Kamis, 20 Januari 2022

Komisi II DPRD Kota Cirebon Fasilitasi YPIPB dengan PD Pembangunan Bahas Penggunaan Aset⁣

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Permudah Proses Kepemilikan Rumah, Tulus Asih Group Gelar Akad Kredit Massal

Cirebon,- Memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah impian, Tulus Asih Group, Developer Properti Terbesar Se-Wilayah III Cirebon...

Satnarkoba Polresta Cirebon Ungkap 13 Kasus dan Amankan 17 Tersangka

Cirebon,- Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 13 kasus peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon. Petugas juga...

Cirebon,- Komisi II DPRD Kota Cirebon memfasilitasi pertemuan antara Yayasan Pendidikan Islam Putera Bangsa (YPIPB) dengan Perusahaan Daerah Pembangunan.⁣

Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Griya Sawala Gedung DPRD itu membahas terkait penggunaan lahan milik PD Pembangunan oleh YPIPB untuk sarana pendidikan.⁣

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ir. Watid Sahriar, MBA mengatakan, dari pihak YPIPB berniat untuk memiliki lahan yang berlokasi di Pilang Setrayasa, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon itu. Aset tersebut disewa selama 25 tahun sejak tahun 1996 yang digunakan untuk mendirikan SMA Al Azhar dan pesantren.⁣

Watid mengatakan, pihak YPIPB ingin membeli lahan seluas 19.560 meter persegi yang disewa dari PD Pembangunan. Sebab, sekitar 10.000 meter persegi dari bagian lahan sudah berdiri bangunan sekolah, pesantren dan masjid. Sehingga tidak mungkin aset bangunan itu dikembalikan ke PD Pembangunan.⁣

BACA YUK:  Jembatani Siswa Kelas XII, SMAN 4 Kota Cirebon Gelar Univ Day 2022

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ir. Watid Sahriar, MBA

“Pihak yayasan sebetulnya ingin memiliki lahan yang sekarang digunakan. Tidak seperti saat ini, statusnya sewa saja dan sudah berjalan 25 tahun,” kata Watid, usai meninjau lokasi SMA Al-Azhar di Pilang Setrayasa.⁣

Loading...

Sejauh ini, pihak yayasan tinggal menyiapkan uang untuk membeli lahan. Namun demikian, keinginan dari yayasan yaitu membeli sebagian tanah seluas 10.000 meter persegi dengan mempertimbangkan harga untuk kepentingan sosial. Karena kebutuhan lahan untuk menunjang aktivitas pendidikan secara utuh, maka perlu dicarikan solusi alternatifnya.⁣

“Keinginan dari yayasan, 10 ribu meter persegi saja yang dibeli. Tapi yang 9 ribu meter persegi tetap menjadi aset PD pembangunan dan diharapkan tetap bisa digunakan. Alternatifnya ya bisa dengan cara tetap bayar sewa,” ujarnya.⁣

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Putera Bangsa, Drs. H. Adang Sudarman, MPd mengatakan pertemuan dengan anggota DPRD dan jajaran direksi PD Pembangunan merupakan tindak lanjut dari upaya memohon pelepasan tanah seluas 19.560 meter persegi.⁣

Adang mengakui, semula pihaknya mengajukan permohonan hibah untuk pelepasan tanah tersebut. Namun, aturan tidak memperbolehkan. Dia berharap ada solusi lain agar lahan yang ditempati saat ini bisa tetap bisa menunjang aktivitas pendidikan.⁣

“Sekarang sudah pada posisi penentuan harga. Diharapkan ada solusi lain untuk menetapkan harganya. Kemampuan dari yayasan berapa dan harga yang ditentukan berapa. Kami masih punya waktu hingga September 2022 untuk sewa lahan ini,” katanya.⁣

Sementara itu, Direktur Utama PD Pembangunan, Dr. Pandji Amiarsa, SH, MH menjelaskan, terkait usulan permohonan hibah, tidak bisa dikabulkan karena aturan. Maka, pelepasan tanah hanya bisa dengan perhitungan appraisal dan NJOP untuk mereferensikan direksi mengambil keputusan.⁣

BACA YUK:  Beginilah Cara Sally Giovanny Dalam Memaknai Hari Ibu

Direktur Utama PD Pembangunan, Dr. Pandji Amiarsa, SH, MH

“Tindak lanjut berikutnya validasi luasan objek tanah yang dimohonkan pihak Al Azhar. Yang pasti tidak ada mekanisme hibah. Ya, harus beli. Sejauh ini kan berstatus sewa dengan Surat Perjanjian Pemakaian Tanah (SPPT),” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tespoin Akan Gelar Munas di Bandung, Ini Agenda Kegiatannya

ABOUT SEMARANG – Perkumpulan Teknisi Ponsel Indonesia (Tespoin) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dan silaturahmi yang akan digelar di Hotel...

Menghibur Anak Saat Vaksin, Transformer Hadir di Vaksin Merdeka

Cirebon,- Vaksinasi Merdeka anak usia 6-11 tahun yang diselenggarakan oleh Polres Cirebon Kota bersama dengan Pemerintah Kota Cirebon menghadirkan cosplay kartun, Rabu (19/1/2022). Kegiatan...

Perkuat Ekonomi Digital Indonesia, Telkomsel Bentuk PT Telkomsel Ekosistem Digital

Cirebon,- Telkomsel memastikan keberlanjutan peta jalan transformasi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, dengan membentuk PT Telkomsel Ekosistem Digital, yang sekaligus menjadi wujud...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

More Articles Like This