Senin, 18 November 2019

Mahasiswa UPH Berikan Pelatihan di Desa Wisata Gerabah Sitiwinangun

Populer

Sebagai Icon Baru, PT. KAI Daop 3 Cirebon Resmikan Monumen Mesin Mekanik VDM 800 GS, Ini Bentuknya

Cirebon,- Bertepatan Hari Pahlawan yang jatuh tanggal 10 November 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Oprasional (Daop) 3...

Tradisi Panjang Jimat Muncul Sejak Masa Pemerintahan Pangeran Cakrabuwana

Cirebon,- Tradisi Maulid Nabi Saw, merupakan tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah Islamisasi di nusantara. Tradisi ini muncul...

Andra & The Backbone Meriahkan Puncak HUT ke-5 RSIA Cahaya Bunda Cirebon

Cirebon,- Perayaan puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda berlangsung meriah,...

Loko Coffee Shop Hadir di Kota Cirebon, Nongkrong Seperti Naik Kereta Api

Cirebon,- Setelah sukses membuka Loko Coffee Shop di Bandung pada bulan September lalu, PT. Reska Multi Usaha (RSU) kembali...

Festival of Light Cirebon Bisa Jadi Wahana Edukasi

Cirebon,- Festival of Light yang berada di kawasan Grage City Mall, Jalan Boulevard Grage City, Pegambiran, Kota Cirebon, hadir...

Cirebon,- Guna mendukung pengembangan desa wisata, Universitas Pelita Harapan (UPH) memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari UPH ini berlangsung di Balai Desa Sitiwinangun selama dua hari, Jumat dan Sabtu, tanggal 11-12 Oktober 2019.

1. Project Mahasiswa Tingkat Akhir

Stephanie Theodora Mulyono, S.ST., M.Par., selaku dosen pembimbing Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Fakultas Pariwisata Universitas Pelita Harapan mengatakan program pengabdian kepada masyarakat ini dalam rangka project dari mahasiswa Fakultas Pariwisata UPN tingkat akhir.

Loading...

“Mereka tugas akhirnya membuat project, salah satu kegiatannya adalah pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembekalan kepada masyarakat Desa Sitiwinangun,” ujarnya kepada About Cirebon, Sabtu (12/10/2019).

Topik yang diangkat pada project ini, lanjut Stephanie, yaitu pengenalan potensi wisata desa dan juga teknis pemanduan. Karena, kami mengharapkan bahwa masyarakat Desa Sitiwinangun ini bisa mengenal potensi wisata mereka yang nanti pada akhirnya bisa menjadi pemandu.

“Jadi, tidak hanya pak Kuwu saja yang selama ini memandu wisata, tetapi akhirnya akan ada SDM-SDM (Sumber Daya Manusia) lain, terutama para pemudanya untuk menjadi pemandu wisata,” ungkapnya.

2. Materi Yang Diberikan

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari mulai tanggal 11-12 Oktober 2019 ini, kata Stephanie, memberikan dua materi, yakni tentang potensi wisata Desa Sitiwinangun.

“Kita mengenalkan ada apa saja, karena mereka selama ini mengenalnya hanya gerabah, yang mereka tonjolkan,” terang Stephanie.

Padahal, menurut Stephanie, potensi wisata selain gerabah memilik potensi wisata lain seperti tentang kulinernya, kesenian, sejarah, hingga wisata religi.

Kemudian materi yang kedua, lanjut Stephanie, mahasiswa UPH Fakultas Pariwisata tingkat akhir ini memberikan materi untuk menjadi pemandu wisata yang baik.

“Selama ini mereka hanya belajar secara otodidak saja. Sehingga kita mencoba ajarkan agar menjadi pemandu wisata yang baik dengan teknis yang benar,” bebernya.

3. Dipilihnya Desa Sitiwinangun

Dipilihnya Desa Sitiwinangun sebagai tempat untuk project mahasiswa UPH Fakultas Pariwisata tingkat akhir ini, Stephanie menjelaskan bahwa Desa Sitiwinangun selama ini menjadi salah satu tujuan wisata UPH.

“Kami melihat respon dari desa sangat baik, dan dari Pak Kuwu juga sangat terbuka tentang pengembangan-pengembangan wisata,” terangnya.

