Kamis, 20 Januari 2022

Kota Cirebon Siap Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Permudah Proses Kepemilikan Rumah, Tulus Asih Group Gelar Akad Kredit Massal

Cirebon,- Memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah impian, Tulus Asih Group, Developer Properti Terbesar Se-Wilayah III Cirebon...

Satnarkoba Polresta Cirebon Ungkap 13 Kasus dan Amankan 17 Tersangka

Cirebon,- Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 13 kasus peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon. Petugas juga...

Cirebon,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai tanggal 12 Juni 2020.

Keputusan tersebut berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 443/Kep.274-Hukham/2020 tentang pembatasan sosial berskala besar tingkat daerah Provinsi Jawa Barat dalam rangka percepatan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Namun, Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal. Pasalnya, Kota Cirebon salah satu kota di Jawa Barat yang masuk dalam kategori zona biru dari 15 daerah di Jawa Barat.

Loading...

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Eti Herawati usai video Conference bersama Gubernur Jawa Barat mengatakan Kota Cirebon siap untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru (ABK), karena masuk dalam zona biru.

Baca Yuk : Masuk Zona Biru, Kabupaten Cirebon Tidak Perpanjang PSBB

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Berhasil Tangkap Anggota Geng Motor yang Terlibat Pengeroyokan dan Penganiayaan

“Kota Cirebon sudah masuk zona biru, dan ada beberapa yang nanti regulasinya akan dirapatkan kembali,” ujar Eti, Jumat (29/5/2020).

Lanjut Eti, Wali Kota Cirebon malam ini akan membahas dengan lima kepala daerah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) dan setelah itu akan di rapatkan kembali dengan Forkopimda dan dinas terkait.

“Setelah pertemuan dengan kepala daerah se-Ciayumajakuning, kita akan rapatkan barisan dengan seluruh dinas terkait, serta dengan TNI-Polri, untuk menyikapi arahan gubernur,” ungkapnya.

Walaupun Kota Cirebon tetap melaksanakan PSBB tahap ketiga, menurut Eti, Kota Cirebon siap untuk melaksanakan adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

“Kami siap melaksanakan AKB. Nantinya setiap dinas akan menyosialisasikan AKB di bidangnya masing-masing,” jelasnya.

Eti meminta kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 ketika penerapan AKB di Kota Cirebon.

“Masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti tidak berkerumun, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan selalu pakai masker,” pungkas Eti.

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Berhasil Tangkap Anggota Geng Motor yang Terlibat Pengeroyokan dan Penganiayaan

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda menjelaskan bahwa TNI – Polri siap mengawal penerapan AKB atau New Normal di wilayah Kota Cirebon. Karena, sejak awal sudah bekerja sama dengan pemerintah.

“Kami siap mengawal penerapan AKB dan akan ada penguatan tertentu untuk mendisiplinkan masyarakat,” ujar Syamsul.

Lanjut Syamsul, dalam penerapan AKB di wilayah Kota Cirebon akan menerjunkan sepertiga kekuatan personil dari 890 personil yang dimiliki Polres Cirebon Kota.

Dengan adanya AKB ini, kata Syamsul, maka akan ada penguatan TNI dan Polri yang hadir di tempat-tempat keramaian seperti mall dan pusat perbelanjaan.

“Jadi, kegiatan yang dilakukan pemerintahan akan didampingi oleh TNI dan Polri untuk memastikan masyarakat disiplin dengan adaptasi yang baru,” ungkapnya.

Syamsul menambahkan, pemerintahan, TNI dan Polri juga akan menyosialisasikan kebiasaan baru yang harus kita terima hari ini. Seperti kebiasaan rajin mencuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak dan perilaku hidup sehat.

“Untuk itu istilah AKB ini digunakan, bukan new normal life. Karena jika istilah new normal life yang digunakan maka dikhawatirkan masyarakat yang tidak mengerti akan kembali ke zaman seperti belum ada Covid-19,” tutupnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tespoin Akan Gelar Munas di Bandung, Ini Agenda Kegiatannya

ABOUT SEMARANG – Perkumpulan Teknisi Ponsel Indonesia (Tespoin) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dan silaturahmi yang akan digelar di Hotel...

Menghibur Anak Saat Vaksin, Transformer Hadir di Vaksin Merdeka

Cirebon,- Vaksinasi Merdeka anak usia 6-11 tahun yang diselenggarakan oleh Polres Cirebon Kota bersama dengan Pemerintah Kota Cirebon menghadirkan cosplay kartun, Rabu (19/1/2022). Kegiatan...

Forum Pengada Layanan Apresiasi Atas Diresmikan RUU TPKS

Cirebon,- DPR RI resmi menetapkan Rancangan Undang-undang (RUU) TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) yang menjadi inisiator DPR. Dengan diresmikan RUU TPKS, Forum Pengada Layanan...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

More Articles Like This