Kamis, 21 Oktober 2021

Masuk PPKM Level 3, Pemda Kota Cirebon Berikan Kelonggaran Hingga Dimungkinkan Pembelajaran Tatap Muka

Populer

Talaga Langit Milik Ustad Ujang Busthomi Hadirkan Museum Dukun Santet

Cirebon,- Setelah sukses membuka wisata Bukit Cinta Anti Galau, kini Ustad Ujang Busthomi kembali membuka objek wisata Talaga Langit....

Jalan Tol Akses Bandara Kertajati Rampung 100%, Siap Dioperasikan

Majalengka,- Pembangunan jalan tol akses menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sudah rampung. Akses ini terhubung langsung dengan jalan...

Wagub Jabar Resmikan Wisata Talaga Langit Anti Galau

Cirebon,- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Talaga Langit Wisata Anti Galau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu,...

Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi, Walikota Cirebon Ajak Audensi

Cirebon,- Dua kelompok organisasi masyarakat/LSM melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (14/10/2021). Dua kelompok tersebut...

104 Pejabat di Lingkungan Kabupaten Cirebon Dilantik

Cirebon,- Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di rotasi dan mutasi. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati...

Cirebon,- Pemerintah pusat memperpanjang kembali pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level Jawa-Bali hingga 6 September 2021. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo secara virtual pada 30 September 2021.

Menindak lanjuti perpanjang PPKM level, Pemerintah Daerah Kota Cirebon yang sudah masuk level 3 menerbitkan Surat Edaran Walikota Cirebon Nomor: 443/SE.87-PEM pada tanggal 31 Agustus 2021.

Dalam SE tersebut, ada beberapa kelonggaran untuk sektor ekonomi. Dari penambahan kapasitas dan jam operasional pada level 3 ini mulai ditambah hingga pukul 21.00 WIB.

Loading...

“Pada level 3 ini, mulai ada penambahan kapasitas dan penambahan jam operasional hingga pukul 21.00 WIB. Kemudian yang paling signifikan adalah dimungkinkannya untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas atau PJJ,” ujar Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, Rabu (1/9/2021).

BACA YUK:  Program Belajar Menanam Hidroponik untuk Anak-anak Sejak Dini

“Itu opsi, bisa saja dua-duanya berjalan atau bisa salah satu. Tapi nanti kita lihat memang seiring menurunnya kasus, ada keinginan sekolah PTM secara terbatas dan akan kita diskusikan,” sambungnya.

Agus menjelaskan bahwa pihaknya akan mengundang seluruh pelaku pendidikan secara virtual. Baik dari tingkat SMA, KCD, Dinas Pendidikan tingkat SMP dan SD, termasuk SD Luar Biasa, dan juga PAUD.

“Besok siang akan kita undang secara virtual seluruh pelaku pendidikan. Kita akan jelaskan teknis pelaksanaan PTM terbatas dan apa yang harus dilakukan oleh sekolah,” jelasnya.

Agus berharap sekolah-sekolah di Kota Cirebon dalam Minggu ini sudah bisa mempersiapkan untuk PTM terbatas. Apakah Senin mulai PTM secara terbatas.

“Untuk pengaturannya, setiap jam pelajaran 30 menit, atau dalam sehari paling lama 2 jam. Nanti pengaturnya tidak dilakukan sekaligus, 50 persen itu bisa saja dengan kapasitas, sarana prasaran yang ada kelas 1 dan kelas 2 misalnya. Atau untuk SMP kelas 1 hari Senin-Selasa, sisanya adalah PJJ,” jelasnya.

BACA YUK:  Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Astana Gunung Jati

Dalam pelaksanaanya, kata Agus, harus diatur agar tidak menjadi kluster baru. Karena, menurutnya, pembukaan PTM ini dampaknya signifikan.

“Dampak PTM ini signifikan mobilitas masyarakat, mulai dari anak sekolah, orang tuanya, ekonominya, lalu lintasnya. Memang harus diperhitungkan, jangan sampai kemudian menimbulkan peningkatan kasusnya,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Alumni Akabri 1999 Gelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar

Cirebon,- Alumni Akabri 1999 menggelar Vaksinasi Massal dan Pemberian Sembako di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, Rabu...

Aliansi Mahasiswa UGJ Gelar Unjuk Rasa di Jalan Bypass Kota Cirebon

Cirebon,- Aliansi Mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jari (UGJ) menggelar unjuk rasa di Perempatan Lampu Merah Pemuda, Jalan Bypass, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Aksi tersebut...

Mengenang Para Pahlawan, HUT Partai Golkar ke-57 Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Cirebon,- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Cirebon menggelar acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kesenden, Kota Cirebon, Rabu (20/10/2021). Acara...

Horison Ultima Kertajati Siap Beroperasi Akhir Tahun 2021

Bekasi,- PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melalui anak perusahaan PT Sumber Tata Lestari melanjutkan pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati yang berlokasi di jalan Kadipaten...

More Articles Like This