Selasa, 20 Agustus 2019

Menteri Perdagangan RI Buka Muprov Kadin Jawa Barat VII

Populer

Resmi Ganti Nama Argo Cheribon, Daop 3 Cirebon Bagikan 2019 Cake Kepada Penumpang

Cirebon,- PT KAI Daerah Oprasional (Daop) 3 Cirebon membagikan 2019 cake kepada pengguna jasa KA Argo Cheribon, Jumat (16/8/2019).Pemberian...

Menikmati Perjalanan Cirebon Menuju Solo

Cirebon,- Kota Surakarta, juga disebut Solo, adalah wilayah otonom dengan status kota yang berada di bawah Provinsi Jawa Tengah,...

Hip Hop Gejrot Episode 9 di CSB Mall Siap Diramaikan Oleh Tuan Tigabelas

Cirebon,- Menutup rangkaian event Mensweek 2019, CSB Mall bekerja sama dengan Project Qiu akan menggelar kembali acara yang bertajuk...

Serunya Kebersamaan Warga RW 03 Widarasari di Peringatan HUT RI

Cirebon,- Peringatan Kemerdekaan RI yang ke-74 diperingati oleh berbagai lapisan masyarakat. Hal tersebut juga dilakukan sebagai agenda rutin setiap...

Usung Konsep Kemitraan, Complete Selular Kembali Membuka Gerainya di Haurgeulis Indramayu

Cirebon,- Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan alat komunikasi, Complete Selular Group kembali membuka gerainya di Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Kamis...

Cirebon,- Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto Lukita membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat di Saphire Grand Ballroom Aston Cirebon Hotel, Kamis (7/2/2019).

Pada kegiatan tersebut, hadir juga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Ketua Kadin Indonesia, Rossan P Rolani, Ketua Kadin Jawa Barat, Ketua Kadin Daerah Se-Jawa Barat, Pj Bupati Cirebon, serta Wakil Wali Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa Kadin merupakan satu-satunya organisasi yang dilindungi dan didirikan berdasarkan Undang-undang.

“Sampai saat ini, saya berterima kasih, karena berbagi kebijakan, program, kita saling bersinergi dan Kadin banyak memberikan kontribusi dan masukan dalam kami mengambil langkah dan kebijakan,” ujar Enggar.

1. Selalu Kordinasi dengan Pemerintah

Lanjut Enggar, seringkali kita selalu mengkonsultasikan dan membicarakan dengan Kadin Indonesia. Bahkan pernah hampir dikeluarkan, tetapi Kadin begitu cepat untuk merespon dan bereaksi, serta langsung berbicara dengan Presiden.

“Bapak Presiden sendiri juga mendengar masukan yang disampaikan oleh Kadin Indonesia,” terangnya.

Oleh karena itu, kata Enggar, dengan strata yang ada, Kadin Indonesia dengan Pemerintah Pusat, Kadin Provinsi secara khusus di Jawa Barat, adalah mitra yang diharapkan betul oleh Gubernur dan dengan demikian juga Kadin di daerah masing-masing.

“Kita bersyukur memiliki Gubernur Jawa Barat yang sangat visioner, dan menata wilayahnya dengan skala prioritas sesuai dengan kemampuan dan kekayaan yang dimiliki dari masing-masing daerahnya,” ungkap Enggar.

“Untuk itulah, kita mengharapkan betul berbagai masukan yang bisa disampaikan dengan kredible, dengan baik,” imbuhnya.

2. Perekonomia Global

Dalam acara tersebut, Enggar memaparkan secara sepintas mengenai bagaimana kondisi perekonomian global  yang dikaitkan dengan nasional, dan kemudian yang diharapkan di Jawa Barat.

Sambutan Menteri Perdagangan RI saat membuka Muprov VII Kadin Jawa Barat di Aston Cirebon Hotel

“Kita tadi sudah disinggung masuk kepada digitalisas industri 4.0 yang menuntut kita semua untuk berubah,” ungkapnya.

Perubahan itu juga, kata Enggar, terjadi pada sistem nilai pada konsumen. Bahkan, kita sering mendengar, bagaimana reaksi dunia kepada produk-produk kita, terutama CPO, minyak sawit yang sudah menyuarakan mengenai green ekonomi dan aspek lingkungan.

“Itu yang menjadi persyaratan yang dimintakan oleh konsumen dan demikianlah sikap dari negara itu. Lepas dari motivasi lain, persaingan antar negara, antar kegiatan usaha mereka memiliki minyak sejenis yang akan terganggu, demikian juga kita di Indonesia,” bebernya.

3. Manfaatkan Peluang

Di tengah ketidak pastian global, kata Enggar, kita harus bisa memanfaatkan peluang yang ada, dan Jawa Barat memberikan atau sebagi kontributor tertinggi export Indonesia.

“Jadi ya,di tahun 2019 ini perlu ditingkatkan saja. Kita mengharapkan mereka bisa melakukan yang terbaik,” kata Enggar.

Selain itu, Enggar mengatakan, dampak dari perang dagang menjadikan ekonomi dunia menjadi melemah. Volume ekspor kita tapi tidak seperti apa yang kita targetkan.

“Tetapi, setiap persoalan yang kita hadapi, kita harus lihat peluang yang bisa kita manfaatkan,” tandasnya. (AC212)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jurusan KPI Gelar Pengabdian Masyarakat Dengan Tema Literasi Media

Cirebon - Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan pengabdian masyarakat, Senin (19/8) yang bertempat di...

Startup Fintech Asal Cirebon Akan Segera Hadir Untuk Dorong UMKM

Cirebon,- Dewasa ini, digitalisasi dan penggunaan internet dalam aktivitas sehari-hari sudah menjadi gaya hidup bahkan ketergantungan bagi setiap orang. Karena hal tersebut, peluang usaha...

Peringati HUT RI, Warga Japura Kidul Bersihkan Sungai untuk Pemancingan Lele

Cirebon,- Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 oleh masyarakat Desa Japura Kidul Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon dilakukan dengan aksi mencintai lingkungan.Semarak lomba dipimpin oleh seluruh...

Sambut Revolusi Industri, Alfamart Luncurkan Alfagift 4.0

Jakarta,- Setelah sukses dengan lebih dari sepuluh juta member, Alfamart terus mengembangkan aplikasi digital untuk memudahkan konsumennya. Kali ini, Alfamart mengembangkan aplikasi digital dengan inovasi...

Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon Mulai Tahap Pengerjaan Basement

Cirebon,- Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon sudah dimulai sejak awal Agustus 2019 dan proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2019.Proyek Revitalisasi Alun-alun Kejaksan...

More Articles Like This