Mengenal Opak Bakar, Panganan Khas Kuningan Yang Renyah

Kuningan,- Opak Bakar merupakan salah satu makanan khas Kuningan berbahan beras dan kelapa. Panganan renyah yang bercita rasa gurih manis ini biasanya dijadikan buah tangan atau oleh-oleh bagi pelancong.

Ditarani adalah Pemilik Opak Bakar Kartika yang hasil olahannya sudah tersebar di toko oleh-oleh di Jawa Barat. Dia mengaku membuka usaha opak sejak tahun 2007 lalu.

“Sudah sejak tahun 2007 berdiri, saat itu saya masih kuliah keperawatan dan ayah saya keluar dari PNS kemudian melihat peluang bisnis dan melihat bahwa makanan khas daerah Kuningan opak bakar masih kurang dikenal,” ceritanya kepada About Cirebon, Selasa (2/2/2021).

BACA YUK:  Telkomsel Buka Posko Haji di Indonesia dan Arab Saudi

Kemudian opak bakar tersebut dipacking sedemikian rupa agar menarik, bercita rasa enak dan mudah untuk dijadikan sebagai buah tangan. Opak yang biasanya berbentuk bulat kini dibentuk persegi dan mudah untuk dikonsumsi.

“Saya namai Opak Bakar Kartika yang artinya Karya ti Kampoeng atau karya dari kampung,” imbuh wanita berusia 32 tahun ini.

Dia mengatakan rumah produksi ada di 2 lokasi. Pertama di Kramatmulya Jalaksana dan di Darma. Sedangkan harga jual wilayah Kuningan/Cirebon berkisar Rp23 ribu sampai Rp25 ribu.

BACA YUK:  Vaksinasi COVID-19 Terus Dilakukan, Persediaan Vaksin di Kota Cirebon Masih Cukup

“Opak Bakar Kartika dijual sudah hampir disemua toko oleh-oleh Kuningan, Cirebon. Ada juga di beberapa toko oleh-oleh di Bandung, Jakarta, dan Indramayu. Reseller kita juga ada di Garut dan Tasik,” jelasnya.

Opak Bakar Kartika sudah 4 tahun tergabung dalam Wirausaha Binaan Bank Indonesia (WUBI). Ditarani pun aktif mengikuti berbagai pameran di Cirebon, Bandung dalam acara Karya Kreatif Indonesia (KKI), di Jakarta, untuk mengenalkan produk peluang expor impor. Namun saat pandemi kegiatan tersebut sudah jarang diadakan.

“Kami juga sering diikut sertakan dalam pelatihan-pelatihan seperti digital marketing, perpanjangan sertifikat halal, pembukuan SIKEPANG, QRIS serta kami pula diberikan kesempatan untuk gala dinner busines matching bersama para pengusaha-pengusaha besar,” tambah wanita yang memiliki dua orang anak tersebut.

BACA YUK:  Ketua IDI Kota Cirebon: Saya Yakin Hepatitis Akut Misterius Tidak Menjadi Penyakit Pandemi

Selain itu, masih banyak lagi pelatihan dan bimbingan yang Bank Indonesia berikan. Baru-baru ini, ungkap Ditarani, BI telah membuka galeri UMKM binaan dikantor pusat BI Cirebon sehingga setiap pengunjung yang datang bisa melihat dan membeli produk-produk binaan BI Cirebon. (AC560)

(Dilihat: 98 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.