Minggu, 23 Januari 2022

Mengenali dan Memahami Al-Qur’an dalam Kehidupan Kita

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Wah, Penyerahan Perdana All New BR-V di Honda Mulya Putra Cirebon

Cirebon, - Honda Mulya Putra Cirebon yang berlokasi di Jalan Brigjen Darsono, Bypass Cirebon untuk pertama kalinya menyerahkan secara...

Kendalikan Harga, Mulai Hari ini Operasi Pasar Murah di Kota Cirebon Berlangsung Selama Tiga Hari

Cirebon,- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar operasi pasar murah selama tiga hari 18 - 20 Januari...

Oleh: Mas Andre Hariyanto, Ketua Pembina Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN) Yogyakarta & Founder Muslim Hijrah Movement (MHM)

ALQURAN adalah kitab yang mulia dan juga pedoman bagi umat muslim, mengapa? karena dengan Alquran, hidup kita akan tenang dan jauh dari permasalahan. Kenapa demikian? karena Alquran adalah cahaya ilahi dan penyejuk hati.

Hanya dengan membacanya, hati ini berasa bernyanyi. Pada umumnya seperti lagu cinta dan kasih sayang yang membawa perasaan. Rasanya ingin sekali bernyanyi lama-lama dengan lantunan pada setiap ayat Alquran.
Maka dari itu mari kita selami Alquran dengan membaca dan mengahafalnya, insyaAllah akan menjadi syafaat kita kelak. Sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi “Bacalah Alquran, maka sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya.” (HR Muslim).

Loading...
BACA YUK:  Libur Natal 2021, PT KAI Daop 3 Cirebon Layani 19.691 Pelanggan

Kita jadikan Alquran sebagai teman hidup kita, istilah populernya bermesra-mesraan kayak suami istri, meskipun single bagi yang belum. Berikut delapan prinsip tentang ALQURAN yang selayaknya diterapkan dalam kehidupan kita.

1. Menghafal tidak harus hafal

Allah memberi kemampuan menghafal dan mengingat yang berbeda-beda pada tiap orang.Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat, guru dari Hafs yang mana bacaan kita merujuk pada riwayatnya- yaitu Imam Asim menghafal Alquran dalam kurun waktu 20 tahun.

Target menghafal kita bukanlah ‘ujung ayat’ tapi bagaimana kita menghabiskan waktu (durasi) yang sudah kita agendakan hanya untuk menghafal.

2. Bukan untuk diburu-buru, bukan untuk ditunda-tunda

Kalau kita sudah menetapkan durasi, bahwa dari jam 6 sampe jam 7 adalah waktu khusus untuk menghafal misalnya, maka berapapun ayat yang dapat kita hafal tidak jadi masalah.Jangan buru-buru pindah ke ayat ke-2 jika ayat pertama belum benar-benar kita hafal. Nikmati saja saat-saat ini. Saat dimana kita bercengkrama dengan Allah. satu jam lho.

BACA YUK:  Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Masak untuk urusan duniawi delapan jam betah, bahkan bergadang demi melihat bola, tanpa ketib alias penghlihatan kita fokus ke depan terus, hehe. Inget, satu huruf melahirkan sepuluh pahala bukan? Apalagi kalau lancar, sudah tau pula kan.

So, jangan buru-buru. Tapi ingat, juga bukan untuk ditunda-tunda. Habiskan saja durasi menghafal secara ‘pass’.

3. Menghafal bukan untuk khatam, tapi untuk setia bersama Qur’an

Kondisi hati yang tepat dalam menghafal adalah bersyukur bukan bersabar. Tapi kita sering mendengar kalimat “Menghafal emang kudu sabar”, ya kan?

Sebenarnya gak salah, hanya kurang pas saja. Kesannya ayat-ayat itu adalah sekarung batu di punggung kita, yang cepat-cepat kita pindahkan agar segera terbebas dari beban (khatam).

Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Alquran diturunkan bukan sebagai beban. Untuk apa khatam jika tidak pernah diulang? Setialah bersama Alquran.

