Luas Wilayah Kota Cirebon Bertambah, Perlu Pemuktahiran Data Jelang Pemilu 2024

Cirebon,- Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cirebon menggelar rapat koordinasi. Acara tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Cirebon, Jalan Evakuasi Komplek Cimanuk No. 51, Kota Cirebon, Rabu (22/6/2022).

Dalam rapat koordinasi tersebut membahas terkait data Konsolidasi Pemutakhiran Data Pemilih. Salah satu yang dibahas yakni dengan warga perbatasan yang sudah masuk wilayah Kota Cirebon, namun masih belum ber-KTP Kota Cirebon.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi mengatakan terkait wilayah administrasi, Kota Cirebon kini sudah berubah dari 37 KM persegi menjadi 39 KM persegi. Hal ini terkait tindak-lanjut dari Permendagri Nomor 75 Tahun 2018 dan berpengaruh terhadap daftar pemilih untuk Pileg, Pilpres, dan Pilkada.

BACA YUK:  Ratusan Personil Damkar Lulus Diklat, Wakil Walikota Cirebon Harap Ilmunya Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat

“Kami dari tim penegasan batas daerah sudah melakukan komunikasi, koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Secara subtansi, dokumen-dokumen yang memfasilitasi untuk penyelesaian batas wilayah ini antara Bupati dan Wali Kota Cirebon sudah selesai,” ujar Agus.

Proses transisi peralihan pelaksanaan Permendagri No. 75 Tahun 2018, kata Agus, merupakan kewajiban dari perangkat daerah. Baik dari sisi administrasi kependudukan, pelayanan perijinan sampai peralihan atas hak tanah.

“Mudah-mudahan proses ini bisa selesai sebelum tahapan yang akan masuk di bulan Oktober adalah pemuktahiran data pemilih. Nanti data yang ada di Disdukcapil sudah berdasarkan Permendagri No. 75 tahun 2018,” kata Agus.

BACA YUK:  Inilah Jadwal One Way Arus Balik Lebaran di Tol Semarang - Jakarta

“Sehingga, potensi yang bisa kita antisipasi terkait dengan data pemilih sudah bisa diselesaikan. Walaupun nanti, dinamika mutasi penduduk masih tetap terjadi, minimal yang kursial terkait dengan perbatasan bisa diselesaikan,” sambungnya. (HSY)

(Dilihat: 46 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.