Mitigasi Penanggulangan Bencana di Ciayumajakuning Harus Terintegrasi

Cirebon,- Mitigasi penanggulangan bencana di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) harus terintegrasi, baik dengan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten kota.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Komisi VIII, Selly Andriani Gantina saat menggelar Focus Group Discussion (FGD). Acara tersebut berlangsung di Aston Cirebon Hotel, Selasa (16/3/2021).

Menurut Selly, semua pemerintah daerah mempunyai program dan anggaran untuk melakukan mitigasi bencana. Namun sayangnya, menurut Selly, tidak ada grand design atau blueprint mengenai penanggulangan bencana yang akan dikerjakan secara bersama-sama.

BACA YUK:  Sukses Gelar Kelas Macrame, Aston Cirebon Hotel Ingin Seni Macrame Lebih Dikenal

“Artinya, kegiatan FGD ini kita akan membuat suatu kesimpulan, dan di kesimpulan nanti akan dijadikan pegangan untuk pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat. Agar program penanggulangan bencana itu terkoneksi dan mempunyai timeline yang sama,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, kata Selly, untuk menentukan roadmap dalam jangka pendek seperti apa. Jangka pendek, berbicara masalah bencana yang sudah terjadi dan sedang berlangsung, artinya harus diselesaikan.

“Kemudian, jangka menengah dan jangka panjangnya bagaimana ke depan agar tidak terjadi lagi bencana. Atau program-program yang menanggulangi bencana tidak menimbulkan bencana baru,” ungkapnya.

BACA YUK:  BPJPH dan Anggota Komisi VIII DPR RI Sosialisasikan Sertifikasi Halal Gratis Kepada Pelaku UMKM

Untuk saat ini, tambah Selly, yang dilakukan oleh pemerintah daerah bentuknya adalah koordinasi. Sehingga, program-program pembangunan ke depan tidak hanya dalam bentuk kebijakan tiap tahun saja, tapi ada regulasi yang mengatur.

“Siapapun Bupati atau kepala daerahnya, maka dia harus melakukan program yang terlah dibuat. Artinya, penanggulangan bencana harus masuk dalam RPJPD maupun RPJMD, renska SKPD yang nanti akan dijadikan kesepakatan bersama,” pungkasnya. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *