Kamis, 21 Oktober 2021

Mulai 1 Juni, Waktu Tempuh KA Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasar Turi – Gambir Lebih Cepat

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) selalu berupaya meningkatkan pelayanannya. Salah satunya dengan mempercepat waktu tempuh KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasarturi/PP.

Sebelumnya, waktu tempuh KA ini pada tahun 2020 adalah 8 jam 44 menit dan pada Tahun 2019 waktu tempuhnya adalah 9 jam. Namun, mulai 1 Juni 2021, menjadi hanya 8 jam 30 menit.

Dengan durasi perjalanan yang lebih cepat, waktu pelanggan menjadi lebih efisien dan tetap nyaman dengan penerapan protokol kesehatan di kereta api.

Loading...

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto mengatakan peningkatan percepatan KA Argo Bromo Anggrek membuat waktu tempuh menjadi lebih cepat dan efesien. Mengingat bahwa KA Argo Bromo Anggrek merupakan salah satu kereta api unggulan dan banyak diminati oleh masyarakat.

BACA YUK:  BukuWarung Masuk Daftar 15 Startup Paling Top di Indonesia Versi LinkedIn

Selain itu, lanjut Suprapto, hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen KAI dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan setia KAI.

“Dengan adanya perubahan waktu tempuh tersebut, terdapat pula perubahan jadwal khusus untuk KA Argo Bromo Anggrek per 1 Juni 2021,” ujar Suprapto, Rabu (2/6/2021).

Pihaknya menghimbau kepada pelanggan setia KA Argo Bromo Anggrek, khususnya yang berangkat dari stasiun Cirebon agar memastikan kembali jadwal keberangkatannya supaya tidak tertinggal.

“Tiket KA Argo Bromo Anggrek sudah dapat dipesan melalui aplikasi KAI Access, web KAI, serta chanel penjualan tiket resmi lainnya,” ungkap Suprapto.

Sebagai langkah protokol kesehatan, kata Suprapto, pelanggan disyaratkan melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 berupa surat keterangan negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam atau GeNose C19 yang diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam.

Untuk membantu melengkapi syarat surat bebas Covid-19 tersebut, KAI Daop 3 Cirebon menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp 85.000 di 3 Stasiun (Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan dan Stasiun Jatibarang). Sedangkan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 30.000 di 5 stasiun (Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Jatibarang, Stasiun Haurgeulis dan Stasiun Brebes).

BACA YUK:  Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA Jarak Jauh termasuk KA Argo Bromo Anggrek juga harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Suprapto berharap peningkatan layanan KA Argo Bromo Anggrek ini akan memberikan nilai tambah bagi para pelanggan di samping keunggulan-keunggulan yang ditawarkan lainnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sabut Kelapa, Sumber Energi Terbarukan Pengganti Batu Bara

Cadangan bahan baku penghasil energi yang berasal dari fosil seperti batu bara terus menipis. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat...

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu (20/10/2021). Dalam kegiatan tersebut tampak hadir,...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Akselerasi Implementasi Kampus Merdeka, Tim Program Matching Fund UGJ Gelar Workshop

Cirebon,- Tim Program Matching Fund Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar kegiatan Workshop Teaching Factory Digital Marketing dan Marketplace Digital Marketing. Kegiatan tersebut...

More Articles Like This