Komisaris dan Dirut PT. KAI Tinjau Persiapan Masa Angkutan Lebaran 2019 di Stasiun Cirebon

0
40

Cirebon,- Menjelang angkutan Lebaran 2019, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan inspeksi ke berbagai wilayah di Pulau Jawa menggunakan kereta khusus, yaitu KA Inspeksi selama tiga hari mulai tanggal 23 – 25 April 2019.

Pada siang hari ini, Selasa, 23 April 2019, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro beserta rombongan KA inspeksi singgah di Kota Cirebon untuk meninjau kesiapan Stasiun Cirebon dalam menghadapi masa angkutan lebaran tahun 2019.

Aston Hotel

Dalam peninjauan tersebut turut hadir Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri beserta jajarannya, Ketua Komite Nasional Keselamatan Nasional Soerjanto Tjahjono beserta jajarannya, jajaran Komisaris dan Direksi KAI, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

1. Kesiapan Angkutan Lebaran

Pada inspeksinya di Stasiun Cirebon, Edi Sukmoro meninjau berbagai fasilitas pelayanan penumpang, serta melihat langsung situasi dan kondisi Stasiun Cirebon.

Tak hanya meninjau kesiapan, Edi Sukmoro beserta rombongan juga berkesempatan melaksanakan sharing session bersama para pegawai PT. Kereta Api Indonesia Daop 3 Cirebon.

“Kegiatan inspeksi ini untuk melihat sejauh mana kesiapan moda kereta api dalam menghadapi angkutan Lebaran tahun ini,” ujar Edi kepada awak media, Selasa (23/4/2019).

Mulai dari kesiapan jalur, stasiun, pelayanan, hingga SDM KAI, lanjut Edi, harus benar – benar dipastikan siap dalam melayani penumpang pada masa angkutan lebaran 2019 nanti.

“Saya meminta kepada seluruh pegawai KAI agar memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat, khususnya selama momen Lebaran 2019,” ungkap Edi.

2. Titik Rawan

Tidak hanya itu, dalam perjalanan inspeksi, rombongan PT. KAi juga melakukan identifikasi akan titik-titik rawan yang harus dijaga ekstra, mengingat arus perjalanan kereta api semakin banyak saat momen Lebaran 2019.

“Titik rawan yang dimaksud dapat berupa daerah rawan banjir, tanah longsor, hingga pelemparan dan vandalisme,” terang Edi.

Edi menambahkan, pihaknya akan menyiagakan Petugas Pemeriksa Jalur tambahan, Penjaga Jalan Lintasan Tambahan, serta Petugas Pengamanan tambahan yang bekerjasama dengan TNI-Polri.

“KAI juga menyediakan alat serta material yang ditempatkan di titik – titik tertentu sehingga jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan,” jelasnya.

3. Masa Angkutan Lebaran

Peninjauan masa angkutan lebaran, PT. KAI menjalankan dua KA Inspeksi, yang perjalanan keduanya dimulai dari Stasiun Gambir.

Yang pertama adalah KA Inspeksi Generasi 2, menuju Stasiun Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Jember, hingga Stasiun Banyuwangi melalui jalur Lintas Utara Jawa.

Sedangkan Lintas Selatan Jawa akan menggunakan KA Inspeksi Generasi 3 yang akan menuju Stasiun Bandung, Purwokerto, Semarang Tawang, Malang hingga Stasiun Surabaya Gubeng.

Tahun ini, kata Edi, KAI menetapkan masa angkutan Lebaran selama 22 hari, mulai 26 Mei hingga 16 Juni 2019.

“PT KAI menyiapkan 406 perjalanan selama angkutan Lebaran 2019. Angka tersebut sudah termasuk 50 perjalanan KA Lebaran Tambahan,” jelasnya.

Melalui persiapan yang matang, Edi berharap moda transportasi KA selama masa angkutan lebaran 2019 ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. (AC212)