Jumat, 30 Oktober 2020

Mengaku Intel, Pelaku Tipu Pelajar di Cirebon dan Mengambil Handphone Korban

Populer

Momen Mengharukan Saat Wisuda, Seorang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Cirebon,- Sebanyak 803 wisudawan/ wisudawati program Sarjana dan Magister Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Kota Cirebon mengikuti acara wisuda...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Mulai Besok Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Cirebon rencananya akan berlangsung sampai 31 Oktober 2020. Namun, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Wali Kota Cirebon Berikan Rekomendasi Pembukaan Bioskop di Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon Drs. Nashrudin Azis telah memberikan surat rekomendasi terkait pembukaan bioskop di Kota Cirebon. Penyerahan tersebut diberikan...

Cirebon,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon mengungkap kasus penipuan yang terjadi di wilayah Pabuaran, Kabupaten Cirebon.

Pelaku penipuan tersebut mengaku anggota Intel Polresta Cirebon dengan menyasar para pelajar yang menggunakan sepeda motor dan membawa handphone.

Wakapolresta Cirebon, AKBP Arif Budiman menjelaskan modus pelaku mengaku sebagai anggota Intel Polisi dan menyasar kepada para pelajar yang membawa sepeda motor dan memiliki handphone.

Loading...
BACA YUK:  Polresta Cirebon Ringkus Empat Pelaku Curas

“Pelaku mendekati korban dan menuduh korban, bahwa sepeda motor yang digunakan sebagai sarana dalam hal transaksi narkoba,” ujar Arif saat Press Rilis yang berlangsung di Mapolresta Cirebon, Senin (24/8/2020).

Lanjut Arif, pelaku kemudian berpura-pura memeriksa handphone korban dan menjadi handphone korban seolah-olah sebagai barang bukti dalam tindak pidana narkotika.

“Menarik dalam perkara ini adalah, rata-rata korbannya adalah pelajar yang kemudian berusia kurang lebih antara usia 15 sampai 16 tahun,” terangnya.

Dari hasil perkembangan kasus tersebut, Satreskrim Polresta Cirebon berhasil menangkap satu orang pelaku utama atas nama inisial MH dan satu orang penadah atas nama inisial AS.

“Dari pelaku dan penadah diamankan barang bukti handphone sebanyak 5 unit dan kendaraan sebagai sarana,” bebernya.

Menurut Arif, dalam fakta pengembangan saat ini kurang lebih ada 15 TKP yang berhasil diidentifikasi, yang mana rata-rata korban pelajar dan lokasi di wilayah Cirebon Timur.

“Tersangka dikenakan pasal 378 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan sudah ditahan di Rutan Polresta Cirebon guna proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menghimbau kepada masyarakat, khususnya para pelajar yang pernah mengalami sebagai korban kejahatan dengan modus serupa, silakan datang ke Polresta Cirebon.

“Apabila handphonenya ada, maka kami pastikan proses pengambilan barang bukti gratis tidak dipungut biaya,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Promo Tiket Goa Sunyaragi, Diskon 50% Untuk KTP Kota/Kabupaten Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Libur Panjang, Okupansi Hotel di Kota Cirebon Naik Signifikan

Cirebon,- Libur panjang bersamaan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2020, hunian kamar atau okupansi hotel di Kota Cirebon...

Hari Sumpah Pemuda, KNPI Kabupaten Cirebon Gelar Berbagai Kegiatan

Cirebon,- Dalam rangka Hari Sumpah Pemuda tahun 2020, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Cirebon menggelar berbagai rangkaian kegiatan bakti...

Oktober 2020, Satgas Waspada Investasi Blokir 206 Fintech Lending Ilegal dan 154 Entitas Tanpa Izin

Jakarta,- Satgas Waspada Investasi (SWI) terus meningkatkan upaya penindakan fintech peer to peer lending ilegal serta penawaran investasi dari entitas yang tidak berizin melalui...

Mandiri Syariah Selenggarakan Program Ketahanan Pangan di Lingkungan Pesantren

Cirebon,- Mengimplementasikan Program Pemberdayaan Pondok Pesantren sebagai Ekosistem Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Indonesia, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) Region IV Bandung dan...

More Articles Like This