Makan di Warung Nasi Pojok Halal Cirebon Tidak Wajib Bayar

0
360

Cirebon,- Terinspirasi dari warung nasi kuning pojok halal Jakarta, warga Cirebon membuka warung nasi “Pojok Halal Cirebon” di Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Jumat (4/5/2018).

Warung nasi pojok halal Cirebon menggratiskan makan bagi anak yatim piatu, fakir, miskin, duafa, musafir, dan juga mualaf. Warung nasi ini menggelar warungnya di pinggir jalan menggunakan tenda.

Aston Hotel

Adji, penggagas warung nasi pojok halal Cirebon mengatakan bahwa idenya terinspirasi dari warung nasi kuning pojok halal Jakarta Pak Yusuf, dengan konsep yang berbeda namun kegiatannya sama.

“Jadi orang yang tidak mampu makan dan tidak wajib bayar,” ujarnya kepada About Cirebon, Jumat (4/5/2018).

“Namun yang lain ingin makan di sini juga boleh, infaknya Rp 3 ribu. Kalaupun ingin bersedekah yang lain juga kami terima,” imbuhnya.

Istana Kerang

Menurutnya, warung nasi pojok halal Cirebon tidak mencari keuntungan, tetapi menjadi wadah untuk bersedekah bagi yang mampu untuk orang-orang yang tidak mampu.

Warung nasi yang baru pertama kali dibuka ini disambut antusias warga. Pasalnya, hanya dalam waktu 30 menit saja makanan dengan 100 porsi sudah habis.

“Tadi buka jam 13.00 WIB setelah Shalat Jumat, tapi jam 13.30 WIB sudah habis,” bebernya.

Sementara itu, Syahroni perwakilan warung nasi pojok halal Cirebon menambahkan, untuk masyarakat yang ingin bersedekah tidak hanya dalam bentuk uang saja, tetapi dalam bentuk seperti buah-buahan atau makanan pun boleh.

“Tadi sudah ada yang langsung kontak saya, bahwa minggu depan akan bersedekah buah-buahan,” katanya.

Lanjut dia, sementara ini warung nasi pojok halal Cirebon akan dibuka setiap hari Jumat sampai bulan puasa dan masih dievaluasi. Karena, pihaknya tidak mau merugikan warung-warung makan di dekatnya.

“Ke depan setelah lebaran, rencananya berpindah-pindah tempat dan kalaupun berkembang ingin buka di berbagai wilayah,” harapnya.

Warung nasi pojok halal Cirebon menyediakan berbagai menu, mulai dari ayam, telur semur, bihun goreng, oreg tempe, sayur kacang buncis, kerupuk, sambal dan buah-buahan, serta air mineral.

Ia menjelaskan, banyak juga masyarakat yang peduli dan berinfak, ada yang memberikan uang saja, tetapi tidak makan. Hari ini, infak yang didapat mencapai Rp 425 ribu.

“Melihat antusias hari pertama ini begitu antusias, kemungkinan minggu depan kami akan menambah porsinya,” tandasnya.

Selain itu, Asnan salah satu pengunjung warung nasi pojok halal Cirebon asal Kegiren Kota Cirebon mengatakan dengan adanya warung nasi ini bisa membantu masyarakat kelas bawah.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi berkah dan bermanfaat untuk semuanya dan berlanjut, serta porsinya bisa ditambah lagi,” harapnya. (AC212)