Sabtu, 5 Desember 2020

Mulai 9 – 31 Oktober 2020, Pembatasan Aktivitas Mulai Diberlakukan di Kota Cirebon

Populer

Istri Sunjaya Purwadisastra, Hj. Wahyu Tjiptaningsih Terpilih Jadi Wakil Bupati Cirebon

Cirebon,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menetapkan Hj. Wahyu Tjiptaningsih sebagai Calon Terpilih Wakil Bupati Cirebon sisa...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Cirebon,- Berdasarkan surat edaran Walikota Cirebon nomor 443/SE.71-ADM.PEM-UM tanggal 6 Oktober 2020, Pemerintah Daerah Kota Cirebon memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat mulai tanggal 9 Oktober sampai 31 Oktober 2020.

Pembatasan aktivitas tersebut, dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon. Karena, saat ini Kota Cirebon berada pada zona resiko sedang penyebaran Covid-19.

Dalam surat edaran Walikota Cirebon ini berlaku untuk pembatasan jam operasional tempat usaha dan perkantoran, penghentian aktivitas pasar mingguan di Stadion Bima dan pasar mingguan serta pasar malam lainnya.

Loading...

Kemudian, aktivitas masyarakat di luar rumah dibatasi sampai dengan pukul 21.00 WIB, penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas pada ruas-ruas jalan dengan kepadatan tinggi.

BACA YUK:  Lima Pelaku Curat Diamankan Jajaran Polresta Cirebon

Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan pembatasan jam operasional tempat usaha dan perkantoran dibatasi, seperti pasar rakyat berupa pasar induk dimulai pukul 02.00 sampai 18.00 WIB. Sedangkan untuk pasar non induk mulai pukul 04.00 sampai 18.00 WIB.

Khusus restoran, rumah makan atau sejenis lainnya, dan PKL (Pedagang Kaki Lima) makanan dan minuman dibatasi jam operasionalnya sampai dengan pukul 21.00 WIB.

“Tempat makan jam operasional dibatasi sampai 21.00 WIB. Namun untuk pelayanan makan ditempat dibatasi sampai jam 18.00 WIB, sedangkan jam 18.00 sampai 21.00 WIB menerapkan layanan take away, drive thru, pesan secara online atau fasilitas telepone,” ujarnya saat Pres Conference di Gedung Setda Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kamis (8/10/2020).

“Aktivitas usaha perdagangan dan jasa lainnya, serta perkantoran dibatasi jam operasionalnya sampai dengan pukul 18.00 WIB,” tambah Azis.

Terkait dengan jenis usaha atau aktivitas yang dikecualikan dari pembatasan jam operasional adalah Fasilitas Pertahanan dan Keamanan, Pelayanan Kesehatan, Jasa Perbankan, Distribusi Logistik, Pekerjaan Konstruksi, Unit produksi yang membutuhkan proses berkelanjutan setelah mendapatkan izin yang diperlukan dari Kementerian Perindustrian.

BACA YUK:  Alat Pembakar Sampah Ramah Lingkungan Jadi Terobosan Pengelolaan Sampah di Kota Cirebon⁣

Kemudian, Unit produksi barang ekspor, Unit produksi barang pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan (pakan, pupuk, obat-obatan, peralatan, dan Iain-lain), Industri mikro dan kecil, Rumah Potong Hewan, Apotik, SPBU dan Jasa Penyedia Akomodasi (khusus untuk penerimaan tamu menginap).

“Kami meminta kepada pelaku usaha perdagangan barang dan jasa agar dapat melakukan transaksi secara elektronik,” terangnya.

Mengenai rekayasa lalu lintas saat pembatasan aktivitas, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas dan penutupan jalan pada ruas jalan dengan kepadatan tinggi.

Azis meminta kepada masyarakat untuk melaksanakan dan mematuhi penerapan protokol kesehatan secara konsisten dengan menggunakan masker yang menutup hidung hingga dagu, mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak aman antar orang minimal 2 meter.

Pelanggaran terhadap pembatasan aktivitas, akan dilakukan tindakan penghentian/pembubaran aktivitas dan tindakan hukum lainnya sesuai peraturan perundang-undangan.

“Pembatasan aktivitas masyarakat dan pengaturan manajemen rekayasa lalu-lintas, berlaku mulai tanggal 9 Oktober sampai dengan tanggal 31 Oktober 2020,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bupati Imron Pimpin Kabupaten Cirebon Secara Virtual

Cirebon,- Tiga hari pasca positif Covid-19 Bupati Cirebon, Drs. H. Imron kini menjalani isolasi mandiri dan tetap menjalankan roda...

Setiap Akhir Pekan di Bulan Desember, KA Argo Cheribon dan Ranggajati Beroperasi

Cirebon,- Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon akan mengoperasikan KA Argo Cheribon...

Apresiasi Kepada Pelanggan, Telkomsel Hadirkan To the POIN Festival

Jakarta,- Jelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar program To the POIN...

En’s Wedding Festival Secara Virtual Berlangsung Sukses

Cirebon,- En's Virtual Wedding Festival 2020 yang diselenggarakan oleh En's Collections dari tanggal 16-30 November 2020 sukses digelar. Selama 15 hari berlangsung yang diikuti sebanyak...

More Articles Like This