Mahasiswa Cirebon Berikan Waktu Tiga Hari untuk Sampaikan Aspirasi ke Pusat

Cirebon,- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Cirebon melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (11/4/2022).

Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Cirebon ini menyuarakan aspirasinya kepada pemerintah salah satunya kenaikan harga bahan pokok, kenaikan BBM dan menolak penundaan pemilu 2024 atau usulan 3 periode.

“Tuntutan kami ini berdasarkan apa yang menjadi kerugian dari masyarakat, salah satunya kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak),” ujar Ganesa perwakilan mahasiswa usai unjuk rasa.

BACA YUK:  Aksi Unjuk Rasa di Jalan Siliwangi Kota Cirebon Berjalan Kondusif

Menurut Ganesa, kenaikan BBM ini menjadi salah satu permasalahan dan faktor mencekiknya perekonomian masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Cirebon. Oleh karena itu, tambahnya, untuk memperjuangkan dan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan kami agar bisa di proses secara langsung.

“Selain BBM, kami bersikap bahwa mendesak DPRD Kota Cirebon untuk menolak penundaan pemilu 2024 dan menolak perpanjangan periode Joko Widodo. Itu yang menjadi poin tegas dan mendesak DPRD Kota Cirebon untuk menyatakan sikap,” kata Ganesa.

“Hasilnya, Ibu Afiati selaku Ketua DPRD Kota Cirebon menyepakati dan menginginkan segala tuntutan dari mahasiswa dan masyarakat ini bisa tersampaikan langsung ke pusat,” sambungnya.

BACA YUK:  Pakai Knalpot Bising, 48 Sepeda Motor Diamankan Satlantas Polresta Cirebon

Pihaknya juga mempertegas, penyampaian dari mahasiswa dan masyarakat Kota Cirebon diberikan waktu sampai tiga hari untuk dikawal dan monitoring agar bisa sampai ke pusat.

Aksi unjuk rasa yang berjalan dari pukul 15.00 sampai 18.00 WIB, kata Ganesa, ada beberapa teman-teman mahasiswa yang mengalami luka. Menurut data yang diterima, tambah Ganesa, ada sekitar kurang lebih 4 orang.

“Ketika tiga hari tidak sampai dan tidak terealisasikan, kami akan membuat gelombang yang lebih besar dari ini. Dan kami akan konsisten untuk melawan segala permasalahan dan memperjuangkan hak-hak masyarakat,” tegasnya. (HSY)

BACA YUK:  Operasi Libas Lodaya, Polres Cirebon Kota Ungkap 22 Kasus dan Amankan 34 Tersangka
(Dilihat: 74 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.