Senin, 26 Oktober 2020

Masalah yang Dihadapi Selama Belajar di Rumah dan Mekanisme Kelulusan Serta Kenaikan Kelas

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

Kantor BRI Cabang Cirebon Kartini Gelar Undian Panen Hadiah Simpedes Secara Virtual⁣

⁣Cirebon,- Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) periode pertama tahun 2020...

Cirebon,- Keputusan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dengan memberlakukan penerapan belajar di rumah terdapat berbagai masalah.

Masalah yang dihadapi selama belajar jarak jauh atau daring, dihadapi tidak hanya oleh peserta didik, namun juga pendidik.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Irawan Wahyono mengatakan selama penerapan masa belajar di rumah untuk sekolah se-Kota Cirebon terdapat masalah yang dihadapi selama belajar jarak jauh.

Loading...
BACA YUK:  Mulai 1 Oktober 2020, Hotel Langensari Cirebon Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri

“Masalah yang di hadapi tidak hanya dihadapi oleh peserta didik, namun oleh pendidik seperti SDM yang belum terbiasa terhadap aplikasi pembelajaran,” ujar Irawan dalam keterangannya, Jumat (1/5/2020).

Lanjut Irawan, masalah yang dihadapi selama pembelajaran di rumah juga tidak semua peserta didik mempunyai komputer, laptop, atau handphone.

Bahkan, pembelajaran melalui video dan audio, kualitasnya tidak dapat diterima dengan baik.

“Dan, tidak semua peserta didik mampu membeli kuota internet,” ungkapnya.

Menurut Irawan, untuk penganggaran membeli pulsa atau paket data, serta layanan daring tidak dapat diterapkan dalam waktu sekarang.

“Kalau untuk sekarang layanan daring tidak dapat diterapkan, kemungkinan bisa ditahap dua dan disesuaikan dengan juknis (petunjuk teknis) terbaru,” kata Irawan.

Sementara, terkait dengan rumus penilaian kelulusan dan kenaikan Sekolah Dasar dan SMP selama masa Pandemi Covid-19 ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir.

“Untuk rumus kelulusan SD sederajat, ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir yaitu kelas 4, 5, dan 6 semester gasal. Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan,” bebernya.

Kemudian untuk kelulusan SMP dan SMA sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

“Sedangkan kenaikan kelas pada SD sederajat dan SMP sederajat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor, prestasi sebelumnya, dan penugasan,” terangnya.

BACA YUK:  Uang Pecahan Rp. 75 Ribu di BI Cirebon Masih Tersedia, Ini Cara Mendapatkannya

Sampai saat ini,kata Irawan, untuk kurikulum khusus tidak dipersiapkan jika masa pandemik belum berakhir. Akan tetapi, model pembelajaran jarak jauh atau daring kemungkinan dipersiapkan. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Perbedaan Alur Pemeriksaan Rapid Test Antigen dan Antibodi

Cirebon,- Hadirnya virus Corona benar-benar membuat kehidupan manusia berubah. Mulai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, perekonomian sampai pemerintahan. Semua sector...

Mulai Besok Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Cirebon,- Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Cirebon rencananya akan berlangsung sampai 31 Oktober 2020. Namun, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis akan mencabut pembatasan aktivitas masyarakat...

Selama Pandemi Transaksi QRIS Mandiri Syariah Naik 16 Persen

Jakarta,- Sejalan dengan cara hidup baru di tengah pandemi, Mandiri Syariah mencatatkan kenaikan nilai transaksi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebesar 16 persen...

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan juta rupiah. Apalagi di tengah Pandemi...

More Articles Like This