Jumat, 17 September 2021

Kota Cirebon Masuk Tiga Besar di Jawa Barat terkait Total Vaksinasi

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Cirebon,- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/598/2021 tentang percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat lanjut usia (Lansia), penyandang disabilitas, pendidik dan tenaga pendidikan.

Surat Edaran ini dimaksudkan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia, penyandang disabilitas, serta pendidik dan tenaga kependidikan dengan dukungan dan kerja sama fasilitas pelayanan kesehatan dan pemerintah daerah.

Surat Edaran yang ditandatangani langsung Menteri Kesehatan (Menkes) Budi G. Sadikin itu berisikan ketentuan terkait vaksinasi kategori tersebut, salah satunya ada di poin ke lima. Dalam poin tersebut yakni pemberian vaksinasi Covid-19 kepada orang/relawan yang membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat lanjut usia, dengan mekanisme 1 banding ≥ 2 yaitu 1 orang dapat divaksin jika membawa minimal 2 orang masyarakat lanjut usia untuk divaksinasi Covid-19 dosis ke-1.

Loading...
BACA YUK:  Rayakan Ulang Tahun Ke-4, Komunitas Cirebon Babywearers Adakan Virtual Festival

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi mengatakan terkait surat edaran Menkes tersebut di Kota Cirebon sudah diterapkan puskesmas untuk percepatan target vaksinasi khususnya warga lansia.

“Semua puskesmas sudah berjalan (percepatan vaksinasi), yang bawa lansia, itu yang bawanya meski usia di bawah lansia bisa divaksin,” ujar Agus, Senin (21/6/2021).

Menurut Agus, vaksinasi Covid-19 khusus lansia di beberapa daerah memang terhitung lambat. Karenanya, percepatan dilakukan, salah satu caranya yakni usia di atas 50 (pra lansia) bisa divaksin.

“Vaksinasi lansia yang semula dikategorikan dengan usia di atas 60 tahun, kini diperluas dengan kategori pra lansia di atas 50 tahun. Pak Gubernur juga sudah memerintahkan vaksinasi untuk umur di atas lima puluh tahun,” ungkapnya.

Berdasarkan data Laporan Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Kota Cirebon masuk dalam tiga besar tertinggi terkait total cakupan vaksinasi Covid-19 bagi lansia dan pelayan publik. Dengan total 79.06 persen untuk tahap pertama dan 58.75 persen tahap kedua.

BACA YUK:  Bunda, ini Saran dr. Yasmin Dermawan untuk Kehamilan Saat Pandemi COVID-19

Khusus kategori lansia, Kota Cirebon pun menjadi daerah yang tertinggi keempat dalam cakupan vaksinasi Covid-19 dengan total 26.84 persen untuk tahap pertama dan 20.74 persen untuk tahap keduanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kesunean, drg. Andy Benjamin Setiadi mengatakan terkait vaksinasi Covid-19 di atas usia 50 tahun, di wilayah kerja Puskesmas Kesunean pelaksanaannya sedang berjalan.

“Jadi di kami sekarang vaksinasi dipusatkan di Puskesmas, tidak lagi di Baperkam, sembari melihat animo masyarakat,” ujarnya.

Untuk mendukung percepatan vaksinasi lansia, drg. Andy mengatakan pihaknya pun akan menjemput bola. “Kami juga melaksanakan sesuai dari Dinas Kesehatan (Dinkes), terkait vaksinasi usia di atas 50 tahun ini,” ungkapnya.

drg. Andy menyampaikan, masyarakat saat ini sudah mengharapkan dapat divaksin tanpa adanya batasan usia.

“Sebagian masyarakat di atas 18 tahun yang ingin divaksin berharap sudah boleh divaksin, hal ini dapat tercapai dengan adanya percepatan vaksinasi lansia ini,” ujarnya.

Di kesempatan lain, Lurah Kejaksan, Catur Wulan Anggraeni mengatakan, vaksinasi di Kelurahan Kejaksan memang memiliki strategi untuk percepatan. “Kami bersama Puskesmas Pamitran, strateginya kami mempersilahkan yang di bawah 60 tahun yang ingin divaksin, dapat divaksin dengan membawa lansia,” ucapnya.

BACA YUK:  Aplikasi WhatsApp Mulai 1 November Tidak Dapat Digunakan Lagi di HP Android dan iPhone, ini Daftarnya

Saat ini, kata Catur, pemerintah fokus percepatan vaksinasi lansia, sedangkan antusiasnya terhitung lambat. “Melalui strategi ini, target vaksinasi lansia dapat tercapai, pra lansia yang ingin divaksin pun dapat segera divaksin ” ujar Catur. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon,...

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan kontribusinya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup...

Pemkab Targetkan Tahun 2021 Semua Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Sudah Bersertifikat

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan tahun 2021 bidang tanah di wilayahnya sudah bersertifikat. Sebab, pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan Program Prioritas Nasional...

Evaluasi PTMT, Komisi III Minta Pemkot Cirebon Lakukan Uji Swab Acak untuk Pelajar

Cirebon,- Komisi III DPRD Kota Cirebon meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMP Negeri 1 Kota Cirebon dan SD Negeri Kebon Baru...

More Articles Like This