Lanjut PSBB Jilid III , Pemerintah Kota Cirebon Gencarkan Pemeriksaan Tes Swab

Cirebon,- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di Kota Cirebon berakhir tanggal 2 Juni 2020.

Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan memperpanjang masa PSBB tahap ketiga dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Pada masa AKB ini, Kota Cirebon tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-29 dan mengencarkan rapid test Dan test swab.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. H. Edy Sugiarto mengatakan Kota Cirebon menargetkan sekitar 5 ribu warga untuk dilakukan rapid test.

“Kami targetkan 5 ribu warga. Dari target tersebut, sampai hari ini Kota Cirebon sudah melakukan rapid test sekitar 3 ribuan,” ujar Edy, Selasa (2/6/2020).

BACA YUK:  Sharing dengan Ridwan Kamil, Suhendrik Optimistis Kota Cirebon Bisa Maju Seperti Kota Bandung

Lanjut Edy, warga yang sudah dilakukan rapid test merupakan warga yang memiliki kerentanan tinggi terpapar Covid-19.

Selain rapid test, tambah Edy, Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan gencarkan pemeriksaan PCR atau swab.

“Mereka yang reaktif dari hasil rapid tes akan langsung melakukan tes PCR,” ungkapnya.

Saat ini, menurut Edy, sudah ada sekitar 100 lebih orang yang menjalani tes PCR. Ditargetkan sebanyak 1.558 warga segera menjalani tes PCR di dua rumah sakit yang ada di Kota Cirebon.

BACA YUK:  Antisipasi Lonjakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024, Pertamina Siapkan SPBU Modular dan Motorist

“Pemeriksaan PCR dilakukan di dua rumah sakit di Kota Cirebon, yakni di RSD Gunung Jati dan RS Pelabuhan Cirebon,” jelasnya.

Edy meminta kepada masyarakat Kota Cirebon, pada masa adaptasi kebiasaan baru, masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prosedur pencegahan penyebaran Covid-19 pada diri masing-masing.

“Jangan lupa untuk selalu membawa handsanitizer, rajin mencuci tangan jika disediakan tempat mencuci tangan, selalu memakai masker jika keluar rumah hingga menjaga jarak dan tidak berkerumun,” tutupnya. (AC212)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *