KM Pinang Jaya Hilang di Laut Jawa, ini yang Dilakukan Tim SAR Cirebon

Populer

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di...

Cemilan Donat Kekinian Donuthing Hadir Di Kota Cirebon

Cirebon,- Donuthing, cemilan donat kekinian milik artis dan youtuber Indonesia Baim Wong kini hadir di Kota Cirebon.Berlokasi di Jalan...

Cirebon – Tim SAR gabungan dari Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Bandung dan Cirebon melakukan pencarian Anak Buah Kapal (ABK) Pinang Jaya yang Hilang di Laut Jawa atau sekitar Perairan Indramayu, Rabu (31/1/2018).

Dengan berangkat dari dermaga Pelabuhan Cirebon, pencarian ini melibatkan 17 anggota SAR yang akan menelusuri Laut Indramayu. Mereka sengaja berangkat lebih pagi untuk mengantisipasi gelombaang tinggi yang sedang terjadi akhir-akhir ini di laut Jawa. Bahkan, gelombang laut mencapai ketinggian 3 hingga 4 meter.

“Kita harus ektra hati-hati karena gelombang di tengah laut mencapai ketinggian 3 sampai 4 meter. Berangkat lebih pagi supaya jarak pandang juga lebih luas sehingga memudahkan pencarian apalagi yang kita susuri Laut Indramayu,” ujar Harsono, Kasi Ops Basarnas RB 206 Bandung kepada About Cirebon, Rabu (31/1/2018)

Loading...

Sebelumnya, KM Pinang Jaya yang membawa 18 ABK tenggelam di Laut Jawa saat dalam perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya. Dalam peristiwa ini sebanyak 15 orang ABK berhasil diselamatkan oleh 2 kapal yang sedang melintas. Sedangkan 3 orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian. Diduga kapal ini tenggelam akibat gelombang tinggi.

“Bagi Nelayan di pesisir Cirebon dan Indramayu harap untuk hati-hati saat melaut, jika memang gelombang tinggi tunda dulu untuk melaut karena membahayakan keselamatan” pinta Harsono. (AC350)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai 1 Oktober 2020, Hotel Langensari Cirebon Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri

Cirebon,- Wali Mota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis bersyukur dan terharu ada hotel di Kota Cirebon yang mau dijadikan tempat...

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemda Kota Cirebon Akan Berubah, Salah Satunya DKOKP

Cirebon,- Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Pemerintah Kota Cirebon akan diubah yakni dinas-dinas akan dilakukan pemisahan.Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Cirebon Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Air Minum

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengusulkan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Kamis (1/10/2020).Empat Raperda yang diusulkan yakni Raperda...

Metland Hotel Cirebon Hadirkan Konsep Live Show Saat Breakfast

Cirebon,- Memberikan suasana berbeda, Metland Hotel Cirebon by Horison yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon mulai bulan Oktober 2020 melakukan perubahan menu dan...

Kuartal III – 2020, Pertamina Salurkan Modal Kerja Pinky Movement Hingga Rp3,1 Miliar

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatatkan penyaluran pinjaman modal usaha sebesar Rp 3,1 miliar untuk mitra usaha program Pinky...

More Articles Like This