Minggu, 17 Oktober 2021

Kota Cirebon Perpanjang PSBB Proposional Hingga 22 Februari 2021

Populer

750 Tanaman Bonsai Nasional Dipamerkan di Cirebon

Cirebon,- Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Cirebon menggelar Pameran Bonsai Nasional dan Exibisi Adenium hingga 12 Oktober 2021....

Selama Pandemi COVID-19, Pecinta Bonsai di Tanah Air Meningkat 40 Persen

Cirebon,- Selama Pandemi COVID-19 banyak masyarakat memiliki waktu luang untuk beraktivitas dan menyalurkan hobi. Seperti halnya pecinta tanaman hias...

Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Astana Gunung Jati

Cirebon,- Kirab Merah Putih dalam rangka HUT ke-76 TNI, membawa bendera pusaka dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung...

Tiga Atlet Asal Kota Cirebon Raih Medali di PON XX Papua

Cirebon,- Sebanyak 17 atlet asal Kota Cirebon memperkuat kontingen Jawa Barat dalam PON XX 2021 Papua. Dari 17 atlet...

Bangun Bisnis Industri Rumahan, Pasangan Suami Istri Ini Raup Omset Ratusan Juta Rupiah

Cirebon,- Pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap penjualan para pelaku bisnis hingga UMKM. Namun, pandemi ini tidak berpengaruh terhadap usaha...

Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon kembali memperpanjang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara proposional. Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Walikota Cirebon nomor: 444/07-PEM.

Surat edaran ditandatangani oleh Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis tanggal 8 Februari 2021. PSBB secara proposional ini mulai berlaku tanggal 9 Februari sampai dengan 22 Februari 2021.

“Perpanjangan PSBB proposional adalah sesuatu hal yang memang harus dilakukan,” ujar Azis saat ditemui About Cirebon di Balaikota Cirebon, Selasa (09/02/2021).

Loading...
BACA YUK:  Tingkatkan Kesiapan Saat Tugas, Propam Polresta Cirebon Periksa Personel

Menurut Azis, diperpanjangnya PSBB tersebut, melihat kondisi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat cukup tinggi. Termasuk di Kota Cirebon yang masuk dalam kategori sedang.

“Ini yang harus menjadi perhatian warga Kota Cirebon. Jadi, perpanjangan PSBB dan sejenisnya, itu merupakan rambu-rambu,” ungkapnya.

Sehingga, kata Azis, yang paling utamanya adalah sikap masyarakat Kota Cirebon untuk melindungi dirinya. Dengan melindungi diri kita, sambung Azis, sama dengan melindungi orang lain.

“Jadi jangan lupa 3 M nya ini harus disiplin. Kita semua harus berusaha, bukan hanya Satpol PP, TNI, Polri, dan bukan saja Satgas yang memberikan edukasi 3M. Tapi seluruh masyarakat Kota Cirebon agar sadar, semakin banyak yang sadar peluang terpapar makin sedikit,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Dinas Sosial Kota Cirebon Bangun Shelter Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

2 Kota Sekaligus! FIFGroup Fest Beri Kejuatan Promo di Samarinda dan Balikpapan

Samarinda,- FIFGROUP FEST kembali hadirkan event promo pertamanya di bulan Oktober dengan menyambangi 2 kota sekaligus, yaitu Kota Samarinda...

Musyawarah Nasional IMA Tetapkan Suparno Djasmin Sebagai President IMA Periode 2021-2023

Jakarta,- Seiring dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2019-2021, presidium IMA menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2021. Munas yang diselenggarakan tiap...

Sampaikan Aspirasi, Warga Cucimanah Kota Cirebon Dapat Bantuan Kursi Roda dan Tongkat

Cirebon,- Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati memberikan bantuan kursi roda dan tongkat kepada warga Cucimanah Kelurahan Jagasatru, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Sabtu (16/10/2021). Bantuan...

Tingkatkan Moderasi Beragama, Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama RI Gelar Halaqah Nasional di Cirebon

Cirebon,- Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama (Kemenag) RI bekerja sama dengan Yayasan Lentera Muda Indonesia dan GP Ansor Kabupaten Cirebon menggelar Halaqah Nasional, Deklarasi,...

More Articles Like This