Rabu, 27 Oktober 2021

LPD Al Bahjah Bersama ACT Sediakan Ambulans Gratis Untuk Warga Gaza

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al Bahjah yang diasuh Buya Yahya Zainul Maarif bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap menyediakan ambulans gratis untuk warga Gaza, Palestina.

Setelah selesai proses karoseri dan branding untuk pengadaan Ambulans LPD Al Bahjah, Juli 2021, ambulans mulai beroperasi pada Agustus 2021 dengan penambahan alat-alat kebutuhan pada rak-rak yang ada dan test drive yang dilakukan oleh tim relawan ambulancs Aksi Cepat Tanggap di Gaza Strip.

BACA YUK:  Momentum Hari Kopi Internasional, Kenali Perangkat Pembuat Kopi di Rumah yang Pas dengan Gaya Ngopimu

“Alhamdulillah, Ini adalah kebanggaan tersendiri bagi jamaah Al Bahjah yang berada di Cirebon, walau ini juga pastinya dari jamaah Buya Yahya yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan luar negeri,” ujar Mega A. Fathir Kepala Cabang ACT Cirebon, Senin (23/8/2021).

Loading...

Mega menuturkan, ambulans ini sedianya dapat bekerja hingga 18 jam per hari dan mengangkut hingga maksimal 35 pasien per hari atau 1.050 pasien per bulannya. Baik itu pengantaran dari atau menuju klinik ACT ataupun rumah sakit yang ada di Gaza, dengan service yang gratis untuk semua pasien.

Penerima manfaat layanan kesehatan dari ambulancs Al Bahjah dan ACT ini adalah masyarakat Gaza di Governorate Gaza City dan juga layanan untuk mereka yang membutuhkan transportasi pasien dari dan ke rumah sakit atau klinik di Gaza.

Selain itu, ambulans Al Bahjah ini juga digunakan untuk memberikan layanan Home Visit oleh Dokter ACT yang ada di Gaza. Kunjungan ini untuk mengobati penyakit luka ringan yang tidak mengharuskan pasien untuk dirujuk ke klinik dan rumah sakit, ataupun ditujukan kepada pasien yang tidak dapat mengunjungi klinik atau rumah sakit.

Penanganan home care ini adalah layanan rutin dari tim medis ACT di seluruh wilayah di Gaza Strip.

BACA YUK:  Puncak Peringatan HSN 2021 PCNU Kabupaten Cirebon Digelar di Panembahan

Di Gaza sendiri terdapat 5 Rumah Sakit Indonesia yang beroperasi, yaitu Indonesia Medical Center Gaza, Indonesia Medical Center North Gaza, Indonesia Medical Center Khan Youniss, Indonesia Medical Center Rafah dan Indonesia Medical Center Middle Area Gaza Strip, Palestina.

“Selain bantuan medis yang menjadi kebutuhan darurat bagi warga Gaza, Palestina saat ini, kami juga mengajak masyarakat Cirebon khsususnya dan Indonesia pada umumnya untuk terus membantu kebutuhan darurat saudara kita di Palestina seperti pengadaan makanan, air bersih dan pendidikan.” ungkap Mega.

BACA YUK:  Arstone Gallery Cirebon Tawarkan Produk Marmer, Granit, Travertine, dan Onyx

Adapun alasan kenapa masyarakat Indonesia harus turut membantu rakyat Palestina, Mega menjelaskan karena yang terjadi di Palestina bukan hanya masalah agama yang sering digaungkan, tapi masalah kemanusiaan.

“Agresi 11 hari pada Mei lalu telah berakhir, tapi baru saja hari minggu (22/08) militer Israel kembali serang Gaza, Palestina. Penjajahan masih terus terjadi, dan ini adalah bencana kemanusiaan yang harus kita ambil peran,” tutup Mega. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This