Masa AKB di Kota Cirebon, Sektor Hiburan Belum Diizinkan Buka

Cirebon,- Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap 4 di Kota Cirebon akan berakhir hari ini, Jumat (26/6/2020).

Dengan berakhirnya PSBB tahap 4, Pemerintah Daerah Kota Cirebon tetap menerapkan protokol kesehatan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

PJ Sekda Kota Cirebon, Dra. Nanin Hayani menghimbau kepada masyarakat Kota Cirebon tetap menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru untuk memutus penyebaran Covid-19.

“Pada masa AKB, sektor ekonomi akan diaktifkan dan protokol kesehatan harus tetap diprioritaskan,” ujarnya usai rapat pembahasan rancangan peraturan wali kota (Perwal) tentang Adaptasi Kebiasaan Baru, Kamis (25/6/2020) kemarin.

BACA YUK:  Maknai Sumpah Pemuda dengan Sehat Raga dan Sehat Finansial

Dengan adanya Peraturan Wali Kota (Perwal) Cirebon, lanjut Nanin, merupakan pedoman bagi aparat ataupun masyarakat dalam menjalankan AKB, sehingga tidak ada lagi temuan kasus baru.

“Pada masa AKB, cuci tangan dan memakai masker saat beraktivitas harus menjadi sebuah kebiasaan,” ungkapnya.

Sementara itu, tambah Nanin, pada masa AKB sektor ekonomi dalam usaha hiburan seperti karaoke dan lain sebagainya masih belum diperkenankan buka.

“Usaha hiburan seperti karaoke dan lain sebagainya masih belum diizinkan buka, mengingat resiko penularan di tempat tersebut masih tinggi,” jelasnya.

BACA YUK:  Jadikan Skala Prioritas, Sekda Minta SKPD Hadir Saat Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon

“Kemudian, aktivitas sekolah dimulai tanggal 13 Juli 2020, tapi sistem belajarnya masih tetap dilakukan di rumah secara online,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. H. Edy Sugiarto menambahkan untuk pencegahan penularan covid 19 di masa AKB, Dinkes Kota Cirebon masih akan terus melakukan rapid test dan swab sampai benar-benar bisa dipastikan tidak ada temuan baru kasus positif covid 19.

“Bismillah, AKB bisa diterapkan di Kota Cirebon, tapi kami imbau penerapan protokol kesehatan tetap wajib dilakukan,” ujarnya.

BACA YUK:  Fraksi-fraksi di DPRD Kota Cirebon Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda APBD 2023

Kedisiplinan masyarakat, lanjut Edy, menjadi kunci utama dalam pencegahan penularan covid 19 pada masa AKB. Adapun jika terjadi ledakan temuan kasus positif covid 19 baru, maka rekomendasi kami adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan kembali.

“Secara umum, seluruh kecamatan di Kota Cirebon merupakan zona hijau, hanya Sunyaragi yang merah dan itupun di satu RW,” tutupnya. (AC212)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *