Kura-Kura Belawa Tersisa Sekitar 200 Ekor

Cirebon, 7 September 2014, – Kebeerlangsungan hidup kura-kura Belawa yang terdapat di Desa Belawa, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, jika tidak dijaga dan diperhatikan bisa saja punah.

Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama di bawah leading sektor Pemerintah Kabupaten Cirebon serta unsur terkait lainnya harus benar-benar menjadi perhatian sebagai aset daerah. Seperti yang diutarakan salah seorang pengurus dan peduli terhadap keberlangsungan hidup kura-kura belawa, Kusna (65 ).

Pada tahun 2010 lalu, kura-kura belawa terancam kepunahan akibat mati masal yang hingga kini belum diketahui penyebabnya yang hanya tinggal menyisakan beberapa ekor saja.

BACA YUK:  Pantai Kejawanan Kembali Dibuka untuk Wisatawan, Ini Penampakan Terbaru

Namun masa kelam itu kini mulai terkikis, karena dalam proses perkembangbiakannya dari mulai bertelur hingga pembesaran dinilai berhasil dilakukan.

” Kura-kura disini ada sekitar 200 ekor dan yang besarnya ada sekitar 50 ekor yang siap bertelur. Kalau proses bertelur hampir 70 persen menetas, namun yang sulit itu proses pembesarannya karena rentan mati jika kurang pemeliharaan dari segi makanan ataupun kolam pembiakannya,” terang Kusna.

Meski selama ini ada bantuan dana dari pemda setempat setiap bulannya untuk pemeliharaan dan pakan namun, Kusna mengaku, itu dinilai minim.

BACA YUK:  22 Desa di Kabupaten Cirebon Resmi Ditetapkan sebagai Desa Wisata

“Untuk biaya makan saja sehari menghabiskan 2kg daging ayam untuk semua kura-kura disini dan pemkab hanya memberikan biaya sebesar 500 ribu,” ujarnya.

Namun mesti begitu kami tetap berusaha bagaimana caranya binatang ini tetap lestari sampai anak cucu kita juga tetap bisa menyaksikannya. (AC313)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *