Kamis, 2 Desember 2021

KH. Maman Imanulhaq Siap Dampingi Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat 2018

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon, 7 Desember 2017,- Anggota Dewan Syura DPP PKB, Wakil Ketua Fraksi dan anggota Komisi VIII DPR RI, KH. Maman Imanulhaq, terus bersilaturahmi untuk mensosialisasikan diri sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat mendamping Ridwan Kamil pada Pemilihan Gubernur tahun 2018.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka ini siap mendamping Ridwan Kamil di Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018 mendatang. Sampai hari ini, KH. Maman Imanulhaq yang biasa disapa Kang Maman telah mendapat dukungan dari beberapa relawan.

“Dukungan tersebut berasal dari relawan yang menamakan Milan (Emil Maman), Eman (Emil Maman), Emanis (Emil Maman Manis), lalu dari beberapa komunitas seperti Industri Kreatif Rumahan Sukabumi, Bogor, dan juga keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU),” ujarnya saat ditemui di rumah makan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Kamis (7/12/2017).

Loading...

Menurutnya, NU secara struktural tentu tidak berpolitik, tetapi keluarga besarnya seperti kawan-kawan di Bekasi, Purwakarta, Pangandaran, Cianjur, dan Majalengka, itu terus melakukan deklarasi dukungan untuk saya mendampingi Ridwan Kamil. Dan, saya juga terus bersilaturahmi kepada kiai-kiai sepuh.

BACA YUK:  Mulai Hari Ini, Polresta Cirebon Gelar Operasi Zebra Lodaya 2021, ini Sasarannya

“Pertimbangan untuk maju mendampingi Ridwan Kamil itu, pertimbangan yang memang harus agak sedikit selektif, karena kita tidak tahu nanti hasilnya apakah saya mendapatkan rekomendasi atau tidak,” bebernya.

Walaupun mendapatkan dukungan dari partainya PKB, kata dia, yang dibutuhkan oleh Ridwan Kamil adalah suara pantura dan santri. Oleh karena itu, deklarasi dibeberapa titik terutama di Indramayu, Cirebon, Bekasi dan nelayan di Subang betul-betul mengusung SP (Santri Pantura).

Lanjut dia, ada waktu hingga tanggal 15, karena Ridwan Kamil pun membuat panita seleksi yang terdiri dari 10 sampai 15 orang, dan saya akan ikut dalam panitia seleksi untuk mengemukakan gagasan, ide tentang Jawa Barat. Artinya, kalau saya harus memilih dan keluar dari DPR untuk bertarung di Pilkada Jawa Barat ini, tentunya bukan hanya meramaikan, tetapi lebih dari itu mengusung visi dan misi.

BACA YUK:  Tajug Agung Kini Masjid Raya At Taqwa

“Ridwan Kamil adalah seorang teknokrat yang akan membawa insfratruktur Jawa Barat ke arah yang baik, tetapi nanti saya diberi tugas untuk menguatkan SDM lewat pendidikan, terutama pendidikan pesantren, keagamaan, begitu pula dibidang kesehatan,” jelasnya.

Jabar Baru, Jabar Muda dan Jabar Maju akan menjadi slogan bagi kami untuk bertarung, kalau seandainya Tuhan menjodohkan Ridwan Kamil dan Kang Mamang maju di Pilkada Jawa Barat tahun 2018.

“ini masih ada tahapan dapat berjodoh atau tidak, setelah itu baru kita dafatar ke KPU dan kemudian sosialisasi. Jika berjodoh dengan Ridwan Kamil, salah satu pesantren yang akan dikunjungi pertama kali adalah Buntet Pesantren, karena kita butuh spirit perjuangannya, butuh spirit jihad lewat pendidikamnya yang selama ini memang diajarkan, diwariskan secara terus turun menurun,” tandasnya.

Selain itu,Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren, KH. Adib Rofiuddin, yang tidak sengaja bertemu di rumah makan Jalan Kartini, Kota Cirebon  berharap Pilgub Jawa Barat bisa berjalan aman, tentram, damai dan tidak ada masalah apapun. Tentunya, salah satu diantara kandidat ada yang mewakili dari Pesantren atau NU.

“Dari sekian banyak kandidat yang paling pas ialah Kiai Maman, bukan tanpa alasan saya menyebut Kiai Maman. Beliau sudah berpengalaman di birokrasi, dalam organisasi dan beliau juga salah satu pengasung Pondok Pesantren Al-Mizan, maka bisa menjadi representatif sekali untuk warga Nahdiyin dan pondok pesantren,” katanya.

BACA YUK:  Chefi's Arabian Cafe & Resto Wakafkan 2,5% Profit ke Pondok Modern Tazakka

Kata dia, Seandainya Kiai Maman berpasangan dengan Ridwan Kamil sangat ideal sekali, artinya bisa nasionalis dan religius. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Waspada Penipuan, Beredar Donasi Tempat Ibadah Mengatasnamakan Wakil Wali Kota Cirebon

Cirebon,- Belakangan ini beredar terkait pembagian donasi tempat ibadah yang mengatasnamakan Wakil Walikota Cirebon, Dra. Eti Herawati melalui pesan singkat WhatsApp. Oknum tersebut menghubungi...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This