Sabtu, 5 Desember 2020

Mulai Besok PT KAI Operasikan Kereta Luar Biasa, Ini Syarat dan Rutenya

Populer

Istri Sunjaya Purwadisastra, Hj. Wahyu Tjiptaningsih Terpilih Jadi Wakil Bupati Cirebon

Cirebon,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menetapkan Hj. Wahyu Tjiptaningsih sebagai Calon Terpilih Wakil Bupati Cirebon sisa...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Bupati Cirebon Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan tes usap atau swab pada Selasa (1/12/2020). Hal tersebut...

Cirebon,- Mulai tanggal 12 Mei sampai 31 Mei 2020, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan Kereta Luar Biasa (KLB) untuk berbagai rute.

VP Public Relation PT KAI, Joni Martinus mengatakan ada 6 perjalanan Kereta Api Luar Biasa yang kami operasikan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

“Pengoperasian KLB ini menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 6 Mei 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalan Rangka Percepatan Penanganan Covid-19,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima About Cirebon, Senin (11/5/2020).

Loading...

Sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19, lanjut Joni, masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB ialah pekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan & keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting, perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal, serta repatriasi.

BACA YUK:  Setiap Akhir Pekan di Bulan Desember, KA Argo Cheribon dan Ranggajati Beroperasi

“Pengoperasian KLB ini akan dimulai tanggal 12 sampai 31 Mei 2020. Dalam seharinya ada 6 perjalanan yaitu dari Stasiun Gambir menuju stasiun Pasar Turi Surabaya, baik lewat lintas Utara maupun selatan dan dari Stasiun Bandung menuju Pasar Turi Surabaya,” ungkapnya.

Adapun pelayanan tiket dan naik turun penumpang, kata Joni, untuk KLB ini dilayani di 8 stasiun, yaitu Stasiun Gambir, Cirebon, Semarang Tawang, Surabaya Pasarturi, Yogyakarta, Solo, Bandung dan Madiun.

“Tiket mulai kami jual hari Senin (11/5) di loket-loket stasiun yang tadi disebutkan. Pemesanan serta pembelian, tiket dapat dilakukan pada H-7 sebelum keberangkatan,” bebernya.

“Tarif tiket KLB ini, jarak terjauh untuk kelas Eksekutif Rp. 750.000 dan Ekonomi Rp.400.000,” tambahnya.

Joni menjelaskan, untuk pemesanan dan pembelian tiket tidak boleh diwakilkan, harus penumpang yang bersangkutan. Untuk dapat membeli tiket tersebut, calon penumpang diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19.

BACA YUK:  Setiap Akhir Pekan di Bulan Desember, KA Argo Cheribon dan Ranggajati Beroperasi

Persyaratan tersebut di antaranya menunjukkan surat hasil tes negatif Covid-19, surat tugas dari perusahaan, KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah, serta dokumen pendukung lainnya sesuai peraturan (Persyaratan Lengkap Terlampir).

“Jika sudah lengkap, calon penumpang melapor ke Posko Gugus Tugas Covid-19 yang tersedia di stasiun penjualan tiket untuk menyerahkan berkas. Jika sudah diverifikasi, calon penumpang akan mendapatkan Surat Izin dari Satgas Covid- 19 dua rangkap dan surat izin tersebut berlaku hanya satu kali perjalanan,” katanya.

Setiap penumpang yang akan menggunakan KLB tersebut diharuskan untuk menggunakan masker, bersuhu tubuh di bawah 38 derajat celsius, membawa tiket, identitas asli, serta Surat Izin dari Satgas Covid-19.

“Penumpang yang akan berangkat namun tidak memenuhi persyaratan tersebut, dilarang naik kereta api dan tiket akan dikembalikan 100 persen,” tegas Joni.

Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, KAI tetap membatasi kapasitas angkut dengan menjual hanya 50 persen tempat duduk dari kapasitas kereta.

Joni menjelaskan, pengoperasian KLB ini terus dievaluasi pelaksanaannya sesuai dengan situasi yang berkembang di lapangan.

BACA YUK:  Hari Pahlawan, KAI Gratiskan Guru dan Nakes Naik Kereta Api

“Kami tegaskan, pengoperasian KLB ini dikhususkan hanya untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah dan bukan dalam rangka Angkutan Mudik Idul Fitri 1441 H,” tutup Joni. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Antisipasi Musim Hujan, KAI Siagakan AMUS dan Petugas Daerah Rawan

Cirebon,- Antisipasi musim hujan, PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon Siagakan Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) dan Petugas...

Raksa Nugraha Bukan Sebatas Pengakuan Pelaku Usaha dalam Melindungi Konsumen ⁣

Jakarta,- Penghargaan Raksa Nugraha Indonesia Consumer Protection Award (ICPA) bukan sebatas pengakuan atas pelaku usaha yang bertanggung jawab melindungi konsumen.⁣ ⁣ Penegasan tersebut disampaikan Ketua Badan...

Bupati Imron Pimpin Kabupaten Cirebon Secara Virtual

Cirebon,- Tiga hari pasca positif Covid-19 Bupati Cirebon, Drs. H. Imron kini menjalani isolasi mandiri dan tetap menjalankan roda pemerintahan secara virtual. Mantan Kepala Kemenag...

Setiap Akhir Pekan di Bulan Desember, KA Argo Cheribon dan Ranggajati Beroperasi

Cirebon,- Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon akan mengoperasikan KA Argo Cheribon...

More Articles Like This