Rabu, 27 Mei 2020

Mahasiswa UPH Berikan Pelatihan di Desa Wisata Gerabah Sitiwinangun

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Masjid Raya At-Taqwa dan Masjid Sang Cipta Rasa Tidak Menggelar Salat Id

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah memperpanjang masa PSBB tahap kedua selama 14 hari kedepan.PSBB tahap kedua sudah dimulai...

Inilah Keputusan Bupati Cirebon dan Peraturan Bupati Cirebon tentang PSBB

Keputusan Bupati Cirebon Nomor : 443/Kep.235-Hukum/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Hukum Kabupaten Cirebon dalam rangka...

Pemda Kabupaten Cirebon Imbau Untuk Beribadah Salat Id di Rumah Saja

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon untuk tetap melaksanakan kegiatan beribadah di rumah saja.Dalam rapat...

Cirebon,- Guna mendukung pengembangan desa wisata, Universitas Pelita Harapan (UPH) memberikan pelatihan kepada masyarakat di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari UPH ini berlangsung di Balai Desa Sitiwinangun selama dua hari, Jumat dan Sabtu, tanggal 11-12 Oktober 2019.

1. Project Mahasiswa Tingkat Akhir

Stephanie Theodora Mulyono, S.ST., M.Par., selaku dosen pembimbing Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Fakultas Pariwisata Universitas Pelita Harapan mengatakan program pengabdian kepada masyarakat ini dalam rangka project dari mahasiswa Fakultas Pariwisata UPN tingkat akhir.

Loading...

“Mereka tugas akhirnya membuat project, salah satu kegiatannya adalah pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembekalan kepada masyarakat Desa Sitiwinangun,” ujarnya kepada About Cirebon, Sabtu (12/10/2019).

Topik yang diangkat pada project ini, lanjut Stephanie, yaitu pengenalan potensi wisata desa dan juga teknis pemanduan. Karena, kami mengharapkan bahwa masyarakat Desa Sitiwinangun ini bisa mengenal potensi wisata mereka yang nanti pada akhirnya bisa menjadi pemandu.

“Jadi, tidak hanya pak Kuwu saja yang selama ini memandu wisata, tetapi akhirnya akan ada SDM-SDM (Sumber Daya Manusia) lain, terutama para pemudanya untuk menjadi pemandu wisata,” ungkapnya.

2. Materi Yang Diberikan

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari mulai tanggal 11-12 Oktober 2019 ini, kata Stephanie, memberikan dua materi, yakni tentang potensi wisata Desa Sitiwinangun.

“Kita mengenalkan ada apa saja, karena mereka selama ini mengenalnya hanya gerabah, yang mereka tonjolkan,” terang Stephanie.

Padahal, menurut Stephanie, potensi wisata selain gerabah memilik potensi wisata lain seperti tentang kulinernya, kesenian, sejarah, hingga wisata religi.

Kemudian materi yang kedua, lanjut Stephanie, mahasiswa UPH Fakultas Pariwisata tingkat akhir ini memberikan materi untuk menjadi pemandu wisata yang baik.

“Selama ini mereka hanya belajar secara otodidak saja. Sehingga kita mencoba ajarkan agar menjadi pemandu wisata yang baik dengan teknis yang benar,” bebernya.

3. Dipilihnya Desa Sitiwinangun

Dipilihnya Desa Sitiwinangun sebagai tempat untuk project mahasiswa UPH Fakultas Pariwisata tingkat akhir ini, Stephanie menjelaskan bahwa Desa Sitiwinangun selama ini menjadi salah satu tujuan wisata UPH.

“Kami melihat respon dari desa sangat baik, dan dari Pak Kuwu juga sangat terbuka tentang pengembangan-pengembangan wisata,” terangnya.

“Oleh karena itu, kami tertarik disini menjadi project karena desa sangat terbuka sekali untuk dikembangkan dan mereka punya potensi. Jadi sayang kalau tidak dikembangkan,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, setelah diberikannya materi-materi terkait pengembangan pariwisata, Desa Sitiwinangun bisa benar-benar menjadi desa wisata yang siap menerima para wisatawan. Tidak hanya dari wisatawan lokal saja, tapi mungkin nantinya wisatawan mancanegara tertarik bisa masuk kesini.

