Mulai 14 Februari 2020, Tiket Mudik Lebaran Sudah Bisa Dipesan

Populer

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H mulai H-90 sebelum keberangkatan di web KAI, aplikasi KAI Access, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.

“Tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H akan dijual mulai 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 14 Mei 2020 dan seterusnya,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dalam siaran pers yang diterima About Cirebon, Rabu (12/2/2020).

Edi mengingatkan, agar para calon penumpang untuk lebih teliti dalam menginput tanggal, rute, atau data diri penumpang saat melakukan pemesanan.

Loading...

“Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan ke stasiun, jangan sampai keliru dan akhirnya tidak bisa berangkat mudik Lebaran,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung channel penjualan tiket, kata Edi, KAI telah mengoptimalkan sistem penjualan tiket serta menambah kapasitas server dan bandwidth sebanyak dua kali lipat dari hari biasa.

“Hal ini bertujuan agar proses pemesanan tiket di seluruh channel dapat berjalan dengan lancar,” kata Edi.

Edi menghimbau kepada calon penumpang untuk memastikan pemesanan tiket Lebaran melalui channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. Tujuannya untuk menghindari penipuan, gangguan sistem, atau adanya biaya jasa yang tidak wajar.

“Lalu, saat akan memesan tiket Lebaran, pastikan koneksi internet stabil, siapkan juga rute atau tanggal alternatif perjalanan, serta cek ketersediaan tiket secara berkala,” tutup Edi. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai 1 Oktober 2020, Hotel Langensari Cirebon Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri

Cirebon,- Wali Mota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis bersyukur dan terharu ada hotel di Kota Cirebon yang mau dijadikan tempat...

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemda Kota Cirebon Akan Berubah, Salah Satunya DKOKP

Cirebon,- Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Pemerintah Kota Cirebon akan diubah yakni dinas-dinas akan dilakukan pemisahan.Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Cirebon Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Air Minum

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengusulkan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Kamis (1/10/2020).Empat Raperda yang diusulkan yakni Raperda...

Metland Hotel Cirebon Hadirkan Konsep Live Show Saat Breakfast

Cirebon,- Memberikan suasana berbeda, Metland Hotel Cirebon by Horison yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon mulai bulan Oktober 2020 melakukan perubahan menu dan...

Kuartal III – 2020, Pertamina Salurkan Modal Kerja Pinky Movement Hingga Rp3,1 Miliar

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatatkan penyaluran pinjaman modal usaha sebesar Rp 3,1 miliar untuk mitra usaha program Pinky...

More Articles Like This