“Oleh karena itu, kami tertarik disini menjadi project karena desa sangat terbuka sekali untuk dikembangkan dan mereka punya potensi. Jadi sayang kalau tidak dikembangkan,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, setelah diberikannya materi-materi terkait pengembangan pariwisata, Desa Sitiwinangun bisa benar-benar menjadi desa wisata yang siap menerima para wisatawan. Tidak hanya dari wisatawan lokal saja, tapi mungkin nantinya wisatawan mancanegara tertarik bisa masuk kesini.

4. Disambut Baik

Sementara itu, Kuwu (Kepala Desa) Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Ratija Brata Manggala menyambut baik dan mengapresiasi kepada mahasiswa Fakultas Pariwisata Universitas Pelita Harapan.

“Kami sangat berterima kasih kepada UPH yang sudah memperhatikan pengembangan wisata, khususnya di Desa Wisata Gerabah Sitiwinangun,” ujannya kepada About Cirebon.

Lanjut Ratija, dengan diadakannya pembekalan dari UPH ini bisa membantu kepada masyarakat agar mereka memiliki wawasan dalam penyelenggaraan pariwisata desa.

“Pembekalan pariwisata ini merupakan yang pertama yang dilakukan oleh perguruan tinggi. Sebelumnya kami belajar sendiri dengan mengambil pengalaman dari kunjungan-kunjungan ke tempat wisata yang lain dan itu kemudian menjadi informasi kemudian kami praktekkan,” terangnya.

5. Bisa Mendapat Pembelajaran

Untuk mendorong tingkat kunjungan wisata di desa gerabah Sitiwinangun, kata Ratija, pihaknya sudah menyiapkan, mulai dari infrastruktur, pemberdayaan kepada pengrajin, karena wisata di sini adalah wisata kerajinan dengan ikon kerajinan gerabah.

“Itu kami fasilitasi, seperti mengadakan pelatihan-pelatihan pengemban desain , teknologi produksi, dan Alhamdulillah kami mendapat bantuan dari Kemristekdikti berupa teknologi tepat guna dan website,” ungkapnya.

Baca Yuk : Desa Sitiwinangun Peroleh Bantuan Teknologi Tepat Guna

Pihaknya berharap, dengan adanya pembekalan ini semua peserta pelatihan bisa mendapatkan satu pelajaran, yang kemudian bisa dipraktekan di lapangan.

“Sehingga, penyelenggaraan kegiatan pariwisata di desa bisa memberikan kesan yang mendalam terhadap pengunjung,” harap Ratija.

6. Dapat Meningkatkan Kunjungan Wisata

Di tempat yang sama, Camat Jamblang. Drs. H. Abadi, M.Si juga mengapresiasi terkait pembekalan yang diberikan oleh mahasiswa dari UPH ini.

Oleh karena itu, kita harus menpersiapkan SDM mulai dari pengrajinnya yang perlu dikembangkan, dan SDM pemandunya juga kita harus siapkan.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, maka SDM yang ada di Desa Sitiwinangun bisa menjadi lebih meningkat,” bebernya.

“Dan, desa wisata gerabah Sitiwinangun ini juga bisa lebih dikenal lagi dan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Desa Sitiwinangun,” singkatnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

ADV150 Urban Exploride, Ajak Konsumen dan Komunitas Kunjungi Tempat Bersejarah di Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda Jawa Barat mengajak 100...

Cirebon Technopreneurship Kembali Gelar Seminar Nasional di Universitas Kuningan

Kuningan,- Revolusi industri 4.0 ada tantangan dan ada peluang yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kuningan (Uniku) bekerja...

DAM Tawarkan Berbagai Program Spesial di Honda Premium Matic Day Cirebon

Cirebon,- PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat bekerja sama dengan PT Astra Honda...

Nasi Jamblang Hj. Lili Berdayakan Warga Sekitar, Urban Farming Hingga Sirup Kemon

Cirebon,- Nasi Jamblang Hj. Lili yang baru dibuka pada tanggal 9 November 2019 lalu mengusung konsep yang berbeda. Dengan konsep modern, kuliner khas Cirebon...

Belia Lashes Tempat Perawatan Bulu Mata Hadir Di Cirebon

Cirebon,- Perawatan bulu mata kini sudah menjadi salah satu pilihan para wanita untuk terlihat lebih menarik. Perawatan ini juga sudah terbilang trend dan menjadi...

More Articles Like This