4. Disambut Baik

Sementara itu, Kuwu (Kepala Desa) Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Ratija Brata Manggala menyambut baik dan mengapresiasi kepada mahasiswa Fakultas Pariwisata Universitas Pelita Harapan.

“Kami sangat berterima kasih kepada UPH yang sudah memperhatikan pengembangan wisata, khususnya di Desa Wisata Gerabah Sitiwinangun,” ujannya kepada About Cirebon.

Lanjut Ratija, dengan diadakannya pembekalan dari UPH ini bisa membantu kepada masyarakat agar mereka memiliki wawasan dalam penyelenggaraan pariwisata desa.

“Pembekalan pariwisata ini merupakan yang pertama yang dilakukan oleh perguruan tinggi. Sebelumnya kami belajar sendiri dengan mengambil pengalaman dari kunjungan-kunjungan ke tempat wisata yang lain dan itu kemudian menjadi informasi kemudian kami praktekkan,” terangnya.

5. Bisa Mendapat Pembelajaran

Untuk mendorong tingkat kunjungan wisata di desa gerabah Sitiwinangun, kata Ratija, pihaknya sudah menyiapkan, mulai dari infrastruktur, pemberdayaan kepada pengrajin, karena wisata di sini adalah wisata kerajinan dengan ikon kerajinan gerabah.

“Itu kami fasilitasi, seperti mengadakan pelatihan-pelatihan pengemban desain , teknologi produksi, dan Alhamdulillah kami mendapat bantuan dari Kemristekdikti berupa teknologi tepat guna dan website,” ungkapnya.

Baca Yuk : Desa Sitiwinangun Peroleh Bantuan Teknologi Tepat Guna

Pihaknya berharap, dengan adanya pembekalan ini semua peserta pelatihan bisa mendapatkan satu pelajaran, yang kemudian bisa dipraktekan di lapangan.

“Sehingga, penyelenggaraan kegiatan pariwisata di desa bisa memberikan kesan yang mendalam terhadap pengunjung,” harap Ratija.

6. Dapat Meningkatkan Kunjungan Wisata

Di tempat yang sama, Camat Jamblang. Drs. H. Abadi, M.Si juga mengapresiasi terkait pembekalan yang diberikan oleh mahasiswa dari UPH ini.

Oleh karena itu, kita harus menpersiapkan SDM mulai dari pengrajinnya yang perlu dikembangkan, dan SDM pemandunya juga kita harus siapkan.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, maka SDM yang ada di Desa Sitiwinangun bisa menjadi lebih meningkat,” bebernya.

“Dan, desa wisata gerabah Sitiwinangun ini juga bisa lebih dikenal lagi dan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Desa Sitiwinangun,” singkatnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

Jakarta,- Pada hari ini Telkomsel telah hadir di tengah masyarakat selama genap 25 tahun. Selama perjalanannya, Telkomsel secara konsisten...

Test Massal Swab akan Dilakukan di Kecamatan Gebang dan Losari

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon akan kembali melakukan tes Swab massal melalui metode PCR (Polymerase Chain Reaction)...

H+2 Lebaran, Terminal Harjamukti Belum Ada Aktivitas Penumpang

Cirebon,- H+2 Hari Raya Idulfitri, arus balik di Terminal tipe A Harjamukti Kota Cirebon masih terlihat sepi dan tidak ada aktivitas naik turun penumpang,...

Akses Lima Pintu Masuk Tol Arah Jakarta di Cirebon Dibatasi

Cirebon,- Jajaran Polresta Cirebon dibantu dengan TNI, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait memberlakukan pembatasan akses masuk kendaraan di lima pintu masuk tol arah Jakarta.Dalam...

Satu Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Sembuh

Cirebon,- Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengumumkan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon sembuh.Berdasarkan hasil pemeriksaan swab kedua negatif, pasien...

More Articles Like This