Selasa, 20 Agustus 2019

Komisi III DPRD dan Kepala Sekolah Bahas tentang PPDB

Populer

Resmi Ganti Nama Argo Cheribon, Daop 3 Cirebon Bagikan 2019 Cake Kepada Penumpang

Cirebon,- PT KAI Daerah Oprasional (Daop) 3 Cirebon membagikan 2019 cake kepada pengguna jasa KA Argo Cheribon, Jumat (16/8/2019).Pemberian...

Menikmati Perjalanan Cirebon Menuju Solo

Cirebon,- Kota Surakarta, juga disebut Solo, adalah wilayah otonom dengan status kota yang berada di bawah Provinsi Jawa Tengah,...

Hip Hop Gejrot Episode 9 di CSB Mall Siap Diramaikan Oleh Tuan Tigabelas

Cirebon,- Menutup rangkaian event Mensweek 2019, CSB Mall bekerja sama dengan Project Qiu akan menggelar kembali acara yang bertajuk...

Serunya Kebersamaan Warga RW 03 Widarasari di Peringatan HUT RI

Cirebon,- Peringatan Kemerdekaan RI yang ke-74 diperingati oleh berbagai lapisan masyarakat. Hal tersebut juga dilakukan sebagai agenda rutin setiap...

Usung Konsep Kemitraan, Complete Selular Kembali Membuka Gerainya di Haurgeulis Indramayu

Cirebon,- Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan alat komunikasi, Complete Selular Group kembali membuka gerainya di Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Kamis...

Cirebon,- Komisi III DPRD Kota Cirebon bersama dengan Kepala MA dan SMK Kota Cirebon membahas perihal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019, yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung DPRD, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (8/1/2019).

Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Cirebon, Nendi mengatakan pertemuan dengan Komisi III DPRD Kota Cirebon ini untuk membahas persiapan PPDB 2019.

“Kita hanya sebatas menyampaikan bagaimana pengalaman PPDB tahun 2018, karena tahun 2019 itu ada informasi bahwa rencana dari Menteri akan lebih mengoptimalkan sistem zonasi,” ujarnya kepada About Cirebon

1. Regulasi PPBD tahun 2019 belum turun

Terkait dengan Regulasi PPDB tahun 2019, menurut Nendi, pihaknya belum bisa berbuat banyak sekarang, dikarenakan regulasi tersebut belum turun.

Namun, pihaknya akan segera mensosialisasikan dan mepelajari bila regulasi PPDB tahun 2019 yang akan datang.

“Ketika ada regulasi, secepatnya kami akan sosialisasi dan mempelajari bagaimana PPDB tahun 2019 nanti,” ujarnya.

2. PPDB Sudah Cukup Bagus

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir PPDB yang dikelola oleh Provinsi sudah cukup bagus. Paling tidak, di standar kuota 12 Rombongan Belajar (Rombel) dan maksimal 36 siswa dalam satu rombel.

“Itu sudah terlaksana, bahkan ketika ada siswa yang mundur tidak kita ganti sampai hari ini,” bebernya.

3. Sosialisasi Terus Dilakukan

DPRD Kota Cirebon bersama dengan Dinas Pendidikan terus menyosialisasikan kepada masyarakat terkait PPDB, bahwa tidak harus titip menitip.

Menurut Nendi, ikuti saja regulasi yang berlaku sekarang ini, bahkan pemerintah juga tidak mempersulit dengan sistem zonasi yang sangat maksimal.

“Jadi, yang berada di lingkungan sekolah itu bisa memasuki sekolah tersebut, regulasi terkait zonasi itu 20 persen. Itu sudah terpenuhi,” jelasnya.

4. Penahanan Ijazah

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Beni Sujarwo menjelaskan terkait pertemuannya dengan Dinas Pendidikan Wilayah X Provisi Jawa Barat dan Kepala MA dan SMK Kota Cirebon.

Pihaknya mendorong agar tidak ada lagi penahanan ijazah di sekolah-sekolah, khususnya di SMK dan SMA Negeri di Kota Cirebon. Karena, hal tersebut sangat bertentangan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi itu sendiri.

“Silakan masyarakat barangkali ada anaknya yang belum terambil ijazahnya, karena mungkin ada sangkutan bisa langsung diambil di sekolah masing-masing. Dan tentunya harus orang tua dan siswanya yang datang ke sekolah,” ujar Beni.

5. Pengurangan Siswa dari Luar Provinsi

Menurut Beni, PPDB di Kota Cirebon sudah jauh lebih baik dibandingkan PPDB sebelumnya. Dalam dua tahun terakhir, bisa dikatakan lebih baik dan sudah mengakomodir dari keinginan masyarakat.

Akan tetapi, kata Beni, ada beberapa point yang kami beri masukan seperti tentang presentase jumlah siswa dari luar provinsi, yang semula 10 persen.

“Saat kami lihat, PPBD tahun kemarin itu tidak terisi atau tidak terpenuhi, maka jumlahnya dikurangi saja. Jangan sampai, ada celah untuk oknum untuk hal tersebut,” terangnya.

6. Melakukan Pengawasan

Komisi III DPRD Kota Cirebon akan melakukan pengawasan terkait PPDB yang akan datang dengan cara mendatangi tiap sekolah.

“Dan tentunya, kalau kami tahu aturannya jauh lebih mudah untuk melakukan pengawasan dan Dinas Pendidikan Provinsi pun akan ada badan pengawas,” jelasnya.

7. Himbauan untuk Masyarakat dan Orang Tua Murid

Lebih lanjut, Beni menegaskan bila PPDB dijalankan sesuai dengan aturan, makan titipan siswa tidak memungkinkan. Karena, semua proses yang dilakukan dengan online dan serba otomatis.

Ia pun mencontohkan, kuota untuk jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu) sebanyak 20 persen misalnya tidak terpenuhi, maka kursi kosongnya katakanlah akan otomatis masuk yang jalur NHUN (Nilai Akhir Ujian Nasional).

“Jadi jalur titipan ini sangat kecil kemungkinannya. Kami mohon kepada masyarakat dan orang tua murid jangan percaya dan mau lagi bila ada yang menawarkan bisa masuk lewat mereka,” tandasnya. (AC212)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jurusan KPI Gelar Pengabdian Masyarakat Dengan Tema Literasi Media

Cirebon - Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan pengabdian masyarakat, Senin (19/8) yang bertempat di...

Startup Fintech Asal Cirebon Akan Segera Hadir Untuk Dorong UMKM

Cirebon,- Dewasa ini, digitalisasi dan penggunaan internet dalam aktivitas sehari-hari sudah menjadi gaya hidup bahkan ketergantungan bagi setiap orang. Karena hal tersebut, peluang usaha...

Peringati HUT RI, Warga Japura Kidul Bersihkan Sungai untuk Pemancingan Lele

Cirebon,- Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 oleh masyarakat Desa Japura Kidul Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon dilakukan dengan aksi mencintai lingkungan.Semarak lomba dipimpin oleh seluruh...

Sambut Revolusi Industri, Alfamart Luncurkan Alfagift 4.0

Jakarta,- Setelah sukses dengan lebih dari sepuluh juta member, Alfamart terus mengembangkan aplikasi digital untuk memudahkan konsumennya. Kali ini, Alfamart mengembangkan aplikasi digital dengan inovasi...

Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon Mulai Tahap Pengerjaan Basement

Cirebon,- Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon sudah dimulai sejak awal Agustus 2019 dan proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2019.Proyek Revitalisasi Alun-alun Kejaksan...

More Articles Like This