Komisi III Dorong Pemkot Cirebon Optimalkan Potensi Wisata Sejarah dan Budaya

Cirebon,- Komisi III DPRD mendorong agar Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon. Salah satunya dengan menjadikan kekayaan sejarah serta budaya sebagai daya tariknya.

Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Komisi III, Andi Riyanto Lie, SE saat rapat kerja membahas program kerja Disbudpar Kota Cirebon, Selasa (14/6/2022), di ruang Serbaguna 1 gedung DPRD.

Menurutnya, sebagai salah satu kota tertua di Jawa Barat, Kota Cirebon memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh daerah lain yakni keberadaan bangunan cagar budaya dengan nilai historis begitu tinggi.

BACA YUK:  Gelora Targetkan Dampingi 5 Juta UMKM Go Digital

“Kawasan kota tua di Semarang itu luar biasa sekali. Suasananya seperti di Eropa, karena bangunan cagar budayanya dipelihara dan ditata dengan benar. Cirebon sebenarnya ada dan bisa dijadikan seperti itu,” kata Andi.

Menurut Andi, bangunan cagar budaya bisa menjadi aset untuk menarik minat wisatawan domestik sekaligus menjadi identitas penting bagi pariwisata Kota Cirebon.

Oleh karena itu, dia meminta supaya bangunan bersejarah ini harus dipelihara dan dijaga. Jangan sampai cagar budaya itu justru tidak terawat atau bahkan hilang.

BACA YUK:  Vaksinasi COVID-19 Terus Dilakukan, Persediaan Vaksin di Kota Cirebon Masih Cukup

“Saya mendorong dari dulu harus ada anggaran khusus untuk cagar budaya, karena belum tentu pemilik cagar budaya bisa merawatnya. Itu menjadi tanggung jawab pemerintah,” ungkapnya.

Selain cagar budaya yang harus dipelihara, poin penting lainnya untuk Disbudpar Kota Cirebon adalah membuat kalender event tetap. Sehingga, wisatawan bisa tahu agenda pariwisata dan kebudayaan yang ada di Kota Cirebon.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi III, dr. Tresnawaty, SpB menyampaikan, meski Kota Cirebon hanya terdiri dari 5 kecamatan, namun potensi kebudayaan dan pariwisatanya sangat tinggi.

BACA YUK:  Vaksinasi Booster Upaya Pemda Kota Cirebon Tingkatkan Imunitas Tubuh

“Potensi-potensi ini harus dikembangkan, dan dijadikan sebagai sumber pendapatan daerah,” tuturnya.

Khusus untuk cagar budaya, Tresnawaty mengingatkan, harus ada aturan dasar yang mengatur untuk pendataan, penelitian, dan riset mengenai benda serta bangunan bersejarah di Kota Cirebon.

“Sehingga, bangunan dan benda yang diduga sebagai cagar budaya bisa teridentifikasi secepatnya,” pungkas Tresnawaty. (HSY)

(Dilihat: 16 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.