

“Pengoperasian KLB ini akan dimulai tanggal 12 sampai 31 Mei 2020. Dalam seharinya ada 6 perjalanan yaitu dari Stasiun Gambir menuju stasiun Pasar Turi Surabaya, baik lewat lintas Utara maupun selatan dan dari Stasiun Bandung menuju Pasar Turi Surabaya,” ungkapnya.

Adapun pelayanan tiket dan naik turun penumpang, kata Joni, untuk KLB ini dilayani di 8 stasiun, yaitu Stasiun Gambir, Cirebon, Semarang Tawang, Surabaya Pasarturi, Yogyakarta, Solo, Bandung dan Madiun.

“Tiket mulai kami jual hari Senin (11/5) di loket-loket stasiun yang tadi disebutkan. Pemesanan serta pembelian, tiket dapat dilakukan pada H-7 sebelum keberangkatan,” bebernya.

“Tarif tiket KLB ini, jarak terjauh untuk kelas Eksekutif Rp. 750.000 dan Ekonomi Rp.400.000,” tambahnya.

Joni menjelaskan, untuk pemesanan dan pembelian tiket tidak boleh diwakilkan, harus penumpang yang bersangkutan. Untuk dapat membeli tiket tersebut, calon penumpang diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19.

BACA YUK:  Dugaan Tindak Korupsi, Tim Pidsus Kejati Jabar Geledah Kantor PT. PG Rajawali II

Persyaratan tersebut di antaranya menunjukkan surat hasil tes negatif Covid-19, surat tugas dari perusahaan, KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah, serta dokumen pendukung lainnya sesuai peraturan (Persyaratan Lengkap Terlampir).

“Jika sudah lengkap, calon penumpang melapor ke Posko Gugus Tugas Covid-19 yang tersedia di stasiun penjualan tiket untuk menyerahkan berkas. Jika sudah diverifikasi, calon penumpang akan mendapatkan Surat Izin dari Satgas Covid- 19 dua rangkap dan surat izin tersebut berlaku hanya satu kali perjalanan,” katanya.

Setiap penumpang yang akan menggunakan KLB tersebut diharuskan untuk menggunakan masker, bersuhu tubuh di bawah 38 derajat celsius, membawa tiket, identitas asli, serta Surat Izin dari Satgas Covid-19.

“Penumpang yang akan berangkat namun tidak memenuhi persyaratan tersebut, dilarang naik kereta api dan tiket akan dikembalikan 100 persen,” tegas Joni.

Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, KAI tetap membatasi kapasitas angkut dengan menjual hanya 50 persen tempat duduk dari kapasitas kereta.

Joni menjelaskan, pengoperasian KLB ini terus dievaluasi pelaksanaannya sesuai dengan situasi yang berkembang di lapangan.

BACA YUK:  Tingkatkan Pemahaman Layanan Jasa Keuangan, OJK Cirebon Gelar Kegiatan BIK 2021

“Kami tegaskan, pengoperasian KLB ini dikhususkan hanya untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah dan bukan dalam rangka Angkutan Mudik Idul Fitri 1441 H,” tutup Joni. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Reforma Agraria di Kabupaten Cirebon Harus Berjalan Optimal Sesuai Undang-undang

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron membuka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria di Ruang Nyimas Gandasari, Gedung Sekretariat Daerah...

Kopi Montong Hadirkan Menu Terbaru Sup Patin Tempoyak Montong

Cirebon,- Kopi Montong yang berada di kawasan Perumahan Kota Baru Keandra, Desa Sindang Jawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon menghadirkan terobosan baru. Saat ini, Kopi...

RS Components Berkomitmen Tawarkan Produk Berkualitas Tinggi

Jakarta,- Membeli produk dengan kualitas terbaik merupakan hal terpenting bagi sebuah perusahaan maupun individu. Menggunakan produk dengan kualitas terbaik dapat mengurangi kemungkinan rusaknya sebuah...

Warung Indomie Kekinian Hadir di Cirebon, Usung Konsep Self Service

Cirebon,- Mengusung konsep self service, warung Indomie kekinian kini hadir di Cirebon. Berlokasi di Jalan Tuparev, tepatnya sebelah Hotel Apita Cirebon, warung bernama Indomie...

More Articles Like This