Kini Laboratorium FK UGJ Bisa Periksa Sampel Swab 600 per Hari⁣

Cirebon,- Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati (FK UGJ) mendapat bantuan alat PCR dan ekstraksi dari Provinsi Jawa Barat.⁣

Selain bantuan, kegiatan tersebut dilangsungkan dengan penandatanganan hibah VTM dari UGJ ke Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Rabu (12/8/2020).⁣

Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Dadang Sukandar Kasidin mengatakan Laboratorium Covid-19 di FK UGJ didirikan pada tanggal 3 Mei 2020. Dengan berjalannya waktu, Lab UGJ mendapatkan kepercayaan di Jawa Barat maupun di pusat.⁣

Baca Yuk : Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 106 Kasus

“Sejak berdiri sampai saat ini, FK UGJ telah melakukan pemeriksaan sampel swab lebih dari 10 ribu yang berasal dari wilayah III Cirebon dan telah mendapatkan kepercayaan dari Jawa Barat hingga pusat,” ujarnya saat Press Conference di FK UGJ, Jalan Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Rabu (12/8/2020).⁣

Lanjut Dadang, kami diberi kepercayaan dari BNPB, Labkesda Provinsi Jawa Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mendapatkan mesin ekstraksi otomatis, alat PCR, dan Reagen.⁣

“Dengan adanya bantuan mesin otomatis ini, lebih memudahkan SDM kita untuk bisa lebih meningkatkan dalam pemeriksaan sample swab,” jelasnya.⁣

“Yang sebelumnya bisa mengerjakan sampel swab dalam sehari bisa 200 sampai 300 sampel setiap hari, kini bisa melakukan pemeriksaan sampel swab 500 sampai 600 sampel,” imbuhnya.⁣

BACA YUK:  Cirebon Ngobeng Yuh, Hari Jadi Cirebon ke-653 Ada Berbagai Kegiatan Mulai 15 - 31 Juli 2022

Baca Yuk : Dalam 2 Hari Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 20 Orang

Dengan penambahan bantuan mesin ekstraksi otomatis ini, kata Dadang, bisa meningkatkan pemeriksaan sampel Swab dan meringankan dari SDM kita.⁣

Sementara itu, Rektor UGJ, Mukarto Siswoyo menambahkan dengan mendapatkan alat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini, maka kapasitas atau kemampuan pemeriksaan di Lab FK UGJ yang semula maksimal sehari hanya 300, maka sekarang bisa sampai 600 perhari.⁣

“Sampai dengan hari ini, Lab FK UGJ telah melakukan pemeriksaan spesimen atau sampel swab Covid-19 sebanyak lebih dari 10 ribu dari berbagai wilayah,” ujarnya.⁣

“Sampel swab ini bukan saja dari wilayah Ciayumajakuning, tapi lebih luas dari Jawa Barat,” tambahnya.⁣

Tentunya, kata Mukarto, ini bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi pengabdian kepada masyarakat, karena harus kami sampaikan bahwa UGJ tidak memungut biaya dalam pemeriksaan spesimen swab ini.⁣

“Kedepan, kita semakin berkiprah melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kita akan tingkatkan terus kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon,” tandasnya. (AC212)

BACA YUK:  Inilah Tren Makro pada Bisnis Makanan dan Minuman pada Food Ingredients Asia 2022 di Jakarta
(Dilihat: 25 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.