Miliki Kelainan Jantung, Bayi 9 Bulan di Luwung Mundu Butuh Bantuan

Cirebon,- Pasangan suami istri asal Desa Luwung, Blok Karang Sambung, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon tak kuasa menahan kepedihan saat mengetahui buah hatinya mengalami kelainan jantung.

Anak ketiga dari Eko Maulana dan Kartini, Rasya Rafaizan Maulana yang lahir pada 8 Juli 2021 itu harus segera dioperasi. Walaupun sudah memiliki BPJS Kesehatan untuk dioperasi di rumah sakit di Jakarta, namun kedua orang tuanya terkendala biaya akomodasi.

Ayah Rasya, Eko Maulana hanya bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan sang ibu hanya menjadi seorang ibu rumah tangga.

BACA YUK:  All New Ertiga Hybrid Resmi Diluncurkan di Kota Cirebon

Kartini menceritakan, saat baru lahir kondisi Rasya tidak terlihat ada gejala apapun dan tumbuh normal. Namun, ketika masuk usia 4 bulan kondisinya terlihat ada yang ganjal di bagian tumbuhnya membiru.

“Waktu kecil normal, tapi pas umur 4 bulan mulai terlihat biru-biru di bagian tubuhnya. Karena khawatir, saya coba konsultasi ke bidan desa. Namun, bidan desa menyarankan untuk memeriksa ke dokter anak,” ujar Kartini saat ditemui About Cirebon di rumahnya, Rabu (21/4/2022).

“Setelah diperiksa ke dokter anak, akhirnya ketahuan kalau Rasya ada kelainan jantung. Dokter anak juga langsung rujuk ke rumah sakit,” tambahnya

BACA YUK:  Jadwal Donor Darah di Kabupaten Cirebon, 15 Mei 2022

Berat badan Rasya tidak seperti anak-anak seusianya, sampai saat ini berat badannya hanya 5,4 kilogram. Kondisinya juga memang harus segera ditangani agar bisa lebih baik kondisinya.

“Kalau saran dokter memang harus segera operasi di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Karena terkendala biaya, rencana operasi masih belum tahu kapan. Biaya ini untuk akomodasi sehari-hari selama di sana, karena untuk pengobatan sudah dicover BPJS Kesehatan,” kata Kartini.

Menurut Kartini, jika anaknya tidak segera dioperasi anaknya tidak bisa berkembang dan berat badan yang terus turun. Apalagi, kata Kartini, jika menangis jari-jari tangan dan kaki, serta bibir langsung terlihat kebiruan.

BACA YUK:  KAI Blacklist Penumpang Pelaku Pelecehan Seksual untuk Naik Kereta Api

Bagi kalian yang ingin membantu Rasya agar cepat dioperasi, bisa langsung menghubungi orang tuanya, Kartini di nomor 083807265650. (HSY)

(Dilihat: 324 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.