Mahasiswa Lakukan Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPRD Kota Cirebon, ini Tuntutannya

Cirebon,- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa bersama Masyarakat Cirebon menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPDR Kota Cirebon, Kamis (7/4/2022). Dalam aksi tersebut, mahasiswa berhasil merangsek ke halaman Kantor DPRD.

Pantauan About Cirebon di lokasi, para mahasiswa ingin bertemu langsung dengan Ketua DPRD, namun hanya ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Mohammad Handarujati Kalamullah.

Dalam aksinya, pihaknya meminta kepada DPRD Kota Cirebon menyatakan menolak kenaikan BBM (Bahan Bakar minyak) dan meminta untuk menstabilkan harga bahan pokok yang melonjak.

BACA YUK:  Momen Ramadan dan Idul Fitri 2022, Layanan Data Telkomsel Naik 21 Persen

“Kami menuntut mereka (DPRD) untuk segera menstabilkan BBM Pertalite yang ada di sekitar Cirebon. Bila kita mengacu pada UU Nomor 7 tahun 2014, pemerintah wajib menstabilkan barang-barang pokok di masyarakat dan pemerintah wajib menstabilkan pasokan minyak,” ujar Andito Galih, Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa bersama Masyarakat Cirebon kepada para pewarta.

Aksi kali ini, tambah Andito, menolak juga penundaan pemilu (pemilihan umum) dan tiga periode Jokowi. Kami, kata Andito, jelas menolak, karena melanggar konstitusi sesuai UUD 1945.

“Dengan ini kami sampaikan, bahwasannya kami masyarakat Cirebon dan Aliansi Mahasiswa melawan dan menolak kebijakan pemerintah yang sudah melawan konsitusi,” tegasnya.

BACA YUK:  Antisipasi Kemacetan Saat Arus Mudik Lebaran, Polresta Cirebon Luncurkan Tim Urai

Apabila DPRD mengindahkan tuntutan tersebut, kata Andito, pihaknya akan terus melakukan gerakan dan datang dengan jumlah yang lebih besar. Karena, menurutnya menjadi polemik nasional dan tanggung jawa kita bersama sebagai warga negara Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Mohammad Handarujati Kalamullah mengatakan karena kondisi Ketua DPRD Kota Cirebon saat ini masih dalam tahap pemulihan karena sakit, tidak bisa menemui para mahasiswa.

“Penyataan sikap yang diberikan oleh para mahasiswa, tentunya kami DPRD Kota Cirebon mendukung apa yang disampaikan oleh mahasiswa, bahwa kelangkaan sembako dan kenaikan BBM harus bisa diantisipasi oleh pemerintah,” ujar Andru sapaan akrab Handarujati.

BACA YUK:  Indohijab Akui Penjualan Busana Muslimah Melonjak di Tahun Ini

“Tentunya, kita akan menyampaikan aspirasi dari para mahasiswa ini kepada pemerintah pusat melalui DPR RI. Bagaimana DPR RI bisa melakukan pengawasan kepada pemerintah dengan melakukan operasi pasar,” sambungnya. (HSY)

(Dilihat: 92 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.