Sabtu, 6 Maret 2021

Mulai 9 – 31 Oktober 2020, Pembatasan Aktivitas Mulai Diberlakukan di Kota Cirebon

Populer

Kapal Legendaris KRI Dewaruci Singgah di Pelabuhan Cirebon

Cirebon,- Kapal legendaris KRI Dewaruci bersandar di Pelabuhan Muara Jati Cirebon, sejak Minggu (28/02/2021). Kedatangan kapal tersebut dalam rangka...

Polres Cirebon Kota Berhasil Amankan Empat Pelaku Pengeroyokan Gerombolan Bermotor

Cirebon,- Video aksi gerombolan bermotor yang terjadi pada Minggu (28/2/2021) viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut, terekam...

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang...

Berawal Jadi Dropshipper Hingga Buka Toko Sendiri

Indramayu,- Sering posting jualan aneka pakaian anak di facebook, tak ayal membuat Yu'la Musyarofah diburu pembeli. Wanita yang memiliki...

Hindari Motor, Truk Gabah Tabrak Tiga Rumah di Kapetakan

Cirebon,- Truk pengangkut gabah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Cirebon - Indramayu, tepatnya di Desa Grogol, Kecamatan Kapetakan,...

Cirebon,- Berdasarkan surat edaran Walikota Cirebon nomor 443/SE.71-ADM.PEM-UM tanggal 6 Oktober 2020, Pemerintah Daerah Kota Cirebon memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat mulai tanggal 9 Oktober sampai 31 Oktober 2020.

Pembatasan aktivitas tersebut, dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon. Karena, saat ini Kota Cirebon berada pada zona resiko sedang penyebaran Covid-19.

Dalam surat edaran Walikota Cirebon ini berlaku untuk pembatasan jam operasional tempat usaha dan perkantoran, penghentian aktivitas pasar mingguan di Stadion Bima dan pasar mingguan serta pasar malam lainnya.

Loading...

Kemudian, aktivitas masyarakat di luar rumah dibatasi sampai dengan pukul 21.00 WIB, penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas pada ruas-ruas jalan dengan kepadatan tinggi.

BACA YUK:  Kota Cirebon Perpanjang PSBB Proposional Hingga 22 Februari 2021

Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan pembatasan jam operasional tempat usaha dan perkantoran dibatasi, seperti pasar rakyat berupa pasar induk dimulai pukul 02.00 sampai 18.00 WIB. Sedangkan untuk pasar non induk mulai pukul 04.00 sampai 18.00 WIB.

Khusus restoran, rumah makan atau sejenis lainnya, dan PKL (Pedagang Kaki Lima) makanan dan minuman dibatasi jam operasionalnya sampai dengan pukul 21.00 WIB.

“Tempat makan jam operasional dibatasi sampai 21.00 WIB. Namun untuk pelayanan makan ditempat dibatasi sampai jam 18.00 WIB, sedangkan jam 18.00 sampai 21.00 WIB menerapkan layanan take away, drive thru, pesan secara online atau fasilitas telepone,” ujarnya saat Pres Conference di Gedung Setda Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kamis (8/10/2020).

“Aktivitas usaha perdagangan dan jasa lainnya, serta perkantoran dibatasi jam operasionalnya sampai dengan pukul 18.00 WIB,” tambah Azis.

Terkait dengan jenis usaha atau aktivitas yang dikecualikan dari pembatasan jam operasional adalah Fasilitas Pertahanan dan Keamanan, Pelayanan Kesehatan, Jasa Perbankan, Distribusi Logistik, Pekerjaan Konstruksi, Unit produksi yang membutuhkan proses berkelanjutan setelah mendapatkan izin yang diperlukan dari Kementerian Perindustrian.

BACA YUK:  Walikota Cirebon: Kehadiran KRI Dewaruci Sebuah Keberkahan

Kemudian, Unit produksi barang ekspor, Unit produksi barang pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan (pakan, pupuk, obat-obatan, peralatan, dan Iain-lain), Industri mikro dan kecil, Rumah Potong Hewan, Apotik, SPBU dan Jasa Penyedia Akomodasi (khusus untuk penerimaan tamu menginap).

“Kami meminta kepada pelaku usaha perdagangan barang dan jasa agar dapat melakukan transaksi secara elektronik,” terangnya.

Mengenai rekayasa lalu lintas saat pembatasan aktivitas, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas dan penutupan jalan pada ruas jalan dengan kepadatan tinggi.

Azis meminta kepada masyarakat untuk melaksanakan dan mematuhi penerapan protokol kesehatan secara konsisten dengan menggunakan masker yang menutup hidung hingga dagu, mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak aman antar orang minimal 2 meter.

Pelanggaran terhadap pembatasan aktivitas, akan dilakukan tindakan penghentian/pembubaran aktivitas dan tindakan hukum lainnya sesuai peraturan perundang-undangan.

BACA YUK:  Giat Jumat Berkah, Satlantas Polres Ciko Bagikan Seratus Nasi Kotak

“Pembatasan aktivitas masyarakat dan pengaturan manajemen rekayasa lalu-lintas, berlaku mulai tanggal 9 Oktober sampai dengan tanggal 31 Oktober 2020,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

UGJ Siap Jalin Kerja Sama Program KBN

Cirebon,- Kehadiran KRI Dewa Ruci di Kota Cirebon tidak hanya membawa atau menghadirkan wisata dadakan bagi masyarakat Kota Cirebon...

Kenalkan Wisata Daerah dan Menjadi Ambassador Explore Majalengka

Majalengka,- Travelling menjadi hobi sekaligus pekerjaan bagi Risma Sumyati. Dara kelahiran Majalengka, 7 Maret ini sudah menjelajahi berbagai tempat wisata menarik, dengan hasil foto...

Pemkab Cirebon dan Baznas Bangun Rumah Tidak Layak Huni

Cirebon,- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron bersama Baznas Kabupaten Cirebon meninjau sekaligus meresmikan rumah tidak layak huni di Desa Lungbenda Kecamatan Palimanan, Kamis (4/3/2021)....

Operasi Jaran 2021, Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor

Cirebon,- Selama Operasi Jaran 2021, Satreskrim Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Operasi Jaran berlangsung dari tanggal 22 Februari sampai 3 Maret...

More Articles Like This