Menikmati Kesejukan dan Hijaunya Wisata Situ Cipanten Majalengka⁣ ⁣

Majalengka, – Situ Cipanten menjadi salah satu daya tarik wisata alam yang ada di Kabupaten Majalengka. Keindahan danau dan pemandangannya menjadi aset daerah dan sudah dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal maupun luar kota lainnya.⁣

Direktur Bumdes Karya Mekar Desa Gunung Kuning, Sindang – Majalengka, Yosep Hendrawan, S.AP mengatakan tentang awal mula dibukanya Situ Cipanten sebagai obyek wisata. Danau tersebut rupanya sudah ada sejak tahun 1972/1973.⁣

“Situ Cipanten dulu sudah ada tahun 1972/1973 dan masih menjadi aset desa. Lalu kemudian di tahun 2017 karang taruna melihat potensi Situ Cipanten untuk menjadi obyek wisata,” ungkapnya kepada About Cirebon, Jumat (29/1/2021).⁣

BACA YUK:  Inspirasi dari Majalengka : Bisa Produksi Penny Farthing Era 1880-an



Karang Taruna memulainya dengan mengadakan bersih-bersih kawasan Situ Cipanten. Lalu, membangun sedikit demi sedikit sarana prasarana dan penambahan wahana sehingga orang-orang lebih tertarik untuk berkunjung. Masyarakat pun mulai semakin mengetahui keindahan Situ Cipanten melalui postingan di media sosial.⁣

“Alhamdulillah saat ini Situ Cipanten sudah berdiri 3 tahun dan terus berkembang. Tentunya sekarang menjadi tempat yang bisa membanggakan Desa Gunung Kuning Kabupaten Majalengka,” tambahnya.⁣

Saat ini sudah banyak fasilitas yang tersedia seperti toilet, wahana sepeda air atau bebek gowes, wahana perahu dayung, sepeda gantung, renang alami dengan menggunakan pelampung, wahana kupu-kupu, taman bunga, dan lainnya. ⁣

BACA YUK:  Event YBA Summer 2022, Dongkrak Tingkat Hunian Kamar Hotel di Cirebon


Untuk harga tiket masuknya, Rp10 ribu bagi dewasa dan Rp5 ribu bagi anak-anak. Sedangkan untuk menaiki wahana lainnya, tersedia harga tiket khusus. Untuk sewa gazebo dikenakan biaya Rp25 ribu per lokal/jam.⁣

Yosep juga mengatakan akses jalan menuju Situ Cipanten pun terbilang cukup baik. Jika dari protokol jalur provinsi atau jalur kabupaten yakni hanya menempuh 2,5 kilometer. Untuk parkiran kendaraan tersedia didalam area Situ Cipanten, dan tidak harus jalan kaki menuju Situ. ⁣

Tempat ini cukup luas dan bisa menampung sekitar 1000 sampai 2000 orang. Namun diakui Yosep selama pandemi kunjungan menurun drastis, yakni diperkirakan hingga 50 persen.⁣

“Pandemi ini penurunan kunjungan sangat dirasakan. Karena memang harus tetap atuhi aturan pemerintah,” imbuhnya.⁣

BACA YUK:  Lonjakan Penumpang Meningkat, Jadwal Argo Cheribon Bertambah Saat Libur Iduladha dan Libur Sekolah



Kedepannya, Yosep dan anggota Bumdes Karya Mekar sudah berkoordinasi untuk menambah fasilitas lain yang dirasakan masih ada kekurangan. Misalnya ingin diadakan penambahan jumlah perahu dayung.⁣

“Kalau sekarang kan perahu dayungnya cuma ada 1, dan rencana akan ditambah agar pengunjung tidak perlu lagi antri berlama-lama. Dan penambahan yang akan diagendakan lagi yaitu wahana bebek gowes, dan lain-lain,” tutupnya. (AC560)

(Dilihat: 168 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.