Sabtu, 18 September 2021

Membanggakan, Desa Gegesik Kulon Masuk Kategori 50 Desa Wisata Indonesia

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Desa Gegesik Kulon Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon masuk dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)  Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Gegesik Kulon Kabupaten Cirebon, Kamis (9/9/2021).

Menurutnya, Anugerah Desa Wisata Indonesia  (ADWI) tahun 2021 merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata yang memiliki prestasi dengan kriteria-kriteria penilaian dari Kemenparekraf/Baparekraf.

Loading...

Bahkan, event ini bertujuan menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing tinggi.

“Alhamdullilah Desa Gegesik Kulon masuk kategori 50 Desa Wisata Indonesia,” ujar Sandiaga.

Ki Menteri panggilan dari warga Gegesik Kulon untuk Sandiaga Uno berharap, dengan ditetapkannya Gegesik Kulon sebagai salah satu Desa Wisata Indonesia bisa membuat perubahan yang cukup besar di daerah tersebut.

BACA YUK:  Mengatasi Misinformasi di Facebook: Lembar Fakta

“Ini merupakan fenomena kebangkitan masyarakat, khususnya Gegesik Kulon dalam menopang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif-nya, sehingga ke depan bisa membuka  lapangan pekerjaan sebesar-besarnya,” katanya.

Ia pun mengungkapkan, masuknya Desa Gegesik Kulon dalam event (ADWI) ini, karena desa tersebut bisa mempertahankan potensi pariwisata dan kebudayaan melalui kearifan lokal masyarakatnya.

“Memang di sini tidak mempunyai potensi alam, akan tetapi bentuk kearifan lokal yang terjaga dengan baik, sehingga Desa Gegesik Kulon menjadi salah satu desa budaya yang patut dipersandingkan di tingkat nasional,” beber Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 mengangkat tema “Indonesia Bangkit”. Tema ini diharapkan dapat mendorong semangat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata untuk kembali bangkit pasca pandemi Covid-19.

Menparekraf juga meresmikan Desa Gegesik Kulon sebagai Desa Wisata Indonesia, serta memberikan sertifikat kepada Pembina Desa Wisata Desa Gegesik kulon, kepada Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.A dan kepada Wakil Bupati, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si serta memberikan Free Internet kepada warga Desa Gegesik Kulon selama satu tahun.

BACA YUK:  SMPN 1 Kota Cirebon Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Minggu Depan

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron mengucapkan banyak terimakasih kepada Menparekraf yang sudah memasukkan Desa Gegesik Kulon masuk 50 Desa Wisata Indonesia. Menurutnya, Kabupaten Cirebon merupakan basis budaya dan pariwisata.

“Budaya di Gegesik ini sudah ada sejak lama, dan generasi mudanya juga ikut melestarikan kebudayaan yang ada di daerahnya,” ujar Imron.

Imron meminta kepada Menparekraf Sandiaga Uno untuk ikut membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam pembangunan di sektor pariwista.

“Kabupaten Cirebon sangat banyak sektor pariwisata, seperti wisata alamnya, wisata batik dan lainnya. Tetapi belum maksimal dalam pengelolaannya,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan...

Revitalisasi Mangrove Pesisir Utara Jawa Perlu Dilakukan Bersama-sama

Cirebon,- Fungsi ekosistem mangrove di Pesisir Utara tidak hanya berhenti pada gerakan penanaman mangrove saja. Harus ditindaklanjuti dengan gerakan penanaman dan pemeliharaan mangrove. Gerakan penanaman...

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (17/9/2021). Uji coba jalur...

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan kontribusinya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup...

More Articles Like This