Senin, 29 November 2021

Mulai 10 Juli 2020, KAI Tambah 3 Perjalanan dari dan Menuju Jakarta

Populer

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Open Bidding di Pemkab Cirebon Minta Pendampingan KPK RI

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta para pejabat Eselon II yang ikut tes seleksi open bidding mampu membuat inovasi untuk kemajuan...

Kalahkan Petahana, Tukang Becak ini Terpilih Menjadi Kuwu Desa Jungjang

Cirebon,- Pemilihan Kepala Desa (Kuwu) serentak di wilayah Kabupaten Cirebon berlangsung Minggu (21/11/2021). Pemilihan Kuwu tersebut diselenggarakan di 135...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan kembali mengoperasikan tiga perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dari dan menuju DKI Jakarta.

Tiga kereta api yang akan beroperasi mulai 10 Juli 2020 tersebut yakni KA Bima (Gambir – Malang pp), Sembrani (Gambir – Surabaya Pasar Turi pp), dan KA Kertajaya ( Pasar senen – Surabaya Pasar turi pp). Khusus KA Kertajaya, KA tersebut sudah beroperasi sejak 3 Juli 2020.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon, Luqman Arif mengatakan pada tahap awal operasi, ketiga KA tersebut baru akan dioperasikan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Loading...

“Awal akan beroperasi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Karena minat masyarakat untuk berpergian dengan kereta api lebih tinggi pada akhir pekan,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (8/7/2020).

BACA YUK:  Maghrib Mengaji Dalam Tradisi Kesultanan Cirebon

Lanjut Luqman, KAI juga menambah layanan KA Jarak Jauh Komersial kelas Luxury, Eksekutif, dan Ekonomi untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan new normal yang ketat.

“Perjalanan KA tersebut akan terus kami evaluasi pengoperasiannya, menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan,” ungkapnya.

Untuk melihat jadwal keberangkatan dari stasiun antara, masyarakat dapat mengakses aplikasi KAI Access. Tiket juga dapat dipesan melalui KAI Access, web KAI, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya mulai h-7 keberangkatan.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan di KAI Access agar mendapatkan kemudahan ekstra seperti fitur e-boarding pass, reduksi online, reschedule online, dan cancellation online.

“Seluruh KA yang dioperasikan tarifnya tetap dan tidak mengalami kenaikan, untuk KA Komersial tarifnya sesuai dengan rentang Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas yang telah ditentukan,” bebernya.

Sesuai surat edaran (SE) DJKA No 14 tahun 2020, kapasitas kereta masih diatur batas maksimal yang dapat dijual untuk menciptakan physical distancing selama dalam perjalanan.

BACA YUK:  Maghrib Mengaji Dalam Tradisi Kesultanan Cirebon

Pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan.

Untuk penumpang dengan usia di bawah 3 tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi. Pelanggan KA Jarak Jauh juga diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 9 Tahun 2020.

“Berkas-berkas persyaratan harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding,” katanya.

Penumpang yang menggunakan KA jarak Jauh, harus menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari sejak diterbitkan pada saat keberangkatan

Kemudian, tambah Luqman, penumpang juga menunjukan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test. Kemudian, mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

“Khusus pelanggan yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta,” tandasnya.

Secara umum, setiap pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jalin Kemitraan, RS Sumber Kasih Cirebon Gelar Kompetisi Futsal

Cirebon,- Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon menggelar Futsal Competition bersama mitra kerja. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 27...

Pondok Yatama Mendunia Gandeng Komunitas Mobil Berdayakan Santri Yatim

Cirebon,- Pondok Yatama Mendunia membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada seluruh pihak yang hendak berkontribusi pada pemberdayaan potensi sumber daya manusia desa, khususnya kelompok yatim dan...

Fotografer, Videografer dan Model Ramaikan Anniversary Wedding Organizer Salsabila yang Kedua

Cirebon, Wedding Organizer (WO) Salsabilah yang beralamat di Desa Karangsambung Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon pada tahun ini berusia dua tahun. Acara anniversary kedua ini...

Sekda Kota Cirebon : Peran Masyarakat Jadi Kunci Berantas Rokok Ilegal

Cirebon, - Pemberantasan rokok ilegal menjadi tugas semua pihak. Tidak hanya unsur pemerintahan, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam melaksanakan agenda tersebut. Hal itu...

More Articles Like This