Senin, 30 November 2020

Komunitas Peduli Lingkungan di Cirebon Manfaatkan Limbah Sampah Organik untuk Pakan Lele⁣

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

CSB Mall Kembali Gelar CSB Fashion Week 2020⁣

Cirebon,- CSB Mall kembali menggelar event tahunan CSB Fashion Week (CFW) yang berlangsung di Atrium Utama CSB Mall, Jalan...

Rumah Sakit dan Tempat Isolasi Mandiri di Kota Cirebon Full

Cirebon,- Kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Cirebon kembali meningkat. Sampai hari ini, total kasus konfirmasi di Kota Cirebon mencapai...

Cirebon,- Pemuda RW 05, Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon yang tergabung dalam Komunitas Peduli Lingkungan (Kopeling) memanfaatkan limbah sampah organik untuk pakan lele.⁣

Komunitas yang baru berdiri di awal tahun 2020 ini sudah mempunyai 12 kolam ikan lele yang terbuat dari terpal. Dan saat ini tengah membangun kembali 8 kolam terpal.⁣

Abdul Halim Miharja, Koordinator Bagian Perikanan Komunitas Peduli Lingkungan mengatakan ide awal membuat pakan ikan lele dari sampah organik ini karena keprihatinan akan sampah di lingkungannya.⁣

“Awalnya prihatin akan sampah di lingkungan kita sendiri, tapi dengan berjalannya waktu kita mencoba pengolahan sampah organik untuk pakan lele,” ujarnya saat ditemui About Cirebon, Jumat (20/11/2020).⁣

BACA YUK:  Mau Mencari Makanan Pendamping ASI? Nah Sekarang Tersedia di IVY Baby Shop⁣



Sampah organik yang digunakan, lanjut Halim, yakni potongan sayuran, sisa makanan dan lainnya. Kemudian diolah menjadi pelet sebagai pakan ikan lele yang dikembangkan oleh Kopeling.⁣

“Awalnya kita menggunakan sampah saja, cuma untuk pakan lele kurang maksimal. Jadi kita tambah tepung ikan dan bekatul untuk pertumbuhan lelenya. Alhamdulillah sekarang berkembang,” jelas Halim.⁣

Halim memaparkan, pertumbuhan ikan menggunakan pakan lele dari sampah organik sangat baik. Namun, jika dibandingkan dengan membeli pakan lele ongkos pembeliannya tidak menutup.⁣

“Jadi, dengan pakan dari sampah organik ini mampu memotong biaya produksi budidaya ikan lele. Kalau beli, otomatis untuk pakan ikan tidak menutup biaya produksinya,” kata Halim.⁣

“Kalau kita beli pakan pabrikan untuk 1.000 ikan saja membutuhkan maksimal 3 sak atau satu sak nya sekitar 30 kilogram,” tambahnya.⁣



Dari budidaya ikan lele ini, Komunitas Peduli Lingkungan sudah mulai memetik hasilnya. Namun, hasilnya baru dijual untuk masyarakat sekitar, karena untuk memenuhi permintaan dari luar masih belum memenuhi.⁣

“Sekarang masih dijual ke warga, kalau permintaan dari luar belum bisa terpenuhi. Paling sekali panen hanya sekuintal dan itu baru bisa memenuhi kebutuhan warga RW 05,” katanya.⁣

Sampai saat ini, tambah Halim, Kopeling baru memiliki 12 kolam budidaya ikan lele yang terbuat dari terpal. Dimana, satu kolam berisi 2.500 ekor.⁣

“Sampai saat ini sudah ada 12 kolam lele dan sekarang sedang membangun lagi 8 kolam yang serupa,” tandasnya.⁣

Sementara itu, Ketua RT 05, Kelurahan Sumber, Muhammad Jaelani menjelaskan pengolahan sampah ini diawali dengan pembuatan pupuk. Tetapi, dengan sejalannya waktu nilai ekonomi pembuatan pupuk tidak ada.⁣

“Awalnya kita buat pupuk, tapi setelah beberapa bulan nilai ekonominya tidak ada bahkan malah minus. Akhirnya pindah ke lele karena nilai ekonominya ada, bahkan bisa untuk pengembangan,” beber Jaelani.⁣

“Awalnya punya satu terpal dan sampai saat ini berkembang dengan memiliki 12 kolam dan 8 kolam yang tengah dibangun,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Sembuh dari Covid-19, Putra Kadinkes Kabupaten Cirebon Donorkan Plasma
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Masyarakat Terdampak Pandemi Dapat Bantuan Beras 11 Ton

Cirebon,- Polresta Cirebon mendistribusikan bantuan beras untuk warga terdampak pandemi Covid-19. Total bantuan beras yang disalurkan mencapai 11 ton. Kapolresta...

Pendiri Codefirst dari Cirebon Raih 2nd Winner Pada Ajang Wirausaha Muda Mandiri 2020⁣

⁣Cirebon,- Founder Startup Codefirst, Aditya Kurniawan Chandra, B.Com (Acc&Fin), M.M yang juga Dosen Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC) berhasil meraih prestasi sebagai 2nd Winner...

by.U Telkomsel Dapat Predikat Brand Pilihan Generasi Z di Indonesia

Jakarta,- by.U sukses mendapat predikat sebagai brand (merek) pilihan Generasi Z di Indonesia dalam acara Marketeers Youth Choice Brands of the Year 2020. Pada...

20 Tahun Berkarya, MJ Batiqu Persembahkan Koleksi Busana Pria Kekinian

Cirebon,- Jaenudin atau yang dikenal dengan MJ Batiqu, Designer atau perancang busana khusus pria ternama di Kota Cirebon mempersembahkan koleksi terbaru dalam gelaran CSB...

More Articles Like This