Kolaborasi dengan PLTS Solarion, ACE Jabar Korwil Cirebon Gelar Workshop Renewable Energy

Cirebon,- Asosiasi Chief Engineering (ACE) Jawa Barat Korwil Cirebon berkolaborasi dengan Solarion menggelar Workshop Renewable Energy. Kegiatan itu berlangsung di Ruang Onxy Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Sabtu (12/8/2023).

Solarion adalah perusahaan pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terkemuka di Indonesia, yang menyediakan instalasi listrik berkualitas tinggi memanfaatkan tenaga matahari untuk mengurangi biaya listrik pada skala rumahan, industri, dan untuk masyarakat umum melalui energi bersih terbarukan.

Ketua ACE Jawa Barat Korwil Cirebon, Sardoyo mengatakan ACE Jabar Korwil Cirebon bersinergi dengan Solarion menggelar kegiatan workshop renewable energy. Lanjut Sardoyo, kegiatan ini untuk mencari solusi bersama-sama dalam penghematan energi agar murah meriah dan dapat menekan biaya energi.

“Seperti kita tahu, hotel-hotel maupun perusahaan-perusahaan itu yang fixed cost adalah energi. Nah dengan kegiatan ini bagaimana kita mencari solusi agar lebih hemat dalam menekan biaya energi ini,” ujar Sardoyo kepada About Cirebon.

BACA YUK:  Pj Bupati Cirebon Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada pada November Mendatang

Ke depan, kata Sardoyo, pihaknya akan menggelar kembali workshop-workshop lainya dan tentunya terkait dengan engineering. Seperti yang akan datang pada bulan November 2023, akan digelar kembali kegiatan serupa yang lebih besar.

“Pada bulan November mendatang akan banyak vendor-vendor yang hadir dan diikuti oleh ACE seluruh Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung di Aston Cirebon,” jelasnya.

Sementara itu, Sukimto, Wakil Ketua ACE Jabar Korwil Cirebon menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait energi yang terbarukan kepada para engineering di Kota Cirebon, terutama para penanggung jawab property. Cirebon sebagai salah satu kota yang sedang berkembang, tentunya teknologi ini bisa sangat menarik investor.

BACA YUK:  Serahkan SK Penetapan Masa Jabatan Kuwu, Bupati Imron Minta Kuwu Majukan Desanya

“Dengan adanya Tol Cisumdawu dan juga Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati bisa menarik banyak minat para investor untuk berinvestasi ke Kota Cirebon. Dengan begitu, tentunya perlu banyak memerlukan energi, sedangkan dari PLN sendiri saat ini belum bisa memenuhi 100 persen dari kebutuhan energi,” ujar Sukimto.

Oleh karena itu, dengan adanya energi terbarukan dari Solarian melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan 100 persen untuk industri dan perhotelan hingga gedung-gedung lain di Kota Cirebon.

“Dengan penggunaan PLTS ini, sangat menguntungkan, karena bisa dibilang zero investasi ya. Semua investasi pemasangan energi Solarion ini semua ditanggung oleh mereka, kita tinggal membayar selisihnya,” katanya.

BACA YUK:  Uniqlo Siap Buka Toko Pertama di Kota Cirebon Jumat 29 Maret 2024

“Walaupun kita tetap membayar kepada dua tempat PLN dan Solarion, tetapi dijamin bahwa tarif Solarion di bawah tarif PLN. Misalkan perusahaan kita minimal untuk membayar listrik Rp 200 juta perbulan, tetapi dengan kita memakai dua payment ini dapat memangkas biaya energi perusahan setiap bulannya,” sambung Sukimto.

Selain itu, dengan PLTS dari Solarion ini menurut Sukimto, selama 20 tahun property itu akan menjadi milik kita sendiri dan tidak dikembalikan kepada pihak Solarion. Sehingga, hal itulah yang dapat menguntungkan oleh para pengusaha yang ada di Kota Cirebon.

“Jika menggunakan PLTS dari Solarion ini akan ada kontrak selama 20 tahun. Setelah itu, property yang digunakan tidak dikembalikan kepada pihak Solarion, tetapi akan menjadi milik kita,” tandasnya. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *