Rabu, 27 Mei 2020

Lulusan Akper Muhammadiyah Dijamin Langsung Kerja

Populer

H-3 Lebaran Idulfitri Kendaraan Roda Dua Padati Jalur Pantura Cirebon

Cirebon,- H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri, Jalur Pantura Cirebon dipadati kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,...

Tetap Dukung PSBB, Grage Mall dan Grage City Mall Memilih Buka Sehabis Lebaran

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon di perpanjang mulai hari ini tanggal 20 Mei - 2...

Inilah Keputusan Bupati Cirebon dan Peraturan Bupati Cirebon tentang PSBB

Keputusan Bupati Cirebon Nomor : 443/Kep.235-Hukum/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Hukum Kabupaten Cirebon dalam rangka...

Inilah Peraturan Wali Kota Cirebon tentang PSBB Tahap Kedua

Peraturan Wali Kota Cirebon No. 15 Tahun 2020. Klik : PDF PERWAL NO 17 TH 2020 TTG PSBB Tahap...

Update Kasus Covid-19 di Kota Cirebon Tanggal 21 Mei 2020

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 di Kota Cirebon berdasarkan data yang dirilis oleh laman resmi pusat informasi...

Cirebon,- Akademi Keperawatan (Akper) Muhammadiyah Cirebon yang berlokasi di Jalan Walet No. 21 Kertawinangun – Kedawung Cirebon setiap tahunnya melahirkan tenaga-tenaga profesional di bidang keperawatan.

Selain didukung jejaring kemitraan yang sudah cukup luas, juga dari sisi SDM dari para lulusan telah dibekali keilmuan yang memadai. Oleh karenanya, bagi para mahasiswa Akper Muhammadiyah Cirebon tidak perlu khawatir setelah lulus karena sudah dijamin bisa langsung kerja.

Direktur Akper Muhammadiyah Cirebon, Hj. Ruswati, S.Kep.,Ners.M.Kep menjelaskan saat ini lembaga pendidikan yang dipimpinnya tersebut telah memiliki gedung sendiri. Selain itu juga didukung dengan fasilitas laboratorium keperawatan yang lengkap berupa mini hospital, pembelajaran e-learning, i-campus, serta digital library dan internet hot spot.

Dari sisi kualitas tenaga pendidik, kata dia, kualifikasi dosen di Akper Muhammadiyah  Cirebon semuanya berstatus S2 Keperawatan bahkan ada yang sedang melanjutkan jenjang pendidkan S3.

Loading...

“Saat ini Akper Muhammadiyah Cirebon memiliki satu program studi yaitu prodi DIII keperawatan.  Institusi kami pun telah terakreditasi LAM-PTKes “B” pada tahun 2016 dan BAN PT “B” pada tahun 2019.  Para alumni kami lulus uji kompetensi >96,6 persen,” ujarnya.

Ruswati mengatakan, menghadapi proses jelang penerimaan mahasiswa baru tentunya kesiapan dan persiapan pun terus dilakukan. Bahkan, demi menjaga kualitas dan kuantitas pendidikan yang profesioal dibarengi dengan perbaikan sistem manajemen pun terus ditempuh.

Namun, kata dia, Akper Muhammadiyah Cirebon juga tetap memegang teguh komitmen dan kaidah serta  aturan yang tidak mengesampingkan unsur religiulitas sesuai ajaran agama Islam. Hal itu semata mata dalam menjaga marwah serta institusi yang berahlakul karimah.

“Penerimaan mahasiswa baru di Akper Muhammdiyah dari segi kuota dibatasi. Tentunya demi menjaga keseimbangan antara mahasiswa baru dan lulusan . Sehingga kami jamin, maksimal dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan. Para lulusan bisa bersaing dan sudah bisa terserap di dunia kerja karena presentasi lulusan yang bekerja sesuai dengan bidangnya 96,4 persen,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Direktur III Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, Hj. Sofiyati, S.Kep.,Ners.M.Kep menambahkan setiap lulusan sudah mengikuti uji kompetensi yang telah ditetapkan.

Selain itu, lulusan juga telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Perawat. Untuk jejaring dengan sejumlah institusi kesehatan penyedia lapangan kerja sudah berjalan.

Berdasarkan hasil survei, kata dia, lulusan Akper Muhammadiyah sudah banyak yang bekerja di RS Ciptomangunkusumo, RS Hasan Sadikin, RS Darmais, RS Pemerintah dan RS swasta lainnya.

Adapun banyak juga dari alumi yang menjadi sebagai PNS bahkan bekerja  ke luar  negeri seperti Jepang, Arab Saudi, dan lainnya.

“STR ini dapat digunakan untuk melakukan aktivitas pelayanan kesehatan di tempat bekerja. Saat ini, sudah banyak lulusan dari Akper Muhammadiyah Cirebon yang terserap di berbagai instansi. Baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, poliklinik, puskesmas dan perusahaan yang memiliki fasilitas homecare,” pungkasnya. (AC212/rls)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tenant Grage Mall Dan Grage City Mall Siap Ikuti Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

Cirebon,- Grage Group akan membuka operasional Grage Mall dan Grage City Mall, mulai Kamis 28 Mei 2020.Operasional Mall akan...

Mulai Besok Grage Mall dan Grage City Mall Siap Beroperasi Kembali

Cirebon,- Setelah menutup sementara operasional mall, Grage Group memutuskan Grage Mall dan Grage City Mall akan dibuka kembali besok, Kamis 28 Mei 2020.Seluruh tenant...

Kondisi Rumah Sangat Memprihatikan, Baznas Kota Cirebon Turun Tangan⁣ ⁣

Cirebon,- Sungguh mengejutkan saat memasuki rumah warga di RT 005 RW 001 No. 196 Gg. Rebon Pesisir Selatan Kelurahan Panjunan Kec. Lemahwungkuk Kota Cirebon⁣,...

Dampak Pandemi, Oleh-oleh Khas Cirebon Turun Hingga 90 Persen

Cirebon,- Dampak dari Pandemi Covid-19 dan juga larangan mudik oleh pemerintah, mengakibatkan omset tempat oleh-oleh khas Cirebon menurun drastis.Seperti yang dialami toko Oleh-oleh Daud...

25 Tahun Telkomsel Konsisten Melayani Negri Untuk Terus Bergerak Maju Bersama Indonesia

Jakarta,- Pada hari ini Telkomsel telah hadir di tengah masyarakat selama genap 25 tahun. Selama perjalanannya, Telkomsel secara konsisten memperkuat komitmen untuk mendampingi dan...

More Articles Like This