Senin, 17 Mei 2021

Libur Sekolah, Pengunjung Pelajar Keraton Kasepuhan Melonjak Pesat

Populer

Kampung Sabin, Tawarkan Konsep Suasana Bali

Cirebon,- Ingin merasakan suasana seperti di Ubud Bali, kini tidak perlu jauh-jauh harus pergi ke Bali. Pasalnya, di Cirebon...

Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

⁣⁣Cirebon,- Kecamatan Dukupuntang dikenal sebagai salah satu wilayah kecamatan penyangga pariwisata berbasis alam (Agrowisata) di Kabupaten Cirebon.⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣ Terdapat berbagai sumber...

Serentak, PGRI Kota Cirebon Bagikan 3000 Takjil dan Nasi Kotak di 4 Kecamatan⁣

Cirebon,- Di penghujung Ramadan 1442 H ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon mengadakan kegiatan berbagi. Berbeda dengan...

RedBox Barbershop Ramai Pengunjung, Hari Lebaran Tetap Buka

Cirebon,- Jelang hari raya Idulfitri, jasa potong rambut atau barbershop ramai pengunjung. Hal ini menjadi berkah tersendiri bari para...

Beberapa hari memasuki masa liburan sekolah, Keraton Kasepuhan Cirebon diserbu ribuan pengunjung. Tidak seperti biasanya, masa liburan pengunjung melonjak dengan pesat. Tak pandang bulu, seluruh kalangan memadati tiap ruang Keraton kasepuhan Cirebon, hingga para pelajar.

Suasana itu disampaikan Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan XIV, PRA Arief Natadiningrat pada CITO. Ia menyampaikan, liburan sekolah kali ini pengunjung Keraton Kasepuhan melonjak. Bahkan pengunjung dari para pelajar melonjak dari rata-rata 100-300 pelajar perhari, kini melonjak hingga 500 – 1000 pelajar perhari.

Sultan menambahkan, berdasarkan perhatiannya, para pelajar tertarik saat melihat kereta singa barong. Kalau di Keraton Yogyakarta dan Keraton Solo keretanya berasal dari Eropa, tapi Keraton Kasepuhan keretanya dibuat dari daerah Panembahan Losari Kabupaten Cirebon dan tukang kayunya dari Kali Wulu Ki Nata Guna.

Loading...
BACA YUK:  Pesona Curug Cigetruk yang Belum Banyak Orang Tahu dengan Ketinggian 27 Meter⁣⁣⁣

Bentuk keretanya yang unik menggambarkan tiga mahluk perbangsa yakni Gajah dari Negara India yang didominasi agama Hindu, Naga dari Cina yang didominasi agama Budha, dan Burung/ burok dari Arab yang didominasi Islam.

“Perpaduan suku bangsa dan agama yang bersatu, menandakan hidup harus penuh dengan toleransi,” jelas Sultan. 

Meski demikian, Sultan selalu berupaya memberikan pelayanan yang baik bagi seluruh pengunjung. Pelayanan tersebut ia target dengan peningkatan kebersihan, ketertiban dan kenyamanan. Sultan yakin kalau sudah lebih bersih, lebih tertib dan lebih nyaman, insyaallah pengunjung akan meningkat. 

“Kalau pengunjung sudah meningkat, kami berharap ekonomi masyarakat, seperti pengrajin, seniman, restoran dan hotel, turut meningkat,” ujar Sultan.

Sumber : CITO

BACA YUK:  Libur Lebaran, Pengunjung Goa Sunyaragi Meningkat Dibanding Tahun Lalu⁣
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Layanan KA Khusus Non-Mudik di Daop 3 Cirebon Berangkatkan 3.564 Penumpang

Cirebon,- Selama masa larangan mudik lebaran tahun 2021, PT KAI Daop 3 Cirebon telah melayani orang-orang yang dikecualikan sesuai...

Pasca Lebaran, Kepala Daerah Diminta Lakukan Uji Sampling Covid-19

Cirebon,- Pasca hari raya idul Fitri 1442 Hijriah, Presiden Joko Widodo saat Rakor Virtual mengintruksikan kepada Kepala Daerah untuk berhati-hati didalam menyikapi pasca mudik...

Moment Ramadan dan Idul Fitri 2021, Layanan Data Telkomsel Tumbuh 49 Persen

Jakarta,- Selama momen Ramadan dan Idulfitri 2021, Telkomsel mencatat lonjakan trafik layanan data hingga 39.7 Petabyte (PB), atau tumbuh 49% dibanding momen yang sama...

Penyekatan Arus Balik di Kota Cirebon, Hasil Pemeriksaan Antigen Dinyatakan Negatif

Cirebon,- Petugas Polres Cirebon Kota bersama petugas gabungan melakukan penyekatan arus balik dan pemeriksaan tes cepat antigen di Pos PAM Kalijaga, Kota Cirebon, Senin...

More Articles Like This