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Berhasil Tangkap Anggota Geng Motor yang Terlibat Pengeroyokan dan Penganiayaan

4. Senang dirindukan ayat

Ayat-ayat yang sudah kita baca berulang-ulang namun belum juga nyantol di memory, sebenarnya ayat itu lagi kangen sama kita. Maka katakanlah pada ayat tersebut “I miss you too…” hehe. Coba dibaca arti dan tafsirnya.
Bisa jadi ayat itu adalah ‘jawaban’ dari ‘pertanyaan’ kita. Jangan buru-buru suntuk dan sumpek ketika gak hafal-hafal. Senanglah jadi orang yang dirindukan ayat.

5. Menghafal sesuap-suap

Nikmatnya suatu makanan itu terasa ketika kita sedang memakannya, bukan sebelum makan bukan pula setelahnya. Nikmatnya menghafal adalah ketika membaca berulang-ulang.

Dan besarnya suapan juga harus pas di volume mulut kita agar makan terasa nikmat. Makan pake sendok teh gak nikmat karena terlalu sedikit, makan pake centong nasi bikin muntah karena terlalu banyak.

Menghafal-pun demikian. Jika “‘amma yatasa alun” terlalu panjang, maka cukuplah “‘amma” diulang-ulang.
Jika terlalu pendek maka lanjutkanlah sampai “‘anin nabail ‘adzhim” kemudian diulang-ulang. Sesuaikan dengan kemampuan ‘mengunyah’ masing-masing anda.

BACA YUK:  Jasa Raharja Cirebon Serahkan Santunan Rp. 46,7 Milyar di Tahun 2021, Didominasi Korban Meninggal Dunia

6. Fokus pada perbedaan, baikan persamaan

“Fabi ayyi alaa’i rabbikuma tukadz dziban” jika kita hafal 1 ayat ini, 1 saja! Maka sebenarnya kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yg ada di surat Ar-Rahman.

Sudah hampir separuh surat kita hafal. Maka ayat ini dihafal satu kali saja, fokuslah pada ayat sesudahnya dan sebelumnya yang merangkai ayat tersebut.

7. Mengutamakan durasi

Seperti yang dijelaskan di atas, komitmenlah pada durasi bukan pada jumlah ayat yang akan dihafal. Ibarat argo taxi, keadaan macet ataupun di tol dia berjalan dengan tempo yang tetap.

Serahkan satu jam kita pada Allah.. Syukur-syukur bisa lebih dari satu jam.Satu jam itu gak sampe 5 persen dari total waktu kita dalam sehari loh! Lima persen untuk Alquran, harus bisa dong ah…

8. Pastikan ayatnya bertajwid

Carilah guru yang bisa mengoreksi bacaan kita. Bacaan tidak bertajwid yang ‘terlanjur’ kita hafal akan sulit dirubah/diperbaiki di kemudian hari (setelah kita tahu hukum bacaan yang sebenarnya).

BACA YUK:  Masuk PPKM Level 1, Kabupaten Cirebon Targetkan 207.852 Vaksin Anak untuk Usia 6-11 Tahun

Jangan dibiasakan otodidak dalam hal apapun yang berkaitan dengan Alquran; membaca, mempelajari, mentadabburi, apalagi mengambil hukum dari Alquran. (*)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022). Kegiatan yang bekerja sama dengan...

Mulai Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, ini Kata Sekda Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang. Dengan begitu, di instansi pemerintahan...

PT Pegadaian Area Cirebon Serahkan Bantuan Mobil Box untuk Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Cirebon

Cirebon,- PT Pegadaian Area Cirebon Kantor Wilayah X Bandung menyerahkan bantuan mobil box kepada Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Cirebon. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Kantor...

Kolaborasi PWI, PMI dan At-Taqwa Center dalam Kegiatan Donor Darah

Cirebon, - Dalam rangka kolaborasi menyambut Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cirebon bekerja sama dengan Attaqwa Centre Cirebon dan...

More Articles Like This