LDII Kota Cirebon Gelar Festival Anak Sholeh ke-5

0
436

Cirebon, 7 Januari 2018,- Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Cirebon menggelar acara Festival Anak Shaleh (FAS) ke-5, yang berlangsung di Pondok Pesantren Luhur Al-Kautsar, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, Minggu (07/01/2018).

Pada pembukaan Festival Anak Sholeh ke-5 dihadiri Ketua DPD LDII Kota Cirebon, Walikota Cirebon, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, dan seluruh tamu undangan.

Aston Hotel

Ketua DPD LDII Kota Cirebon, Drs. H. Mansyur Pribadi, M.Ag mengatakan, Festival Anak Sholeh merupakan agenda tahunan yang tertuang dalam program organisasi LDII Kota Cirebon.

“Kegiatan ini sebagai wahana untuk mengevaluasi hasil kegiatan belajar mengajar mengaji yang diselenggarakan di rumah-rumah, mushalla, masjid, dan Pondok Pesantren LDII Kota Cirebon bagi generasi muda,” ujarnya kepada About Cirebon.

Menurutnya, dilaksanakannya kegiatan Festival Anak Shaleh, bertujuan untuk membantu Pemerintah Kota Cirebon dalam merealisasikan visi Kota Cirebon yaitu RAMAH (Religius, Aman, Maju, Aspiratif, dan Hijau).

Teja Berlian
Teja Berlian 2
Teja Berlian 3

Ketua Panitia Pelaksana, H. Joko Susanto menambahkan, pada Festival Anak Sholeh ke-5 diikuti 600 peserta anak-anak, dan 300 peserta usia remaja.

“Tak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan bazar makanan dari anak-anak LDII Kota Cirebon,” jelasnya.

Selain itu, Walikota Cirebon, Drs. Nasrudin Azis mengatakan, kegiatan Festival Anak Sholeh ini merupakan bentuk nyata dari LDII Kota Cirebon untuk membantu program pemerintah meningkatkan akhlak bagi masyarakat Kota Cirebon.

“Kota Cirebon mempunyai program Religius yang tujuannya adalah bagaimana agar nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran ini menghiasi akhlak masyarakat Kota Cirebon,” bebernya.

Kata dia, festival ini menguji sejauh mana penyerapan ilmu-ilmu yang diberikan oleh Ustad-ustad yang ada di LDII Kota Cirebon di dalam menanamkan rasa peningkatan keimanan dan meningkatkan perbaikan akhlak.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada LDII Kota Cirebon atas segala daya upayanya. Semoga, ini bisa dijadikan contoh bagi seluruh organisasi pendidikan lainnya di Kota Cirebon,” tandasnya. (AC212)