Rabu, 14 April 2021

LPSK Salurkan Kompensasi untuk Korban Tindak Pidana Teroris Masa Lalu di Kota Cirebon

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Alun-Alun Kejaksan Cirebon Baru Soft Opening, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan, Senin (12/4/2021). Soft launching tersebut...

Berawal dari Marketing Hotel, Rintis Usaha Baru di Bidang Kuliner⁣

Cirebon,- Mengawali usaha dari nol merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Siti Mutmainah . Setelah bertahun-tahun lamanya berkarir di dunia...

Aston Cirebon Hotel Kembali Hadirkan Kampoeng Ramadhan

Cirebon,- Setelah tahun lalu tidak menghadirkan Kampoeng Ramadhan, tahun ini Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan Kampoeng...

Selama Dua Minggu, Naik BRT Trans Cirebon Gratis

Cirebon,- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan bersamaan dengan Soft Opening Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (12/4/2021). Selama...

Cirebon,- Sebanyak 30 korban peristiwa teroris masa lalu di Kota Cirebon mendapat kompensasi dari negara. Penyaluran kompensasi tersebut disalurkan melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jumat (29/01/2021).

Penyaluran kompensasi yang berlangsung di Aula Sabila Satyawada Polres Cirebon Kota ini dihadiri para korban peristiwa bom di Masjid Azz -Dzikra tahun 2011 dan satu korban dari peristiwa bom Gereja Santa Maria Surabaya tahun 2016.

Kepala LPSK, Hasto Atmojo Suroyo mengatakan LPSK datang ke Cirebon ini untuk memberikan kompensasi dari negara kepada para korban pidana terorisme masa lalu atas kejadian pemboman di Masjid Azz -Dzikra 11 tahun yang lalu.

Loading...
BACA YUK:  Bulan Ramadhan, Ini Kesiapan Pertamina Amankan Pasokan Energi

“Kebetulan diselenggarakan disini (Polres Cirebon Kota), sekaligus mengenang para korban, terutama korban yang meninggal dunia akibat pidana terorisme masa lalu ini,” ujar Hasto kepada awam media.

Hasto menjelaskan, melalui LPSK memberikan kompensasi sebanyak 30 korban di Cirebon. Namun, ada salah satu korban dari tindak pidana bom di Gereja Santa Maria Surabaya, kebetulan yang bersangkutan tinggal di Cirebon.

“Untuk 30 orang ini, LPSK membayarkan kompensasi atas nama negara kurang lebih Rp. 3,8 Milyar kepada para korban ini,” ungkapnya.

“Setiap korban bervariasi (mendapat kompensasi), apakah korban meninggal dunia, luka berat, sedang, atau luka ringan. Jumlahnya memang tidak sama, tapi totalnya kurang lebih Rp. 3,8 Milyar,” tambahnya.

Pihaknya bersyukur, karena para korban pidana terorisme masa lalu mendapat kompensasi dari negara setelah hampir kurang lebih 10 tahun menunggu perhatian dari negara dalam bentuk kompensasi ini.

Hasto menambahkan, untuk masyarakat yang merasa menjadi korban tindak pidana terorisme masa lalu, bisa menghubungi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk mendapatkan penetapan.

BACA YUK:  Layanan GeNose C19 Hadir di Stasiun Jatibarang Mulai 30 Maret 2021

“Karena BNPT yang memberikan surat penetapan, LPSK yang memberikan kompensasi. Sehingga LPSK dan BNPT tidak bisa dipisahkan,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama Ramadan, Hotel Santika Cirebon Hadirkan Program Pawon Ramadan

Cirebon,- Bulan suci Ramadan kembali menyapa kaum muslim di seluruh dunia, Hotel Santika Cirebon pun tak ketinggalan untuk menyemarakkan...

Bulan Ramadhan, Ini Kesiapan Pertamina Amankan Pasokan Energi

Cirebon,- Memasuki Bulan Suci Ramadhan 2021, PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat memastikan kesiapan pasokan BBM, LPG, dan avtur di wilayah...

RAFI 2021, Telkomsel Pastikan Kualitas Jaringan dan Layanan Prima di 554 POI

Jakarta,- Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1442 H, Telkomsel pastikan kualitas jaringan dan layanan yang prima. Kesiapan tersebut diwujudkan dengan secara konsisten dan...

Konsisten dan Semangat Jalani Usaha akan Membuahkan Hasil⁣

Cirebon,- Menjadi pengusaha adalah jalan yang ditempuh oleh pasangan Mila Wijayanti dan Syahrizal Rizal. Keduanya memiliki berbagai usaha, mulai dari rental mobil, durian gembol,...

More Articles Like This