Kamis, 26 November 2020

Mulai 10 Juli 2020, KAI Tambah 3 Perjalanan dari dan Menuju Jakarta

Populer

Mulai Besok, Pertamina Hadirkan Program Pertalite Harga Khusus di Cirebon

Cirebon,- Sebagai upaya mendukung kualitas udara yang lebih baik, PT Pertamina (Persero) memperluas kembali implementasi Program Langit Biru (PLB)...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Kementerian Kominfo Ajak Mahasiswa Universitas CIC Kembangkan Urban Farming Berbasis Teknologi

Cirebon,- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar acara pojok literasi yang berlangsung di Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC)...

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Wali Kota Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri

Cirebon,- Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, dirinya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah dinas...

At-Taqwa Center Kota Cirebon Hadirkan Paket Wisata Religi Masjid Kuno

Cirebon,- At-Taqwa Center Kota Cirebon meluncurkan paket wisata religi Masjid Kuno yang ada di Kota Cirebon, Sabtu (21/11/2020). Paket wisata...

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan kembali mengoperasikan tiga perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dari dan menuju DKI Jakarta.

Tiga kereta api yang akan beroperasi mulai 10 Juli 2020 tersebut yakni KA Bima (Gambir – Malang pp), Sembrani (Gambir – Surabaya Pasar Turi pp), dan KA Kertajaya ( Pasar senen – Surabaya Pasar turi pp). Khusus KA Kertajaya, KA tersebut sudah beroperasi sejak 3 Juli 2020.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon, Luqman Arif mengatakan pada tahap awal operasi, ketiga KA tersebut baru akan dioperasikan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Loading...

“Awal akan beroperasi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Karena minat masyarakat untuk berpergian dengan kereta api lebih tinggi pada akhir pekan,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (8/7/2020).

BACA YUK:  Bilgym Healthy Cafe Sajikan Menu Makanan Sehat⁣⁣⁣⁣

Lanjut Luqman, KAI juga menambah layanan KA Jarak Jauh Komersial kelas Luxury, Eksekutif, dan Ekonomi untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan new normal yang ketat.

“Perjalanan KA tersebut akan terus kami evaluasi pengoperasiannya, menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan,” ungkapnya.

Untuk melihat jadwal keberangkatan dari stasiun antara, masyarakat dapat mengakses aplikasi KAI Access. Tiket juga dapat dipesan melalui KAI Access, web KAI, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya mulai h-7 keberangkatan.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan di KAI Access agar mendapatkan kemudahan ekstra seperti fitur e-boarding pass, reduksi online, reschedule online, dan cancellation online.

“Seluruh KA yang dioperasikan tarifnya tetap dan tidak mengalami kenaikan, untuk KA Komersial tarifnya sesuai dengan rentang Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas yang telah ditentukan,” bebernya.

Sesuai surat edaran (SE) DJKA No 14 tahun 2020, kapasitas kereta masih diatur batas maksimal yang dapat dijual untuk menciptakan physical distancing selama dalam perjalanan.

BACA YUK:  Masjid Abdurrahman Bin Auf Siap Dibangun di Pondok Qur'an Digitalpreneur

Pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan.

Untuk penumpang dengan usia di bawah 3 tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi. Pelanggan KA Jarak Jauh juga diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 9 Tahun 2020.

“Berkas-berkas persyaratan harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding,” katanya.

Penumpang yang menggunakan KA jarak Jauh, harus menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari sejak diterbitkan pada saat keberangkatan

Kemudian, tambah Luqman, penumpang juga menunjukan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test. Kemudian, mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

“Khusus pelanggan yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta,” tandasnya.

BACA YUK:  Mulai Besok, Pertamina Hadirkan Program Pertalite Harga Khusus di Cirebon

Secara umum, setiap pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GOR Watubelah akan Digunakan sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Cirebon,- Gedung Olah Raga (GOR) Watubelah Sumber, Kabupaten Cirebon akan digunakan sebagai tempat isolasi warga yang terkonfirmasi positif covid...

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini memiliki138 kamar dengan tiga tipe. Tiga...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020 lalu, minat guru dan nakes...

Tiket KA untuk Libur Natal dan Tahun Baru Sudah Bisa Dipesan

Cirebon,- Jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka pemesanan tiket kereta api jarak jauh sejak...

More Articles Like This