Minggu, 5 April 2020

Mulai 1 Maret 2020 Perubahan Tugas dan Fungsi KPP Pratama Untuk Dorong Kepatuhan Pajak

Populer

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Jadi Dua Orang

Cirebon,- Pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 bertambah satu orang di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut disampaikan Gugus Tugas...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3...

Grage Mall dan Grage City Mall Akan Tutup Sementara Selama Dua Pekan

Cirebon,- Mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Grage Group akan menutup sementara Grage Mall dan...

Kota Cirebon Tidak Terapkan Lockdown, Warga Datang dari Wilayah Epicentrum Akan Dipantau

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon tidak akan menerapkan lockdown wilayah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon usai kegiatan...

Dua Mobil Water Canon Dikerahkan Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Cirebon

Cirebon,- Sat Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Cirebon Kota, unsur TNI, serta Satpol PP...

Cirebon,- Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Barat II menggelar Kick Off terkait perubahan tugas dan fungsi (Tusi) Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula KPP Pratama Cirebon Dua, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Barat II, Yoyok Satiotomo.

Kegiatan Perubahan dan Fungsi Kantor Pelayanan Pajak Pratama dilakukan secara serentak di Indonesia. Untuk DJP Jawa Barat II diselenggarakan di KPP Pratama Cirebon Dua.

Menurut Yoyok perubahan tugas dan fungsi KPP Pratama ini merupakan perubahan yang besar untuk DJP, terutama untuk memperluas basis perpajakan dan peningkatan jumlah kualitas data.

Loading...

“Kenapa kita perlu meningkatkan kualitasnya, karena selama ini data-data itu kurang bisa terjamin kualitasnya dan kurang sesuai,” ujar Yoyok saat Pres Conference, Senin (2/3/2020).

“Wajib pajak yang terdaftar pada KPP Pratama mulai hari ini berpotensi ditangani oleh Account Representative (AR) baru sehubungan dengan adanya perubahan tugas dan fungsi KPP Pratama,” jelasnya.

Menurut Yoyok, perubahan tugas dan fungsi KPP Pratama merupakan bagian dari program penataan organisasi Direktorat Jendral Pajak yang dilakukan sebagai bagian dari rencana strategis DJP 2020-2024 untuk meningkatkan efektivitas pengawasan kepatuhan pajak.

“Perubahan Tugas dan Fungsi KPP Pratama yang mulai berlaku 1 Maret 2020, merupakan tahap pertama dari program penataan organisasi tersebut,” terang Yoyok.

Penataan KPP Pratama ditujukan untuk lebih memperluas basis perpajakan melalui kegiatan pengawasan potensi untuk mengumpulkan data lapangan.

Penataan ini dilakukan melalui penggabungan fungsi edukasi, pelayanan dan pemrosesan permohonan wajib pajak untuk efisiensi dan perbaikan layanan, dan penggabungan fungsi ekstensifikasi, pengawasan, dan pengumpulan data lapangan, serta memperbesar jumlah pegawai di area tersebut.

“Tahap berikutnya dari program penataan organisasi adalah mengubah jumlah, tugas, dan fungsi KPP Pratama dan KPP Madya,” beber Yoyok.

Melanjutkan strategi tahap pertama, lanjut Yoyok, KPP Pratama akan difokuskan pada perluasan basis pajak serta peningkatan jumlah dan kualitas data lapangan.

Selanjutnya sejumlah KPP Madya baru akan dibentuk agar DJP dapat lebih fokus mengawasi kepatuhan wajib pajak strategis yaitu mereka yang memiliki dampak besar terhadap penerimaan di suatu wilayah.

“Tahap ini diharapkan dapat terlaksana pada semester II tahun 2020. Sebagai bagian dari strategi ini maka pengawasan termasuk kunjungan lapangan oleh petugas KPP Pratama akan lebih ditingkatkan agar DJP memperoleh data yang lebih banyak dan berkualitas tinggi,” paparnya.

“Dalam melaksanakan tugasnya termasuk melakukan kunjungan lapangan pegawai DJP wajib mengikuti kode etik, menjaga integritas, dan bersikap profesional,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Aston Cirebon Hotel Tutup Sementara Mulai 5 April Hingga 3 Juni 2020

Cirebon,- Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan juga mendukung himbauan pemerintah, Aston Cirebon Hotel &...

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina Serahkan Bantuan Ratusan APD untuk Dinkes Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Anggota Komisi VII DPR RI, Hi. Selly Andriany Gantina menyerahkan bantuan berupa ratusan alat pelindung diri (APD) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sabtu...

KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Pembatalan Tiket Hingga 4 Juni 2020

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang kebijakan pengembalian 100 persen untuk pembatalan tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 4 Juni 2020 atau H+10...

Dampak Covid-19, Pedagang Pasar Keluhkan Penurunan Omset dan Sepi Pembeli

Cirebon,- Sejak mewabahnya virus Corona atau Covid-19, sejumlah pedagang pasar mengeluhkan penurunan omset dan sepi pembeli.Seperti yang dialami Tini, pedagang Pasar Pagi Kota Cirebon...

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

Cirebon,- Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona atau Covid-19 dan memperhatikan Keputusan Presiden Momor 11 tahun 2020...

More Articles Like This