Libur Tahun Baru 2022, Polri Antisipasi Kemacetan dan Kepadatan di Jalur Utama Serta Tempat Wisata

Cirebon,- Polri mengerahkan petugas gabungan sebanyak 177 ribu personil untuk mengamankan Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Selain itu, Polri juga membuka 1850 lebih pos pengaman dan 700 lebih pos pelayanan di seluruh Indonesia, dengan sasaran jalur dan objek wisata.

Hal tersebut disampaikan Direktur Regident Direktorat Korlantas Polri, Brigjen Pol. Yusri Yunus usai rapat koordinasi persiapan pengendalian transportasi pada masa libur tahun baru 2022 di Mapolresta Cirebon, Kamis (30/12/2021).

“Jumlah tersebut memang seluruh Indonesia, tapi fokusnya di Jawa, termasuk salah satunya ada di Jawa Barat. Jawa Barat menjadi hal-hal yang krusial pada saat kita rakor yang disampaikan Dirlantas Polda Jabar,” ujar Yusri kepada awak media.

BACA YUK:  Antisipasi Penyebaran Hepatitis Akut Misterius, Ini yang Dilakukan Dinkes Kota Cirebon

Pada saat arus balik nanti, lanjut Yusri, di KM 62 pertemuan antara Cikampek dan Cipali akan terjadi kepadatan. Namun, menurutnya untuk cara bertindak sudah dipersiapkan.

“Cara bertindak sudah dipersiapkan. Seperti nantinya akan dilakukan contra flow sudah dipersiapkan. Kemudian di Bogor arus puncak, sekitar pukul 16.00 WIB akan dilakukan penutupan dan dialihkan ke jalur alternatif,” bebernya.

“Ini upaya untuk mengindari terjadinya kepadatan, kemacetan di sana. Karena memang itu salah satu target kita melakukan prokes yang ketat, karena situasi saat ini pandemi COVID-19 sehingga akan kita kurangi mobilitas yang ada,” sambungnya.

BACA YUK:  Prakiraan Cuaca Kota Cirebon, 3 Mei 2022

Selain itu, kata Yusri, jalur alternatif di daerah Nagreg yang sering terjadi kepadatan sudah dilakukan koordinasi yang baik, termasuk kendaraan sumbu 3 yang menghambat arus balik akan dialihkan keluar dari jalur tol.

“Kendaraan sumbu 3, tadi Pak Menhub sudah menyampaikan, memang kepolisian mempunyai diskresi kepolisian. Walaupun memang diperbolehkan, tetapi melihat situasional yang ada, kalau itu (sumbu 3) menghambat arus balik nantinya, kita akan lakukan pengalihan dari jalur tol,” jelasnya.

Termasuk, kata Yusri, jalur yang rawan lakalantas sudah diantisipasi bersama-sama. Dan juga sudah dilakukan sosialisasi penggunaan rest area. (AC212)

(Dilihat: 14 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.