Kamis, 16 Juli 2020

Lulusan Akper Muhammadiyah Dijamin Langsung Kerja

Populer

Mister Seafood Hadir di Kota Cirebon Tawarkan Aneka Makanan Laut

Cirebon,- Kota Cirebon yang terletak di pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, terkenal dengan kuliner makanan lautnya yang enak.Hal tersebut...

Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Satu, Laki-laki 73 Tahun

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon kembali bertambah satu orang. Sehingga, total kasus Covid-19 di Kota Cirebon...

Bukit Salawe Sedong Bakal Jadi Objek Wisata Paralayang

Cirebon,- Salah satu tempat yang ada di wilayah timur Kabupaten Cirebon akan dijadikan objek wisata paralayang, tepatnya di kawasan...

Mulai Besok Tahun Ajaran Baru Dimulai, Kota Cirebon Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Cirebon,- Mulai esok, tahun pelajaran baru 2020/2021 dimulai. Belajar Dari Rumah (BDR) dengan pembelajaran jarak jauh tetap dilakukan di...

Pemkab Cirebon Izinkan Hiburan Seni dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Para pekerja seni yang tergabung dalam Aliansi Seniman Cirebon (ASC) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati...

Cirebon,- Akademi Keperawatan (Akper) Muhammadiyah Cirebon yang berlokasi di Jalan Walet No. 21 Kertawinangun – Kedawung Cirebon setiap tahunnya melahirkan tenaga-tenaga profesional di bidang keperawatan.

Selain didukung jejaring kemitraan yang sudah cukup luas, juga dari sisi SDM dari para lulusan telah dibekali keilmuan yang memadai. Oleh karenanya, bagi para mahasiswa Akper Muhammadiyah Cirebon tidak perlu khawatir setelah lulus karena sudah dijamin bisa langsung kerja.

Direktur Akper Muhammadiyah Cirebon, Hj. Ruswati, S.Kep.,Ners.M.Kep menjelaskan saat ini lembaga pendidikan yang dipimpinnya tersebut telah memiliki gedung sendiri. Selain itu juga didukung dengan fasilitas laboratorium keperawatan yang lengkap berupa mini hospital, pembelajaran e-learning, i-campus, serta digital library dan internet hot spot.

Loading...

Dari sisi kualitas tenaga pendidik, kata dia, kualifikasi dosen di Akper Muhammadiyah  Cirebon semuanya berstatus S2 Keperawatan bahkan ada yang sedang melanjutkan jenjang pendidkan S3.

“Saat ini Akper Muhammadiyah Cirebon memiliki satu program studi yaitu prodi DIII keperawatan.  Institusi kami pun telah terakreditasi LAM-PTKes “B” pada tahun 2016 dan BAN PT “B” pada tahun 2019.  Para alumni kami lulus uji kompetensi >96,6 persen,” ujarnya.

Ruswati mengatakan, menghadapi proses jelang penerimaan mahasiswa baru tentunya kesiapan dan persiapan pun terus dilakukan. Bahkan, demi menjaga kualitas dan kuantitas pendidikan yang profesioal dibarengi dengan perbaikan sistem manajemen pun terus ditempuh.

Namun, kata dia, Akper Muhammadiyah Cirebon juga tetap memegang teguh komitmen dan kaidah serta  aturan yang tidak mengesampingkan unsur religiulitas sesuai ajaran agama Islam. Hal itu semata mata dalam menjaga marwah serta institusi yang berahlakul karimah.

“Penerimaan mahasiswa baru di Akper Muhammdiyah dari segi kuota dibatasi. Tentunya demi menjaga keseimbangan antara mahasiswa baru dan lulusan . Sehingga kami jamin, maksimal dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan. Para lulusan bisa bersaing dan sudah bisa terserap di dunia kerja karena presentasi lulusan yang bekerja sesuai dengan bidangnya 96,4 persen,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Direktur III Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, Hj. Sofiyati, S.Kep.,Ners.M.Kep menambahkan setiap lulusan sudah mengikuti uji kompetensi yang telah ditetapkan.

Selain itu, lulusan juga telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Perawat. Untuk jejaring dengan sejumlah institusi kesehatan penyedia lapangan kerja sudah berjalan.

Berdasarkan hasil survei, kata dia, lulusan Akper Muhammadiyah sudah banyak yang bekerja di RS Ciptomangunkusumo, RS Hasan Sadikin, RS Darmais, RS Pemerintah dan RS swasta lainnya.

Adapun banyak juga dari alumi yang menjadi sebagai PNS bahkan bekerja  ke luar  negeri seperti Jepang, Arab Saudi, dan lainnya.

“STR ini dapat digunakan untuk melakukan aktivitas pelayanan kesehatan di tempat bekerja. Saat ini, sudah banyak lulusan dari Akper Muhammadiyah Cirebon yang terserap di berbagai instansi. Baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, poliklinik, puskesmas dan perusahaan yang memiliki fasilitas homecare,” pungkasnya. (AC212/rls)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tahun 2020, DAK Pembangunan Fisik SD di Kabupaten Cirebon Sebesar Rp. 21 Milyar

Cirebon,- Tahun 2020, sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Cirebon, akan menerima bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.Dana...

Selain Operasi Masker, Dishub Kabupaten Cirebon Bersama Kepolisian Akan Operasi Keselamatan

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon bersama-sama dengan pihak kepolisian akan melakukan operasi keselamatan berkendara di jalan raya.Menurut Kabid Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon,...

Hasil Swab Massal Pemandu Lagu di Kabupaten Semuanya Negatif

Cirebon,- Para Pemandu Lagu (PL) dari berbagai tempat hiburan malam yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon telah mengikuti pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) atau...

AKB di Kabupaten Cirebon, Petugas Gabungan Berikan Himbauan dan Razia Masker

Cirebon,- Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP Kabupaten Cirebon, TNI, dan Polri melakukan razia masker dan juga himbauan kepada transportasi umum serta pengguna...

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus OTT Pegawai Disdukcapil Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi pada 24 Juni 2020 oleh pegawai dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, telah ditetapkan sebagai...

More Articles Like This