Mantapkan Program Literasi Budaya dan Profesi, Disbudpar Kota Cirebon Gelar Rapat Evaluasi

Cirebon,- Menindaklanjuti program literasi budaya dan profesi yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon gelar rapat evaluasi. Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Disbudpar Kota Cirebon tersebut dihadiri pelaku pariwisata dan juga stakeholder terkait.

“Kami melakukan rapat evaluasi ini untuk memantapkan program literasi budaya dan profesi di Kota Cirebon,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya.

Menurut Agus, dukungan terhadap program literasi budaya dan profesi di Kota Cirebon ini sangat luar biasa. Dukungan tersebut berasal dari semua pihak, baik stakeholder terkait hingga swasta.

BACA YUK:  Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Cirebon, 19 Juli 2022

“Dukungan program ini sangat luar biasa sekali, mulai dari Lanal, Yon Arhanudse, Polres Ciko, Kodim, Korem, Organda, Bank Indonesia, bjb, Kantor Pos, Dishub, Gedung Negara, hingga pihak Disdik untuk sekolahnya. Serta ada himpunan PAUD,” katanya.

“Kami juga akan kembali sosialisasikan kepada Dinas Pendidikan dan menyebarkan ke sekolah-sekolah. Sehingga kami harapkan anak-anak TK, PAUD, SD, SMP, hingga SMA bisa diakomodir untuk pembelajaran soal budaya dan profesi,” sambungnya.

Misalnya, pembelajaran terkait profesi, nanti anak-anak bisa melakukan kunjungan ke Polres Cirebon Kota. Di sana, menurut Agus, anak-anak bisa dikenalkan pemahaman tentang anti geng-motor.

BACA YUK:  Band Militer Inggris Kunjungi Pondok Pesantren Darunnajah

Kemudian, anak-anak juga bisa melihat bagaimana proses pembuatan SIM yang benar di ruangannya langsung. Kemudian di Lanal, bisa juga berkunjung ke Museum Sarwajala.

“Dari kunjungan melalui museum ini, kita harapkan menjadi titik sentuh edukasi. Ini menarik sekali. Begitu juga dari Arhanudse, anak-anak bisa melihat alat persenjataan,” terangnya.

Untuk itu, program literasi budaya dan profesi yang ditanamkan sejak dini ini bisa mendapatkan banyak potensi pembelajaran, pariwisata yang bisa dinikmati dan dipelajari.

“Goalnya dari program Literasi Budaya dan Profesi ini, anak-anak bisa dijauhkan dari kebiasaan buruk yang bisa saja terjadi di Kota Cirebon dan sekitarnya,” tutup Agus. (HSY)

BACA YUK:  Rangkaian HUT ke-44, RS Sumber Kasih Gelar Donor Darah
(Dilihat: 21 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.