Senin, 29 November 2021

Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya Mencatat Kekerasan Terhadap Anak Meningkat⁣⁣

Populer

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Open Bidding di Pemkab Cirebon Minta Pendampingan KPK RI

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon meminta para pejabat Eselon II yang ikut tes seleksi open bidding mampu membuat inovasi untuk kemajuan...

Kalahkan Petahana, Tukang Becak ini Terpilih Menjadi Kuwu Desa Jungjang

Cirebon,- Pemilihan Kepala Desa (Kuwu) serentak di wilayah Kabupaten Cirebon berlangsung Minggu (21/11/2021). Pemilihan Kuwu tersebut diselenggarakan di 135...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

⁣Cirebon,- Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak Cirebon Raya mencatat kekerasan anak pada tahun 2020 atau selama masa Pandemi Covid-19 meningkat.⁣⁣
⁣⁣
Menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya, Siti Nuryani kekerasan terhadap anak terjadi sejak diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).⁣⁣
⁣⁣
“Dari data yang dimilik Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya, kekerasan terhadap anak pada tahun 2020 meningkat. 50 persen itu kekerasan seksual, 20 persen kekerasan fisik dan 20 persen kekerasan psikis,” ujar Siti saat kegiatan Coffee Morning di Hotel Zamrud, Kamis (7/1/2021).⁣⁣
⁣⁣
Adanya kekerasan fisik dan psikis kepada anak selama Pandemi, menurut Siti, banyak orang tua yang tidak sabar sehingga memaksa anaknya untuk pembelajaran jarak jauh.⁣⁣
⁣⁣
“Kemudian kekerasan seksual, hampir 50 persen yang biasanya anak beraktivitas di luar, namun saat Pandemi harus diam di rumah, sehingga terjadi hubungan seksual,” ungkapnya.⁣⁣

BACA YUK:  DPRD Kota Cirebon Setujui Tiga Raperda Penyertaan Modal untuk BUMD


⁣⁣
Banyak orang tua, kata Siti, terkadang cuek jika anak-anak pembelajaran jarah jauh dengan menggunakan handphone. Akhirnya, karena cuek tersebut anak membuka situs-situs yang lainnya.⁣⁣
⁣⁣
“Jadi dengan adanya PJJ anak terbiasa menggunakan HP dan cenderung membuka situs-situs yang lainnya,” terangnya.⁣⁣
⁣⁣
Oleh karena itu, menurut Siti, orang tua harus memantau anak-anaknya saat pembelajaran jarak jauh atau sedang menggunakan handphone.⁣⁣
⁣⁣
Sementara itu, terkait pembelajaran tatap muka, Komnas Perlindungan Anak Cirebon Raya tidak mengerucut apakah harus pembelajaran tatap muka ataupun jarak jauh.⁣⁣
⁣⁣
“Tapi, hasil dari yang kita lakukan pada tanggal 22 Desember 2020 di Kabupaten Cirebon, hampir semua meminta pembelajaran tatap muka,” jelasnya.⁣⁣
⁣⁣
Karena, tambah Siti, pembelajaran jarak jauh ataupun tatap muka ada positif dan negatifnya. Jika adanya tatap muka harus dipersiapkan protokol kesehatan.⁣⁣
⁣⁣
“Kami Komnas Perlindungan Anak siap untuk memantau ke sekolah-sekolah untuk melihat persiapan sejauh mana terkait protokol kesehatan,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Finalisasi Raperda Penyertaan Modal BJB Rampung, Tinggal Persetujuan Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jalin Kemitraan, RS Sumber Kasih Cirebon Gelar Kompetisi Futsal

Cirebon,- Rumah Sakit Sumber Kasih Cirebon menggelar Futsal Competition bersama mitra kerja. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 27...

Pondok Yatama Mendunia Gandeng Komunitas Mobil Berdayakan Santri Yatim

Cirebon,- Pondok Yatama Mendunia membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada seluruh pihak yang hendak berkontribusi pada pemberdayaan potensi sumber daya manusia desa, khususnya kelompok yatim dan...

Inilah Kopi Bin Rosyad Produksi Desa Guwa Kidul

Cirebon, Guna menjawab tantangan pecinta kopi asli yang sedang digandrungi masyarakat, kini Kuwu Desa Guwa Kidul Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon mengelola produk kopi sachet...

Sekda Kota Cirebon : Peran Masyarakat Jadi Kunci Berantas Rokok Ilegal

Cirebon, - Pemberantasan rokok ilegal menjadi tugas semua pihak. Tidak hanya unsur pemerintahan, partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam melaksanakan agenda tersebut. Hal itu...

More Articles Like This